
" benar hyung sudah putus dengan Chun Hei??? Tanya Jungkook"
" entahlah.. apa yang aku lakukan ini benar atau salah tapi aku masih merasa posisiku salah di antara mereka berdua.. Ucap Namjoon"
" Aku tidak mengatakan untuk putus dengannya.. hanya aku butuh waktu.. Ucap Namjoon"
" Waktu untuk apa hyung?? Kau akan menggantung perasaan Chun Hei??? Aku tidak setuju dengan itu Hyung.. kau itu Hyung untuk ku jadi aku juga tidak ingin kau melukai hati perempuan.. Ucap Jungkook"
" Maafkan aku.. Ucap Namjoon"
Namjoon memang belum memutuskan Chun Hei tapi sejak kejadian beberapa waktu lalu hubungan mereka renggang tanpa status yang pasti.. Namjoon menggantungkan status nya dengan Chun Hei karena merasa bimbang..
.
.
.
.
.
.
.
.
Di Apartemen..
" Sayang, apa Chun Hei memberimu kabar akhir akhir ini??? Tanya Jungkook yang sedang duduk di tempat tidur sambil mengerjakan sesuatu di laptopnya"
" beberapa hari ini Dia tidak memberi kabar.. biasanya Dia akan sangat cerewet kepadaku.. aku akan mencoba menghubunginya.. Ucap Nari"
Nari mengambil ponselnya dan berjalan duduk di samping Jungkook.. Dia mencoba menghubungi Chun Hei..
Telpon:
" Chun Hei aa.. kau sedang apa?? Kenapa beberapa hari ini kamu tidak memberiku kabar.. begitu sibukkan??.. Ucap Nari"
" Nari aa.. Ucap Chun Hei sambil terisak"
" Apa kau menangis?? Ada apa??? Tanya Nari"
" Tidak.. aku tidak menangis.. Ucap Chun Hei"
Nari mematikan sambungan teleponnya dan mencoba menghubungi Chun Hei melalui Video call.. awalnya Chun Hei tidak menjawabnya tapi Nari terus menghubunginya..
Video call:
" Benar kau menangis.. ada apa??? Tanya Nari"
" Nari aa.. kenapa semua terasa sangat berat saat aku benar benar mencintainya.. Ucap Chun Hei"
" Apa Namjoon Oppa masih mendiami mu?? Tanya Nari"
" Aku sudah tidak penting untuknya.. Nari aa... Ucap Chun Hei kemudian menangis"
" Dengarkan aku.. bisakah kau besok ke apartemen Oppa.. kita bicarakan ini besok.. sekarang lebih baik kamu istirahat jangan melakukan hal yang tidak tidak.. Ucap Nari"
" Aku ingin melakukannya tapi aku takut tidak bangun lagi.. aku masih ingin bersamanya.. Ucap Chun Hei"
" Iya.. iya.. sekarang tidurlah.. besok datanglah ke apartemen Oppa.. aku memiliki kabar bagus untukmu.. Ucap Nari"
" Kabar apa??
" Besok saja.. sekarang kamu harus istirahat.. dengarkan aku.. istirahat.. jangan menangis lagi.. maafkan aku tidak bisa bersamamu sekarang.. Ucap Nari"
" Iya aku mengerti.. apa suamimu tidak ada?? Tanya Chun Hei"
" Ada.. Oppa sedang di sampingku.. Ucap Nari"
" Apa kau bilang??.. kenapa tidak bilang sejak tadi.. kau membuatku malu.. sudah aku tutup telponnya.. Ucap Chun Hei kemudian mematikan sambungan teleponnya"
.
.
.
.
.
.
" Maafkan aku.. aku tidak bisa membujuk Namjoon hyung.. Ucap Jungkook"
" Apa mereka berdua putus?? Tanya Nari"
" Tanyakan kepada Chun Hei besok.. aku hanya ingin bilang kalo Namjoon Hyung melakukan ini karena Dia merasa di tempat yang salah.. Sang Min mendatanginya waktu itu dan sejak itu Namjoon hyung mencoba menghindar dari Chun Hei.. Ucap Jungkook"
" Kenapa Oppa tidak bercerita kepada Nari.. Ucapnya"
" Awalnya yang aku tau mereka baik baik saja dan tadi Suga hyung bilang kalo mereka putus tapi Namjoon hyung tidak bilang itu salah atau benar.. sudah beberapa bulan ini Namjoon hyung menghindar tapi Dia juga bingung dengan apa yang Dia lakukan.. Ucap Jungkook"
" Ya sudah besok Nari akan tanyakan kepada Chun Hei.. Ucap Nari"
" Ahh.. Ucap Nari saat merasa perutnya yang tiba tiba kram"
" Ada apa?? Tanya Jungkook yang khawatir dengan kondisi Nari"
" Ah tidak apapa.. hanya kram perut saja Oppa.. apa Oppa masih akan melanjutkan pekerjaan Oppa?? Tanya Nari"
" Tidak.. kita tidur sekarang.. Ucap Jungkook"
Jungkook meletakkan laptopnya dan berbaring di samping Nari.. membawa Nari dalam pelukannya dan mencium ujung kepala Nari.. tak lama merek kemudian terlelap dengan Nari yang ada di pelukan Jungkook..
.
.
.
.
.
.
.
.
Keesokan paginya..
Seperti pagi sebelum sebelumnya.. Nari mengalami Morning sick.. sebelum berangkat untuk jadwal hari ini Jungkook sedang membantu Nari untuk melakukan pekerjaan rumah dan sudah beberapa kali Nari keluar masuk kamar mandi karena merasa mual..
" Oh Tuhan.. Ucap Nari yang berjalan keluar kamar mandi"
" Apa merasa lebih baik??? Tanya Jungkook"
" Hmmm.. rasanya lemas sekali Oppa.. Ucap Nari"
" Duduklah.. aku sudah siapkan susu untukmu dan baby Jeon.. Ucap Jungkook"
" Terimakasih sayang.. Ucap Nari"
" Sama sama.. oh ya apa Chun Hei jadi datang??? Tanya Jungkook"
" Iya Oppa.. jadi Oppa bisa tenang.. Nari ada yang menemani hari ini.. Ucap Nari"
" Iya.. aku juga akan latihan sampai malam hari ini.. bisakah Chun Hei menemanimu sampai aku pulang?? Aku tidak tega meninggalkanmu sendiri di rumah.. Ucapnya"
" Nanti biar Nari yang bilang kepadanya.. Ucap Nari"
" Ya sudah.. kalo begitu.. oh ya sayang bukankah kamu ada jadwal kontrol besok??
" Iya juga.. Nari malah lupa hal itu.. Ucap Nari"
" Kamu itu.. besok sebelum jadwalku kita ke rumah sakit.. Ucap Jungkook"
" Iya sayang..
Sebenarnya Jungkook tidak tega Meninggalkan Nari seorang diri.. apalagi dengan kondisi morning sick yang di alaminya membuat Jungkook khawatir..
Nari sendiri tidak mau merepotkan Ibu Jungkook.. setidaknya Nari dan Jungkook masih bisa melakukannya.. mereka akan melakukannya bersama itu keinginan Nari..
apalagi Jungkook suami yang siaga..
💜
by: nyemoetdz 😘
28/02/2020