The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 184



Setelah beberapa hari di Jepang.. siang tadi Jungkook sampai di apartemennya..


Dan sejak sampai sekarang Jungkook masih tertidur, Nari tidak mau mengganggu suaminya yang terlihat sangat kelelahan..


" Kamu ingin membuat apa nak?? Tanya Ibu Nari"


" Nari ingin membuatkan Pork Sup Rice(Dwaeji Gukbap) untuk Oppa.. Oppa sangat suka itu Bu..


" Ibu, bisa minta tolong untuk bawang putihnya.. sejak hamil Nari tidak menyukai bau nya.. Ucap Nari"


" Ibu akan siapkan.. Ucap Ibu Nari"


Mereka kemudian memasak untuk makan malam hari ini dan menu hari ini makanan kesukaan Jungkook..


.


.


.


.


.


.


.


Pukul 8 malam Nari mencoba membangunkan suaminya.. walaupun tidak tega tapi Nari tidak mau kalo Jungkook melewatkan makan malamnya..


" Sayang, bangun.. aku sudah siapkan makan malam.. Ucap Nari"


" 5 menit lagi sayang..


" Selalu saja seperti itu.. Ayah, apa Ayah tidak merindukan Youra.. kenapa Ayah tidur terus.. Ucap Nari sambil mengguncang pelan tubuh Jungkook"


" Oke oke aku bangun.. Ucap Jungkook"


" Selamat malam sayang.. Ucap Nari"


" Malam??? Tanya Jungkook"


" Iya sayang ini sudah malam.. cepat ke kamar mandi dan makan.. Ibu menunggu untuk makan malam.. Ucap Nari"


" Bukankah Youra merindukan Ayah.. apa Ibu tidak merindukan Ayah.. Ucap Jungkook yang memeluk Nari saat ingin pergi ke keluar kamar"


" Sayang,


" Sebentar saja..


" Ada Ibu, nanti saja..


" Memangnya kenapa kalo ada Ibu.. kamu itu milikku.. sebentar saja..


" Sayang.. Ucap Nari"


Jungkook membalikkan badan Nari dan mencium lekuk leher Nari.. mencium bibir manis Nari..


" Sayang..


" Aku merindukanmu.. Ucap Jungkook"


" Nak, ada tamu...... ohh maafkan Ibu.. Ucap Ibu Nari"


Jungkook menghentikan kegiatannya saat Ibu Nari yang akan masuk.. entah melihatnya atau tidak tapi Ibu Nari kemudian keluar kamar..


" masuklah Bu.. Ucap Nari"


" Maafkan Ibu, nak.. Ibu masuk begitu saja..


" Tidak apapa Bu.. ada apa Bu?? Tanya Nari"


" Ada tamu nak..


" Ah iya Bu, Nari akan segera keluar.. Ucap Nari.. Jungkook hanya diam karena malu"


" Oppa, mandi dan segera keluar.. Nari menemui tamu dulu.. Ucap Nari"


" Sayang..


" Lihatlah muka Oppa merah.. bukankah Nari sudah ingatkan sebelumnya.. Ucap Nari"


" Kamu mengejekku?? Tanya Jungkook"


" Tidak.. Sudah cepat bersihkan tubuh Oppa..


.


.


.


.


.


.


" Kebetulan sekali aku datang saat perutku terasa lapar.. Ucap Sang Min"


" Biar Ibu siapkan makan untuk mu nak.. Ucap Ibu Nari"


" Terima kasih Bibi.. Ucap Sang Min"


" Maafkan aku, harusnya aku datang tadi pukul 5.. aku tertidur terlalu lama.. Ucap Jungkook"


" Tidak apapa.. aku kan sudah bilang untuk datang kesini.. aku tau kamu pasti kelelahan.. Ucap Sang Min"


" Oppa, ayo makan dulu.. Sang Min juga..


" Iya.. Ucap Jungkook"


Meja makan..



" kamu membuatkan ku Dwaeji Gukbap sayang?? Bukankah kamu masih mual dengan bau bawang putih.. Ucap Jungkook"


" Ibu yang membantuku untuk itu.. Ucapnya"


" Terimakasih ya sayang.. Ucap Jungkook"


" Sama sama sayang..


" Makanlah nak.. Ucap Ibu Nari kepada Sang Min"


" Ohh iya.. selamat makan.. Ucap Sang Min"


" selamat makan..


Mereka menikmati makan malam mereka.. Jungkook selalu lahap saat makan makanan yang dibuat oleh Nari.. Dia tidak pernah menolaknya karena Nari selalu membuatkan makanan yang enak untuk Jungkook.


Setelah makan malam bersama.. Jungkook sedang membahas pekerjaan dengan Sang Min..


Nari membawakan minuman untuk mereka berdua dan duduk di samping Jungkook..


" Aku belum pernah melakukannya kalo seperti itu.. aku tidak berani.. Ucap Jungkook"


" Memangnya ada apa sayang?? Tanya Nari saat baru duduk di samping Jungkook"


" ah ya bukankah kamu pernah melakukannya Nari aa.. maksud ku kamu bisa.. Ucap Sang Min"


" Tidak.. aku tidak mengijinkannya.. Ucap Jungkook"


" Memangnya apa??? Mengijinkan untuk apa?.. Ucap Nari"


" Sudahlah tidak perlu menerima pekerjaan itu.. ucap Sang Min"


" Iya.. tidak perlu.. Ucap Jungkook"


" Kenapa kalian tidak menjawab ku.. ada apa? Sang Min aa.. Ucap Nari.. Dia sedikit melotot kepada Sang Min"


" ahh itu.. ada penawaran foto untuk membuat New Born Photography.. aku kira Jungkook bisa tapi Dia tidak bisa.. aku kira akan bagus karena ini bayi klien kita.. siapa tau mereka memberikan kita kontrak tetap setelah mendapatkan hasil fotonya.. hanya beberapa foto saja.. Ucap Sang Min"


" New Born Photography?? Ya, aku bisa.. boleh aku melakukannya Oppa??? Ini tidak akan berat.. Ucapnya"


" Apa tidak apapa Nari aa?? Tanya Sang Min"


" Tidak sayang.. aku tidak mau kamu bekerja.. dokter bilang untuk istirahat.. tidak sayang.. Ucap Jungkook"


" Sayang bukankah hanya untuk beberapa foto saja.. biarkan aku melakukannya.. akan sangat menyenangkan.. waktu itu aku baik baik saja melakukan pengambilan fotonya jadi boleh ya.. Oppa bisa membantuku.. Ucapnya"


Walau belum pernah mengurus seorang bayi, tapi Nari pernah melakukannya sebelumnya.. Dan Dia mempelajarinya.. walau sedikit sulit tapi Dia senang melakukannya karena Dia juga sangat menyukai anak kecil..


Untuk menjadi seorang new born photographer, ada beberapa keterampilan yang harus dikuasai. Selain wajib memiliki keahlian memotret, new born photographer juga dituntut mengerti cara mengurus bayi. Karena jangan salah, untuk bisa membuat bayi tenang saat difoto, ternyata ada berbagai โ€˜ritualโ€™ yang harus dijalankan sebelumnya..


๐Ÿ’œ


aku kembali...


masih di tunggu gk???


kangen gk sama cerita ini????


maaf lama up..


masih butuh pencerahan..


terimakasih ya sudah menunggu cerita ku ini..


Happy Reading..


Have a good day..


๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜



by: nyemoetdz๐Ÿ˜˜


17/04/2020