The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 174



Jungkook menatap wajah Nari yang sedang tidur.. Dia duduk di samping Nari yang sedang tertidur.. setelah menangis entah berapa lama, Nari kemudian tertidur.. Jungkook merasa bersalah karena sudah bersikap dingin kepada Nari..


Nari melakukan itu karena khawatir dengan Jungkook.. tapi Jungkook sendiri tidak mau Nari kenapa kenapa..


Jungkook jadi teringat tentang Ayah Nari.. bagaimana Jungkook akan memberitahu Nari kalo seperti ini.. bahkan mendengarkan saja Nari merasa takut bagaimana kalo sampai Nari bertemu dengan Ayahnya..


tentang masalah Jungkook sempat menemui Ayah Nari dan sampai sekarang Jungkook belum bicara dengan Nari..


.


.


.


.


.


.


Jungkook berbaring di samping Nari.. membawa Nari dalam pelukannya dan memejamkan mata.. hari ini memang hari yang sangat melelahkan untuknya, sejak kemarin.. walau sedang tidak ada jadwal dengan BTS tapi Jungkook tetap bekerja di studio..


Apalagi besok akan ada jadwal dengan member BTS.. sebaiknya Jungkook memang istirahat..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Keesokan harinya..


Nari sedang menyiapkan sarapan untuk sang suami.. bertambahnya usia kehamilannya morning sick yang di alami Nari sedikit berkurang sudah tidak seperti pagi pagi sebelumnya tapi tetap Dia masih merasa mual..


Setelah meletakkan makanan di meja makan, Nari mencoba membangunkan suaminya..


Dia berjalan ke dalam kamar.. membuka tirai kamarnya dan berjalan menghampiri Jungkook yang masih bersembunyi dibalik selimutnya..


" Sayang, bangunlah.. bukankah hari ini kamu ada jadwal.. Ucap Nari"


" Sayang..


" Hmmm.. sebentar lagi.. Ucap Jungkook yang masih memejamkan matanya"


" Oppa demam?? Ucap Nari saat memegang pipi Jungkook"


" sebentar saja.. aku masih mengantuk.. Ucap Jungkook"


" Memangnya pukul berapa sekarang?? Tanya Jungkook"


" Pukul 7 pagi.. Ucapnya"


" Ah pukul 7?? aku ada jadwal hari ini.. Ucap Jungkook.. Dia kemudian bangun dan duduk bersandar di tempat tidurnya"


Jungkook merasa kepalanya berdenyut dan Dia demam.. tapi hari ini akan ada jadwal pukul 9 nanti, Jungkook bahkan belum bersiap..


" Sayang kamu demam.. sebaiknya kembali istirahat.. Nari akan ambilkan obat untuk Oppa.. Ucap Nari"


" Tidak.. aku harus bersiap.. hari ini ada jadwal bersama member.. aku tidak bisa beristirahat seorang.. Ucap Jungkook.. Dia turun dari tempat tidurnya dan berjalan ke kamar mandi.. saat akan masuk kedalam kamar mandi tubuh Jungkook tiba tiba akan jatuh"


" Oppa... Ucap Nari sambil memegangi tubuh Jungkook"


" Ah aku tidak apapa.. aku tidak apapa sayang.. Ucap Jungkook"


" Oppa... Aku akan membantu Oppa..


Setelah berpakaian rapi Jungkook berjalan ke meja makan dan duduk di sana.. Nari sudah menyiapkan bubur dan obat untuk Jungkook..


" Aku akan menyuapi Oppa..


" Tidak sayang, aku kenyang.. Ucap Jungkook yang menolak untuk makan"


" Oppa ayolah.. Ucap Nari"


" Tidak..


" Oke aku akan makan.. jangan menangis.. Ucap Jungkook.. Dia mengusap air mata Nari yang mengalir membasahi pipinya"


Nari mengangkat sendok nya dan menyuapkan bubur kepada Jungkook dan setelahnya Dia memberikan Jungkook obatnya..


" Sayang aku bisa sendiri.. Ucap Jungkook"


" aku tidak melakukan pekerjaan berat.. aku hanya ingin mengantar Oppa atau Oppa tidak boleh pergi.. Ucap Nari.. Dia tidak bisa melarang Jungkook untuk beristirahat.. Dia yang akan mengantarkan Jungkook ke kantor BigHit"


" Ya sudah.. maafkan aku.. Ucap Jungkook"


.


.


.


.


.


.


.


.


Kantor BigHit..


" Apa jadwal mereka hari ini Sunbae.. Jungkook Oppa sedang tidak enak badan.. Ucap Nari"


" Hari ini akan ada jadwal tampil di salah satu stasiun tv.. bagaimana kondisinya sekarang???


" Badannya demam.. tapi aku sudah memberikannya obat.. apa tidak bisa Oppa istirahat Sunbae???


" Ini acara Live.. tidak bisa Nari aa.. Ucap Sejin"


" Aku baik baik saja sayang tenanglah.. Ucap Jungkook"


" Kenapa kamu tidak menjaga kesehatan kamu Jungkook aa.. harusnya kamu lebih menjaganya.. Ucap Sejin"


" Maafkan aku Hyung.. aku akhir akhir ini merasa tubuhku mudah lelah dan mual nya tetap terasa.. maafkan aku.. tapi aku baik baik saja.. Ucap Jungkook"


" Apa karena sindrom kehamilan simpatik itu.. Ucap Jimin"


" Mungkin saja.. maafkan aku Hyung.. tapi aku benar baik baik saja.. aku akan melakukan kegiatanku hari ini.. Ucap Jungkook"


" Oppa...


" Tidak apapa sayang.. Ucap Jungkook sambil tersenyum kepada Nari dan memegang pipinya"


Nari ikut kegiatan member hari ini.. Dia memaksa untuk ikut..


Di tempat acara Jungkook di bantu oleh penata riasnya untuk bersiap tampil..


Dengan Nari yang masih di sampingnya.. Dia benar benar khawatir..


Jungkook sendiri merasa bersalah kepadanya sudah membuat Nari khawatir..


" Sudah tidak apapa.. sudah jangan menangis.. Ucap Jungkook"


" Oppa sedang tidak baik baik saja.. Ucap Nari"


" Kamu bertambah sensitif sejak hamil.. lihatlah hidungmu merah karena menangis.. sudah sayang.. aku baik baik saja.. Ucap Jungkook"


" Ah ya besok kita akan melihat Baby Jeon kan?? Ucap Jungkook"


" Hmmm..


Besok mereka berencana untuk melakukan USG untuk mengetahui perkembangan Baby Jeon dan semoga bisa terlihat wajah atau jenis kelaminnya..


Memang Jungkook dan Nari tidak mempermasalahkan tentang jenis kelamin anaknya.. mau itu baby boy atau baby girl menurut mereka sama saja.. yang paling penting baby dan Ibunya sehat itu yang paling penting..


Jungkook melakukan penampilannya walau dengan kondisi tubuh yang sedang tidak baik baik saja..


💜


by: nyemoetdz 😘


29/03/2020