
Sesampainya di Korea.. Nari yang memang lama tidak menemui Chun Hei dan pergi tanpa pamit kepadanya sedang mendengarkan Chun Hei yang sedang memarahi Nari..
Nari yang memang merasa bersalah hanya diam sambil sesekali memakan makanan yang dibawakan Chun Hei..
" Sudahlah sayang.. Nari sedang makan.. kenapa kamu terus memarahinya.. Ucap Namjoon"
" Oppa juga sama.. kenapa baru memberitahu kalo anak ini berada di Jepang.. Ucap Chun Hei"
" Maafkan aku.. aku hanya....
" Jangan membelanya.. Oppa sama saja.. Ucap Chun Hei"
" Oppa, dengarkan saja apa yang dikatakannya... Ucap Nari"
" Aku kesal denganmu.. kau selalu saja sesuka hati kamu.. kamu pikir aku tidak mengkhawatirkan mu.. kau malah bersekongkol dengan Sang Min.. Ucap Chun Hei"
" Chun Hei aa.. apa kau begitu merindukanku.. sudahlah.. aku kan juga sudah pulang dan aku sudah sangat lapar.. kalo kamu memarahiku terus bukannya merasa kenyang karena makan tapi kenyang karena omelan kamu.. sudahlah.. Ucap Nari"
" Biarkan saja.. siapa suruh kamu pergi tanpa kabar.. Ucapnya"
" Iya.. maafkan aku..
Nari segera memeluk Chun Hei, Dia seperti itu karena Chun Hei khawatir kepada Nari..
Jungkook hanya diam melihat mereka berdua.. pikir Jungkook, Nari memang keras kepala..
" Maafkan aku ya.. Ucap Nari"
" Aku akan menjewer telingamu.. Ucap Chun Hei"
" Lakukan apa saja, asal kamu memaafkan aku.. ya??? Ucap Nari"
" Maafkan aku.. aku begitu khawatir kepadamu.. Ucap Chun Hei"
" Tidak apapa.. sebentar.. Ucap Nari kemudian berlari ke arah kamar mandi apartemennya"
" Nari aa.. ada apa?? Tanya Chun Hei"
Tanpa menjawab Nari berlari ke kamar mandi.. jujur saja saat baru sampai Jepang pagi tadi Nari merasa perutnya mual tapi Dia menahannya dan mencoba untuk tidak menunjukkan kalo perutnya merasa tidak enak..
" Sayang apa kamu baik baik saja??? Tanya Jungkook"
" Iya Oppa.. aku baik baik saja.. hanya mual sedikit saja.. Ucap Nari"
" Apa ini karena pankreatitis kamu??? Tanya Jungkook"
" Ahh tidak.. sudahlah.. ayo kembali ke tempat makan.. maafkan Nari.. Ucap Nari kemudian meninggalkan Jungkook"
.
.
.
.
.
.
.
πΉ
Hari ini Nari sudah memulai bekerja, Dia datang ke studio fotonya..
Hampir 3 bulan Dia tidak datang ke studio untuk bekerja..
" Oh Bos, kau sudah pulang.. Ucap Sang Min"
" Menjengkelkan sekali saat kamu memanggilku seperti itu.. Ucap Nari"
" Ya, memang kau bos disini.. ah ya karenamu aku kena marah Chun Hei, Dia itu sejak dulu bawel sekali.. aku bahkan tidak bisa bicara apapa saat Dia memarahi ku.. aku seperti seseorang yang ketahuan berselingkuh saja.. Ucap Sang Min"
" Maafkan aku.. tapi bukankah aku sudah kembali.. jadi mari kita mulai bekerja.. Ucap Nari"
Walau Nari tidak datang ke studionya.. Sang Min tetap memberikan hasil yang harus dilihatnya dan menyuruh Nari untuk merevisi sebelum Sang Min memberikannya kepada klien..
Sekarang waktunya Nari untuk kembali fokus kepada pekerjaannya, Dia juga rindu dengan suasana di studio fotonya..
" Nona... Panggil Seol yang baru datang untuk bekerja"
" Hay Nona.. sudah mulai bekerja??? Tanya Bam"
" Hay semua.. maaf sebelumnya aku merepotkan kalian.. Ucap Nari"
" Ya, kau harus meminta maaf jadi traktir kita nanti sepulang kegiatan hari ini dan ingat traktir kita makanan enak dan juga mahal.. Ucap Sang Min"
" Kenapa Oppa menyuruh Nona untuk mentraktir kita harusnya Oppa.. bukankah harus ada pajak jadian.. karena Oppa sudah mendapatkan pacar baru.. Ucap Seol"
" Mulut kamu itu benar benar tidak bisa di jaga ya.. Sang Min"
" Benarkah Sang Min aa??? Tanya Nari menggoda Sang Min"
" Benar Nona.. hyung baru kencan buta beberapa waktu lalu.. Ucap Bam"
" Selamat ya Sang Min aa.. oke nanti aku akan mentraktir kalian untuk kado jadian Sang Min tapi undangan pacar kamu itu.. kalo tidak kau yang akan membayar makanan kita nanti.. setuju??? Ucap Nari"
" Setuju sekali Nona.. Ucap Bam"
" Iya Nona, Seol juga setuju..
" Terserah kalian saja.. Ucap Sang Min kemudian pergi meninggalkan mereka"
.
.
.
.
.
.
πΉ
Setelah menyelesaikan pekerjaan hari ini Nari,Seol,Bam dan Sang Min sedang berada di sebuah rumah makan untuk makan malam bersama, pacar Sang Min Juga datang..
" Kau benar takut untuk mentraktir kita ya hyung.. kau benar mengajak kekasih mu.. Ucap Bam"
" Makan sepuas kalian.. Bos akan membayarnya.. Ucap Sang Min sambil tertawa"
" Unnie, apa kamu benar berpacaran dengannya??? Tanya Seol"
" Ah iya.. kita baru beberapa hari jadian.. Ucapnya"
" Selamat ya.. Unnie harus kuat dengan sikapnya.. tapi walau begitu Dia pria baik.. Unnie tenang saja.. Ucap Seol"
" Oh ya Nari aa.. apa Jungkook datang??? Tanya Sang Min"
" Iya.. itu Dia.. Ucap Nari yang melihat Jungkook berjalan ke arah mereka duduk"
" Hay selamat malam.. apa aku terlambat?? Tanya Jungkook sambil mencium kening Nari"
" Tidak Oppa..
" Hay semua.. oh ini pacarmu hyung??? Ucap Jungkook"
" Apa kabar?? Ucap pacar Sang Min"
" Oh ya baik.. Ucap Jungkook"
" Senang bertemu dengan anda.. ternyata benar Nona Nari ini pacar anda.. Ucapnya"
" Dia bukan pacarku.. Dia tunangan ku.. calon istri ku.. benar tidak sayang.. Ucap Jungkook"
" Ahh iya.. Ucap Nari malu"
" Apa Nona akan menikah?? Tanya Seol tiba tiba"
" Pasti.. aku akan menikahinya secepatnya.. Ucap Jungkook"
" Baguslah.. hyung, kau akan di dahului oleh Nona Nari.. apa kau ingin menikah bersama mereka.. Ucap Bam"
" Kau sendiri bagaimana?? Kau saja belum menikah.. kau menggodaku?? Ucap Sang Min"
" Aku??? Aku akan menikah dengan Seol bulan depan.. benar kan sayang?? Ucap Bam kepada Seol"
" Benarkah Seol aa??? Kau akan menikah dengan Bam?? Kenapa baru bilang.. selamat ya.. aku ikut senang mendengarnya.. Ucap Nari"
" Terima kasih Nona..
" Kalian kalah start dari ku.. Ucap Bam sambil tertawa.. Ucap Bam"
π
maaf kalo ceritanya kurang bagus..
maafkan sayaβΊοΈ
tapi tetap di tunggu kan ceritanya π
β₯οΈ
β₯οΈ
.
.
.
HAPPY READING π
by: nyemoetdz π
19/01/2020