
Pukul 11 lewat 6 menit, malam..
Mereka sedang mencari kedai yang menjual Patbingsu di malam hari seperti ini..
" Sayang, dimana kita akan membeli Patbingsu di malam hari seperti ini.. ini juga musim hujan sayang... Ucap Jungkook"
" dimana saja.. asal ada yang menjual Patbingsu.. kenapa Oppa rewel sekali.. ini yang ingin anak Oppa.. Ucap Nari"
" Kenapa kamu malah menuduhku rewel.. bukannya yang ingin makan Patbingsu kamu.. Ucap Jungkook"
" Bukan Nari tapi Baby Jeon.. nak, Ayah kamu nakal sekali kepada Ibu.. lihatlah Ayah terus memarahi Ibu saja.. Ucap Nari sambil mengusap perutnya"
" Ah tidak benar.. oke oke.. Ayah akan mencarinya.. sabar ya.. Ucap Jungkook.. Dia mengusap perut Nari dengan satu tangannya"
.
.
.
.
.
Jungkook memarkirkan mobilnya di sebuah kedai tradisional.. untung di jam seperti ini masih ada yang menyediakan Patbingsu..
Nari segera memesannya.. Dia senang sekali akhirnya mendapatkan apa yang diinginkannya, Jungkook sendiri merasa lega karena mereka harus mencari ke beberapa tempat tapi tidak ada.. atau tutup...
" Jangan makan banyak banyak.. nanti kamu bisa flu.. makan sedikit saja.. Ucap Jungkook"
" Nari saja belum memakannya Oppa.. Ucap Nari"
" Iya tapi jangan banyak-banyak sayang.. Ucap Jungkook"
Karena sudah akan tutup mereka memesan Patbingsu yang ada.. biasanya akan banyak varian rasa tapi karena ini juga sudah malam jadi Nari memilih rasa itu..
" wahhh.. kelihatannya enak..
" Sayang, jangan banyak-banyak.. Ucap Jungkook"
" Iya..
Nari mulai menikmati Patbingsu yang ada di depannya.. sesekali Dia akan menyuapkan ke mulut Jungkook.. pikir Jungkook biar Nari cepat menghabiskannya..
" Maaf, anda jadi menutup kedai anda lebih lama.. maafkan saya nyonya.. Ucap Jungkook"
" Tidak apapa nak.. wanita hamil itu harus dituruti kemauannya.. kasihan kalo tidak dituruti.. Ucap Ibu pemilik kedai"
" iya nyonya..
Setelah puas memakan Patbingsu, Nari dan Jungkook kembali ke apartemen mereka..
Dan sesampainya di apartemen Nari tertidur.. Jungkook tidak tega membangunkannya jadi Dia mengendong Nari dan membawanya masuk ke apartemennya..
Setelah tadi sedikit membuat susah karena keinginannya memakan Patbingsu sekarang Dia tidur dengan nyenyak..
Jungkook benar benar menjadi suami siaga untuk Nari..
" I Love you sayang.. Ucap Jungkook setelah membaringkan tubuh Nari dan mencium keningnya"
.
.
.
.
.
.
.
.
Keesokan paginya..
Drama di pagi hari selalu terjadi.. Nari tetap merasa mual dan sesekali memuntahkan isi perutnya..
Hari ini akan ada konser Muster hari ke 2 yang di adakan di Busan..
Nari sudah menyiapkan perlengkapan untuk suaminya beberapa waktu lalu..
Walau merasa mual dan pusing tapi Dia tetap ingin menyiapkan perlengkapan suaminya..
" Sudah biar aku yang membereskan perlengkapan ku.. Ucap Jungkook yang baru bangun dan memeluk tubuh Nari dari belakang"
" Kamu ikut ke Busan kan?? Tanya Jungkook"
" Hmmm.. Nari ikut.. biar Nari diam di rumah Ibu.. Ucap Nari"
" Ya sudah kalo begitu.. tapi apa tidak merasa mual hari ini??? Tanya Jungkook"
" Masih.. tapi tidak apapa.. Nari sudah meminum vitaminnya.. Ucapnya"
.
.
.
.
.
.
Sebelum berangkat ke Busan mereka harus berkumpul di kantor BigHit.. mereka berdua juga menyempatkan melihat kondisi Chun Hei sebelum pergi ke Busan.. orang tua Chun Hei juga sudah ada dan mengurusnya.. jadi Nari sedikit lega dengan itu..
Mereka ke Busan ada yang membawa mobil sendiri dan ada yang di antar oleh supir.. karena Jungkook dan Nari akan bermalam di Busan setelah konser, Jungkook membawa mobilnya sendiri..
" Apa kalian hanya berdua?? Boleh aku satu mobil dengan kalian?? Tanya Taehyung"
" Oppa boleh satu mobil dengan kita tapi jangan mengunakan parfum.. ganti baju Oppa.. Ucap Nari sambil menutup hidungnya"
" Aku tidak memakainya.. coba cium lah.. Ucap Taehyung yang mendekat Nari"
" Kau seperti jijik kepadaku.. Ucapnya lagi"
" Bukan begitu Hyung, Dia akan merasa mual kalo mencium bau parfum mu itu.. Ucap Jungkook"
" Jangan bilang kamu tidak mandi Jungkook aa.. Ucap Taehyung"
" Memangnya kenapa??? Suamiku tetap tampan meskipun tidak mandi.. Ucap Nari"
" Dan Dia sudah laku.. beda dengan Oppa.. Ucapnya lagi"
" Kenapa Dia bawel sekali Jungkook aa.. padahal aku hanya bicara satu kata tapi Dia sudah memojokkan ku.. Ucap Taehyung"
" Kalian berdua itu selalu saja seperti itu.. Ucap Jimin yang bergabung dengan mereka"
" Jimin aa, jangan mendekati Nari.. Dia akan mengomeli mu.. Ucap Taehyung"
" Memangnya ada apa??
" Jangan di dengarkan.. Tae Oppa suka seperti itu.. Ucap Nari"
" Apa Oppa ingin pergi bersama kita??? Tanya Nari"
" Iya Hyung kita berangkat ber 4.. Ucap Jungkook"
" Boleh juga..
" Tapi ingat.. tidak ada bau parfum.. Ucap Taehyung"
" Aku tidak memakainya.. kau boleh menciumnya.. Ucap Jimin"
" Haruskah aku melakukan itu??? Tidak akan.. Ucap Taehyung"
" Oh ya, kemana Namjoon Hyung??? Tanya Jungkook"
" Benar juga.. aku tidak melihatnya.. tidak biasanya Dia terlambat.. Ucap Taehyung"
" Aku dengar Namjoon hyung baru pulang tadi pukul 5 pagi.. mungkin Dia masih tertidur.. Ucap Jimin"
" Ah itu Dia.. Ucap Taehyung"
" Nari aa.. bisa kau membantuku.. Ucap Namjoon yang baru datang dan menghampiri Nari yang sedang duduk di samping Jungkook"
" Ada apa Oppa??? Tanya Nari"
" Bujuk Nari untuk menolak perjodohan yang dilakukan orang tuanya dengan anak teman Ayahnya.. Ucap Namjoon"
" Perjodohan???? Ucap Nari.. Dia terkejut dengan yang dikatakan Namjoon.. Chun Hei saja tidak cerita tentang hal itu"
💜
by: nyemoetdz 😘
10/03/2020