The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 214



" sayang, ingat tidak boleh nakal, harus jadi anak yang menurut. disini Aiko akan banyak teman. Ibu Nari dan Ibu EunHye akan menjenggukmu nanti. maafkan Ibu ya sayang.. Ucap Nari.. Dia memeluk tubuh Aiko"


Nari dan yang lain mengantarkan Aiko ke Institusi perlindungan anak, Dia akan tinggal disini sampai kasusnya selesai.. Ibu Aiko semalam juga sudah tertangkap dan sekarang sedang menjalani penyelidikannya..


" Tidak menangis, Aiko tidak boleh menangis.. Ucapnya sambil terisak"


" Dengarkan Ibu, kalo ada apapa paman ini yang akan membantu Aiko. Aiko bisa minta tolong kepada paman ya sayang?? Ucap Nari, Dia mengangguk mengerti"


" Ah ya, Ayah punya satu hadiah untuk mu. Ucap Jin sambil memberikan tas yang berisi mainan dan beberapa perlengkapan pakaian untuknya"


" Terimakasih.. Ucapnya sambil membungkukkan tubuhnya"


EunHye yang sejak tadi hanya diam, menghampiri Aiko dan memeluknya.. beberapa hari ini Aiko sudah mengambil hatinya, Dia senang dengan tingkah Aiko..


gadis kecil baik yang ceria itu mengalihkan kesedihan nya.


" Ibu tidak boleh menangis. Ibu, akan bertemu Aiko lagi nanti.. hmmm?? Ucapnya"


" Ya, Ibu tidak menangis. Aiko akan banyak teman di sini.. Ucap EunHye"


Setelah menyerahkan Aiko kepada pengurus yayasan disana mereka kemudian pulang..


Walau bukan siapa siapa, Aiko sudah membuat mereka menangis karenanya..


Gadis kecil seperti Aiko diperlakukan tidak baik oleh orangtuanya, itu hal yang sangat menyakitkan untuk mereka.


Dalam perjalanan mereka hanya banyak diam.. ocehan Youra memecahkan keheningan di dalam mobil.. Jungkook dan Nari duduk di depan bersama Youra yang ada di pangkuannya..


" Bu... Bu... Ocehnya"


" Iya sayang.. Ucap Nari"


" Ko.. ko.. ko..


" Kakak Aiko?? Kakak Aiko akan tinggal disana. nanti kita akan menjenguknya ya.. Ucap Nari"


🏵


Seminggu di Osaka EunHye dan Jin mendapatkan pengalaman baru.. bertemu dengan Aiko, gadis kecil yang menurut mereka lucu dan pintar, gadis kecil yang kuat. semoga Dia lebih beruntung lagi nanti..


.


.


.


.


🐰


Di rumah..


" Apa pekerjaan Oppa selesai?? Tanya Nari"


" Ya, aku sudah menyelesaikannya semalam.. bisa kamu cek hasilnya?? Nanti aku akan berikan ke Yuta.. Ucap Jungkook"


" Oh iya.. biar Nari cek.. Ucap Nari"


" Oke Youra sama Ayah. Ucap Jungkook, Dia mengangkat tubuh Youra yang sedang sibuk dengan minum Asi nya"


" Ya.. yah.. no... Ocehnya"


Usia Youra 11 bulan 2 minggu saat ini.. Dia sudah mulai berbicara.. walau dengan bahasa yang tidak begitu jelas tapi Dia terdengar lucu..


Dia memang sudah mulai berjalan tapi masih berpegangan, dan melangkah perlahan.


2 minggu lagi usianya genap 12 bulan dan 2 minggu lagi ulang tahun pertama Youra.. rencananya Nari hanya akan membuat pesta kecil di apartemennya..


" Sekarang sudah pintar menolak Ayah?? Benarkah tidak mau??


" No.. no.. Ocehnya sambil memukul Jungkook dengan tangannya yang kecil"


" Oke oke.. tapi...


Youra tertawa geli saat Jungkook menggelitiki perutnya..


Nari yang fokus dengan layar laptopnya kemudian tersenyum melihat Youra tertawa seperti itu..


" Apa masih bilang tidak.. Ucap Jungkook"


" No.. no.. Ocehnya lagi"


" Sudah Oppa, nanti Dia akan menangis kalo tertawa terus seperti itu.. Ucap Nari"


Mereka menghabiskan waktu mereka di kamar bertiga, besok rencananya mereka akan kembali ke Seoul karena Jungkook akan ada jadwal besok..


Jin dan EunHye sedang keluar untuk makan malam romantis berdua..


" Oh Daddy Taehyung menelpon, sebentar Ayah jawab dulu.. Ucapnya sambil menekan tombol hijau pada layar ponselnya"


Video call:


" Youra aa, kenapa tidak pulang pulang.. Daddy merindukanmu.. Ucap Taehyung"


" No.. no.. no.. Ucapnya"


" Dia sekarang sudah bisa mengatakan No Hyung, jadi apapa Dia akan jawab No.. Ucap Jungkook"


" Benarkah,cepatlah pulang.. Daddy punya mainan untuk Youra.. Ucap Taehyung"


" Da... Daa.. No... Ocehnya"


" oke kalo tidak mau, Daddy akan berikan kepada yang lain. sayang panggil Daddy.. Daddy.. coba katakan Daddy.. Ucap Taehyung"


" No.. no..


" Ini siapa sayang.. Ucap Jungkook sambil mengarahkan tangannya kepada dirinya sendiri"


" Ya.. yah... Ucapnya"


" Wahhh.. coba bilang Daddy.. da..ddy... Coba katakan itu sayang.. Ucap Taehyung"


" No.. no.. bu.. bu.. Ucapnya"


" Apa Dia juga sudah bisa memanggil Ibu?? Tanya Taehyung"


" Iya Hyung..


" Cepat pulang, Daddy merindukanmu. Daddy ingin mendengarmu memanggil Daddy..


" Dia pergi ke Ibunya.. Ucap Jungkook, Youra merangkak ke tubuh Nari yang ada di sampingnya.. meninggalkan Taehyung yang bicara sendiri"


" Youra aa... Panggil Taehyung"


" Youra, ini Daddy masih ingin bicara.. Ucap Jungkook"


" Dia tidak mau Hyung..


" jangan ya nak. Ibu sedang bekerja, ini Daddy Taehyung.. Ucap Jungkook"


" No...


" Hyung sedang apa?? Apa tidak sibuk?? Tanya Jungkook"


" Tidak, aku baru sampai apartemen dan merindukan Youra. kalian akan pulang kapan?? Tanyanya"


" Mungkin besok siang. Hyung mau di bawa kan sesuatu dari sini?? Tanya Jungkook"


" Tidak, hanya bawa pulang saja Youra.. Ucapnya"


" Nari kira mau di bawakan calon istri dari sini? Hay Oppa.. Sapa Nari"


" Boleh juga. bawakan 1 untukku, yang baik dan seimut Youra ku.. Ucap Taehyung"


" Ya tunggu saja Youra dewasa nanti Daddy.. benar tidak nak?? Ucapnya"


" 2 minggu lagi Youra genap tahun kan.. Ucap Taehyung"


" Iya..


" Daddy siapkan kado untuk Youra saat sudah bisa memanggil Daddy, oke sayang.. Ucap Taehyung, yang di ajak bicara hanya sibuk dengan mainannya"


Pria tampan sedunia kalah dengan pria bergigi kelinci seperti Jungkook..


Begitulah Taehyung, Dia sangat memanjakan Youra, tidak hanya Taehyung tapi semua member juga seperti itu kepada Youra..


💜



by: nyemoetdz


10/06/2020