The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 145



Instagram



" aku selalu ingin menggenggam tangannya.. Dia yang menjadi separuh nafasku.. my Love #JJK๐Ÿ˜˜


Jungkook memposting sebuah foto di media sosial milik Nari dan mematikan kolom komentarnya..


" Oppa sedang apa?? Tanya Nari yang baru selesai mandi.. dengan rambut yang masih terbungkus oleh handuk"


" Ah tidak..


" Aku akan siapkan makan malam.. Oppa mandilah.. Ucap Nari"


Jungkook berjalan ke arah Nari dan memeluknya dari belakang.. mencium lekuk leher Nari..


" Ada apa sayang?? Tanya Nari"


" Bau stroberi.. Ucap Jungkook yang mencium aroma tubuh Nari"


" Sayang.. sebaiknya kamu mandi dulu.. Ucap Nari"


" Sebentar saja.. aku ingin seperti ini denganmu.. sebentar saja.. Ucap Jungkook"


" baiklah.. Ucap Nari"


" Sayang, bisa kita melakukannya??? Tanya Jungkook"


Memang sejak beberapa hari setelah menikah mereka belum melakukan hal selayaknya suami istri karena kondisi Nari..


Jungkook sendiri tidak ingin menyusahkan Nari.. Dia juga tidak ingin memaksa Nari..


" Aku tidak akan memaksamu.. Ucapnya"


" Kenapa Oppa bertanya.. bukankah kita sudah menjadi suami istri.. Oppa juga memiliki hak dari diri Nari.. Ucapnya"


" Maafkan aku..


" Tidak apapa sayang.. Ucap Nari.. Dia memutar tubuhnya untuk menghadap Jungkook dan mencium bibir Jungkook"


Jungkook mengangkat tubuh Nari dan membawanya ke tempat tidur mereka.. kemudian membaringkan tubuh Nari dengan Jungkook yang berada di atas Nari.. menatap wajah Nari.. kemudian mencium kening, pipi kanan dan kiri Nari dengan perlahan, lalu mencium hidung Nari, sampai ke bibir Nari..


Jungkook ******* bibir manis Nari pelan.. menikmati bibirnya yang menempel di bibir Nari..


Nari memejamkan matanya dan menikmati Jungkook memanjakan dirinya..


(Dan seterusnya kalian bayangkan sendiri๐Ÿ˜…maaf agak jorok pikirannya)


.


.


.


.


.


.


.


.


.


๐ŸŒน


Keesokan hari..


Nari tertidur dalam dekapan Jungkook.. semalam mereka benar benar melakukannya..


Nari membuka matanya dan mencoba untuk bangun, Jungkook masih terlelap dalam tidurnya..


Perlahan Nari bangun dari posisi tidurnya dan sebelum berjalan ke kamar mandi, Nari mencium pipi Jungkook pelan..


Setelah membersihkan diri, Nari berjalan ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka.. walau terasa tidak nyaman karena efek semalam tapi itu hal yang tidak akan bisa Nari lupakan karena Jungkook membuatnya bahagia semalam..


Walau terasa sedikit nyeri karena efek semalam tapi Dia mencoba membiasakannya..


Nari harus menyelesaikan untuk membuat sarapan pagi ini.. semalam mereka sampai melewatkan makan malam mereka..


.


.


.


.


.


" Selamat pagi sayang.. Ucap Nari"


" Pagi.. aku masih mengantuk.. 5 menit lagi ya sayang.. Ucap Jungkook sambil memejamkan matanya saat Nari membangunkannya untuk makan pagi"


" Ini sudah hampir siang sayang.. ayo bangun.. aku menunggumu untuk makan.. Ucap Nari"


" Ya sudah Nari tidak akan makan.. Nari akan menunggu Oppa sampai bangun.. Ucap Nari"


Seketika Jungkook membuka matanya.. Dia tidak mau kalo Nari harus menunggunya untuk makan..


" Iya aku bangun.. Ucap Jungkook"


" Bagus.. sekarang turun dari tempat tidur dan mandi.. Ucap Naris sambil mencium bibir Jungkook singkat"


" Tunggu.. Ucap Jungkook sambil memegang tangan Nari dan menariknya dalam dekapan Jungkook"


" Sayang...


" Sebentar.. kenapa istriku ini sudah menggodaku di pagi hari seperti ini.. Ucapnya"


" Benarkah?? Ucap Nari"


" Hmmmm.. bisa kita melakukannya lagi sayang.. Ucap Jungkook"


" Oppa mau?? Tanya Nari"


" Bolehkah??? Ucap Jungkook"


" Boleh saja.. asal Oppa mandi dulu.. semalam Oppa bahkan tidak mandi.. sudah lepaskan Nari.. Ucap Nari sambil berusaha melepaskan dekapan Jungkook"


" Tunggu sayang.. hanya sebentar saja.. Ucap Jungkook"


" Oke.. Ucap Nari"


Nari menatap Jungkook dan saat akan menciumnya Nari menggigit pipi Jungkook pelan dan membuat Jungkook melepaskan pelukannya..


" Ahh.. sakit.. Ucap Jungkook"


" Sudah sana mandi.. kenapa Oppa menggoda orang di pagi hari seperti ini.. Ucapnya"


" Sayang...


" Oppa segera mandi.... Ucap Nari sambil berjalan keluar kamar"


Nari meninggalkan Jungkook keluar kamar berjalan menuju ruang makan..


Jungkook masih terdiam di tempat tidurnya.. merasa kesal dengan Nari yang mengerjainya..


๐ŸŒน


" Oppa, bisa antar Nari hari ini??? Tanya Nari"


" Tidak.. aku marah kepadamu karena tadi pagi.. Ucapnya"


" Ya sudah kalo tidak mau.. Nari akan berangkat sendiri.. Ucap Nari"


" Akan ada banyak pria tampan nanti di sana.. pemandangan bagus bukan Oppa??? Tanya Nari menggoda Jungkook"


" Memangnya mau kemana??? Tanya Jungkook"


" Rahasia.. bukankah Oppa sedang marah kepadaku.. ya sudah Nari akan bersiap.. Ucap Nari"


" Sayang, memangnya mau kemana?? Tunggu.. aku tidak mengijinkan mu pergi.. Ucap Jungkook"


" Oppa saja marah kepada Nari, kenapa Oppa harus mengijinkan Nari.. sudah ya Oppa.. Nari harus bersiap.. Ucapnya"


" Tidak.. aku tidak mengijinkan mu pergi.. diam di rumah.. Ucap Jungkook"


" Tidak, Nari tetap akan pergi.. Nari mau mengambil pesanan Nari di teman Nari dan di sana tempatnya banyak sekali pria tampan.. Ucapnya"


" Tidak tidak tidak.. tetap di rumah.. Ucap Jungkook"


" Oppa.....


" Tidak sayang..


Nari sudah bersiap untuk keluar tapi Jungkook melarangnya..


" Sebaiknya aku yang mengantarkan mu.. Ucap Jungkook"


" Mana bisa seperti itu.. Oppa kan sedang marah kepadaku.. Ucap Nari"


" Tidak.. pokoknya aku yang akan mengantarkan mu.. diam di sini dan tunggu aku.. Ucap Jungkook"


Nari tersenyum melihatnya.. Nari memang akan ke tempat temannya untuk mengambil sesuatu.. tapi tidak seperti yang Nari katakan..


Dia hanya menggoda Jungkook..


Jungkook mana tega membiarkan Nari untuk pergi sendiri apalagi bertemu dengan lawan jenis..


Nari tersenyum puas sudah menggoda Jungkook pagi ini, Dia hanya ingin membuat Jungkook merasa kesal..


๐Ÿ’œ



by: nyemoetdz ๐Ÿ˜˜


18/02/2020