
Setelah mengantarkan Nari pulang ke apartemennya, Jungkook kembali ke tempat latihan di BigHit karena Youra juga masih di sana bersama Taehyung, Jungkook melarang Taehyung untuk memberitahukan kondisi Nari kepada Youra.
" maaf hyung, aku lama. Kemana Youra Hyung?," Tanya Jungkook yang baru datang.
" Ohh Dia tertidur di sana. bagaimana kondisi Nari?," Tanya Taehyung.
" Dia hanya kelelahan, semua baik baik saja." Ucap Jungkook.
" Ohh syukurlah. dari tadi Dia menanyakanmu dan sempat menangis tapi setelah makan ice cream, Dia tertidur." Ucap Taehyung.
" Terima kasih Hyung sudah menjaganya. maaf aku selalu merepotkan mu." Ucap Jungkook.
" Kau itu bicara apa?? Dia juga putriku juga. sudah lihatlah Youra. Dia bersama Jimin dan Suga Hyung." Ucap Taehyung.
" Ah iya Hyung.."
Jungkook melihat Youra yang sedang tidur di samping Suga yang juga tertidur.
Dia terlihat tenang dalam tidurnya bersama Suga yang memeluknya.
" Bagaimana kondisi Nari? Apa Dia baik baik saja?," Tanya Jimin.
" Dia baik baik saja Hyung.."
" Ayah.. Ayah.." Ucap Youra, Dia mengigau memanggil Ayahnya.
Suga yang di sampingnya terkejut dan terbangun saat melihat Youra yang masih memejamkan mata tapi Dia memanggil Ayahnya.
" Apa Dia seperti itu kalo tidur?," Tanya Suga.
" Iya Hyung.." Ucap Jungkook.
Jungkook duduk di samping Youra yang masih terlelap, dan mencium kening Youra.
.......
.......
.......
.......
.......
...🌻🌻...
" Ayah." Ucap Youra lirih.
" Hai putri tidur.."
" Ayah." Ucapnya.
Youra bangun sambil mengusap matanya pelan. melihat Ayahnya sedang disampingnya, Dia mencoba bangun dari posisi tidurnya dan duduk di pangkuan Jungkook, menyandarkan kepalanya ke dada sang Ayah.
" Ayah lama sekali." Ucap Youra.
" Maaf ya sayang, apa Youra lapar?," Tanya Jungkook.
" Yola mau susu, Ayah.." Ucapnya.
" Oke kita beli susu, kajja.." Ucap Jungkook.
Jungkook mengendong Youra dan membawanya keluar untuk membeli sekotak banana milk kesukaannya.
" Ayah, Yola ada kelas Balet hali ini. bisa kita pulang?," Tanya Youra.
" Ayah sudah bawakan baju Balet kamu, jadi Ayah akan antar kan dari sini ya.." Ucap Jungkook.
" Siap Ayah.."
Karena Jungkook sendiri ada latihan, Youra diantarkan Sejin untuk ke kelas Baletnya.
Nanti setelah latihannya selesai Dia akan menjemput anaknya.
Apartemen Jungkook..
" Ibu, hali ini Yola bisa melakukan split lama. lihatlah.." Ucapnya.
" Benarkah? Bisa Youra tunjukkan kepada Ibu?," Ucap Nari.
Karena harus latihan sampai malam, selesai mengantarkan Youra, Jungkook segera berangkat lagi ke tempat latihan.
" Kata Ayah, Ibu sakit. Yola tidak boleh nakal, apa benar Ibu?," Ucapnya.
" Ibu hanya lelah saja sayang, Ibu baik baik saja.." Ucap Nari.
...🍀🍀...
" Ayah pulang.." Ucap Jungkook dari arah pintu.
" Ayah.."
Youra berlari ke arah Jungkook yang baru sampai dan memeluknya.
" Oppa sudah pulang? katanya akan sampai malam hari ini, ada apa Oppa?," Tanya Nari.
" Apa Oppa sudah makan?," Tanya Nari.
" Pasti belum kan? Ayah, Yola mau pizza." Ucap Youra memotong ucapan Ibunya.
" ah iya Ayah lupa membelinya, besok ya sayang. Ayah lelah.."Ucap Jungkook.
" Tapi.."
" Youra aa.." Panggil Nari.
" Iya Ibu.."
" Ya sudah Ayah mandi dulu, Ibu siapkan makan untuk Ayah. Youra mau membantu Ibu?," Ucap Jungkook.
" Siap Ibu.."
Hari ini Jungkook benar benar tidak konsen saat melakukan latihan. pikirannya masih memikirkan apa yang dokter Yoona katakan, Dia bahkan banyak melakukan kesalahan saat latihan.
.......
.......
.......
.......
.......
...🌻🌻...
" Sayang." Panggil Nari.
" Iya.." Ucap Jungkook yang fokus dengan layar laptopnya.
Nari melepaskan kacamata Jungkook dan meletakkannya di samping tempat tidurnya, menutup layar laptop dan meletakkannya juga.
" Berbaringlah.." Ucap Nari.
" Tapi sayang.."
" Oppa.."
Jungkook meletakkan kepalanya di pangkuan Nari.
Nari memijat pelan bahu Jungkook, membuatnya relax dengan pijatannya. Dia tau, Jungkook pasti sedang tidak baik baik saja karena sejak tadi Jungkook banyak diam.
" Ada apa Oppa? Apa ada yang menggangu pikiran Oppa?," Tanya Nari.
" Tidak.."
" Sayang.." Panggil Nari.
" Aku baik baik saja. ah ya sayang, bagaimana kalo kita merencanakan liburan setelah jadwalku kosong? Kita bertiga." Ucap Jungkook.
" Apa ini karena pembicaraan tadi, Oppa?," Tanya Nari.
Jungkook hanya diam dan memejamkan matanya. benar, itu yang memang di pikirkan Jungkook saat ini.
Dia merasa bersalah dengan keputusan yang diambilnya untuk Nari.
Walau kenyataan memang itu pilihan yang harus dilakukan Jungkook.
" Apa Oppa menginginkan seorang anak lagi?," Tanya Nari.
" Kalo Oppa mau hal itu, kita bisa mencobanya...."
" Tidak. aku tidak ingin mengambil resiko itu, maafkan aku." Ucap Jungkook.
" Sayang.."
" Sebaiknya kita tidur. aku tidak ingin membahasnya." Ucap Jungkook.
Jungkook membaringkan tubuhnya di samping Nari yang masih duduk dan menatap punggung Jungkook.
Nari tau ini berat juga untuk Jungkook, Nari memilih untuk tidak melanjutkan pembicaraannya.
Nari kemudian berbaring di samping Jungkook, memeluk tubuh Jungkook dari belakang.
" Maafkan Nari Oppa. maafkan Nari.." Ucapnya lirih.
Jungkook hanya diam sambil memejamkan matanya, Dia belum tidur. dia hanya tidak ingin membahas hal itu saat ini.
...TBC...
...💜...
...By: nyemoetdz...
...24/12/2020...
...😘...