The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 224



Akhirnya Nari mau melakukan Transplantasi ginjal, beberapa hari ini Nari tidak jauh jauh dari Youra..


Saat Youra tidurpun Nari menatap wajah Youra sampai menangis, jujur Dia takut tapi keyakinan Jungkook menguatkannya dan membuat keputusan ini..


Dan akhirnya Nari memilih untuk mau melakukan Transplantasi ginjal itu..


Dokter Choi menyuruh Nari untuk memulihkan kondisinya untuk operasi minggu depan..


" Bukankah Jimin Oppa sedang berada di luar negeri? Bisa Oppa tidak memberitahunya.. Ucap Nari"


" Memangnya ada apa??


" Tidak, hanya saja aku tidak ingin menjadi masalah di antara hubungan mereka.. Ucapnya"


" Mereka?


" Ya, hubungan Jimin Oppa dan In Na.. Ucap Nari"


" Aku hanya tidak mau karena hal ini, membuat Jimin Oppa merasa bersalah dan membuat In Na tambah membenciku.. Ucap Nari"


" Kami yakin Nari a?? Tanya Jin"


" Hmm, aku yakin.. Unnie, tolong jaga Youra untuk ku, aku yakin dia akan bahagia dengan kalian.. Ucap Nari"


" Ah kau itu bicara apa?? Kita yakin kamu akan baik baik saja, percayalah.. Ucap EunHye"


" Hhmmm semoga.. Ucap Nari"


" Ahh ya, nanti akan Aiko akan datang bersama teman Nari pas di hari Nari operasi.. Ucap Nari"


" Aiko?? Tanya Jin"


" Ya, aku menyuruhnya untuk membawa Aiko ke sini, aku tidak ingin Youra menangis.. aku ingin Dia bisa terhibur dengan Aiko disini.. Ucap Nari.. Dia tidak bisa menahan tangisnya lagi.. Dia menangis"


Jungkook memeluk tubuh Nari, menenangkannya, Nari harus mematahkan rasa takutnya dengan keyakinan yang dipegangnya..


Semua mendukungnya, semua ada bersamanya.. walau Nari sendiri tidak tau siapa pendonor itu karena dokter Choi bilang pendonor tidak ingin menyebutkan identitasnya tapi Nari tetap ingin melakukannya untuk Youra dan Jungkook..


" Ahh sudahlah, kenapa aku harus terus menangis.. Ucap Nari"


" Kau itu memang suka sekali menangis.. Ucap Jin"


" Ya, benar.. aku sangat suka sekali menangis.. Ucap Nari"


" Yakin saja, kamu akan baik baik saja.. Ucap Jungkook"


.


.


.


.


.


Jungkook sedang menunggu seseorang di sebuah tempat makan tak jauh dari apartemennya..


Dia bilang kepada Nari akan ada pekerjaan yang harus dilakukan secara mendadak bersama Sejin..


Setelah menunggu beberapa menit orang yang ditunggunya datang dan duduk di depan Jungkook...


" Apa kabar nak?? Tanya Ayah Nari"


Ya, Jungkook sedang bertemu dengan Ayah Nari.. Dia yang akan mendonorkan ginjalnya untuk Nari, sebelumnya Ayah Nari tidak ingin membahas hal ini tapi Jungkook hanya ingin bertemu dengan Ayah Nari dan berterima kasih..


Hubungan Nari dan Ayahnya memang belum begitu bagus tapi sesekali Nari akan menghubungi Ayahnya untuk menanyakan kabarnya.. Nari ingin mencairkan rasa takutnya kepada sang Ayah dengan sesekali berkomunikasi dengannya..


" Baik Yah..


" Syukurlah.. Ucapnya"


" Ayah, tentang....


" Istri kamu tidak tau kan nak, kalo pendonor ginjal itu Ayah? Ucap Ayah Nari yang memotong ucapan Jungkook"


" Tidak Yah, seperti permintaan Ayah.. Ucap Jungkook"


" Terimakasih nak, Ayah harap Nari tidak tau hal ini.. Ayah mohon.. Ucap Ayah Nari"


" Tapi Yah..


" Tidak nak, Nari menolak tawaran Ayah waktu itu dan mengancam tidak akan pernah menemui Ayah lagi kalo Ayah tetap melakukan hal itu tapi Ayah ingin Nari sehat dan Ayah mau mendonorkan ginjal Ayah.. Ucapnya"


" Ayah sudah tua, cepat atau lambat akan meninggal jadi....


" Tidak Yah, Ayah akan tetap sehat dan jangan bicara seperti itu lagi.. Ucap Jungkook"


" Dari awal melihatmu, aku yakin kamu akan melindungi anak Ayah.. apalagi sekarang ada Youra.. kamu Ayah dan suami yang baik untuk mereka.. terimakasih sudah menjaganya.. Ucap Ayah Nari"


" terimakasih nak..


" yang harusnya berterima kasih itu Jungkook kepada Ayah.. terimakasih untuk semua ini, terimakasih Yah.. Ucap Jungkook sambil berdiri dan membungkukkan tubuhnya kepada Ayah Nari"


" Sudahlah nak, jangan seperti ini.. ini tidak ada apapa nya daripada rasa sakit yang Nari rasakan selama ini.. Ucapnya"


" Ayah hanya minta jangan sampai Nari tau hal ini.. Ucap Ayah Nari"


" Iya yah..


Jungkook berfikir semoga hal yang dilakukannya ini benar dan keyakinannya bahwa Nari akan sehat itu benar..


Selalu ada 2 hal di dunia ini, iya dan tidak.. benar dan salah, maju dan mundur tapi manusia selalu harus memilih satu diantaranya.. tidak bisa memilih keduanya..


Selalu ada resiko di setiap pilihan yang di pilih.. baik buruknya biarkan Tuhan yang menentukan..


Tugas manusia hanya merencanakan dan melakukannya..


Tapi dengan keyakinan kuat dan pikiran positif.. hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin, apalagi meminta bantuan Nya..


Dan yakin selalu ada jawaban di setiap masalah yang ada.. Tuhan selalu ada untuk manusia yang mau berusaha..


Tentang bagaimana hasilnya, itu nanti.. kita hanya perlu menjalani hidup ini seperti roda berputar..


Setelah bertemu dengan Ayah Nari, Jungkook segera kembali ke apartemennya.. Dia tidak mau Nari berfikiran yang tidak tidak karena Jungkook mendadak ada acara..


Sebelumnya Jungkook biasa akan menceritakan kegiatan yang akan dilakukannya..


Karena Jungkook tidak ingin menutupi sesuatu hal dari Nari..


Walau nyatanya sekarang Jungkook mengingkarinya..


Semoga Tuhan mengerti dan membantunya..


💜



by: nyemoetdz


19/06/2020