
Nari sedang sibuk melakukan pekerjaannya..
Hal yang selalu membuatnya lupa dengan masalah pribadinya adalah bekerja.. Apalagi bermain dengan kamera.. Dia sangat suka melakukannya..
" Nona, lihatlah baju anda terkena darah.. Ucap seorang staf yang sedang membantu Nari..
Nari kemudian melihatnya dan benar lukanya mengeluarkan darah lagi..
" ahh iya.. Aku akan membersihkannya sebentar.. Nari"
" Nari..
Jungkook memanggil Nari saat akan ke kamar mandi.. Nari segera menutupi bekas darah di perutnya..
" iya Oppa..
" kenapa kamu pergi begitu saja.. Dan aku baru melihatmu.. Darimana saja kamu? JK"
" maafkan aku Oppa.. Aku terlalu kesal dengan apa yang dikatakanya.. Jadi lebih baik aku pergi.. Dan aku sedang melakukan pekerjaanku.. Nari"
" maafkan aku.. Semua ini salahku.. JK"
" tidak.. Ada harga mahal saat menjadi pacar seorang Idol.. Benarkan Oppa? Sudahlah aku sedang tidak ingin membahasnya.. Nari"
" tapi tetap saja aku yang salah.. JK"
" tidak ada yang salah.. Aku tidak mau mendengarkan Oppa bilang maaf lagi.. Aku baik baik saja.. Apa Oppa tidak bersiap? Nari"
" iya sebentar lagi.. Aku masih ingin menemuimu.. JK"
" sudah sana.. Nanti saja setelah konser.. Nari"
" kau mengusirku?? JK"
Nari meninggalkan Jungkook dan masuk kekamar mandi.. Untung Dia membawa jaket yang di berikan Jungkook kepadanya.. Dia memakainya dan menutupi luka perutnya yang terlihat berdarah..
Konser hari ke 2 berjalan lancar.. Dan konser selanjutnya akan di Shizuoka, Jepang..
Nari sedang duduk di bangku penonton yang sudah sepi.. Mengecek hasil jebretanya seorang diri.. Sudah terlalu lelah untuk berjalan ke belakang panggung.. Dia memilih mengistirahatkan sejenak kakinya.. Tidak bisanya Nari seperti ini.. Mungkin karena luka perutnya yang terasa sakit.. Entahlah..
" ahh.. Nari"
Nari merasa perutnya yang sakit..
" Nona masih disini.. Apa anda tidak pulang.. Tanya salah satu staf"
" iya pak.. Aku masih mengecek beberapa foto.. Ya sudah saya permisi.. Nari"
Nari berjalan masuk sedikit menahan sakit di perutnya..
" aku akan kirimkan fotonya nanti setelah aku cek semua.. Nari"
" iya Nona..
" ya sudah kalian kembalilah ke Hotel..
Nari berjalan keluar gedung konser dengan membawa tas yang berisi kameranya dan beberapa barang lainnya.. Setelah turun dari bus Nari kembali berjalan menuju rumahnya.
" ah ya Oppa.. Nari"
Nari segera mengambil ponselnya.. Dia ingat kalo Jungkook menghubunginya tadi..
Dia kemudian mencoba menghubunginya..
" apa kamu baru pulang? JK"
" hmmmm.. Nari"
" kamu dimana? JK"
" dijalan.. Menuju rumah.. Nari"
" apa lelah sekali? JK"
" sedikit.. Nari"
" mau ku bantu membawakan tas kamu? JK"
Jungkook yang memang dari tadi mengikuti Nari berhenti di depannya..
" Oppa.. Kenapa disini.. Nari"
" aku menunggumu.. Ayo pulang.. JK"
" iya..
" apa kamu sakit? JK"
" tidak.. Aku hanya lelah.. Nari"
" Oppa.. Nari"
Nari berjongkok merasa tidak kuat dengan sakitnya.. Tapi tetap tidak mau bilang ke Jungkook..
" kenapa? JK"
" aku lelah sekali..
" naiklah ke punggungku.. Aku akan menggendongmu.. JK"
" tidak.. Aku berat.. Nari"
" sudah ayo....
Nari kemudian naik punggung Jungkook, dan Jungkook melanjutkan jalannya dengan Nari yang ada di punggungnya..
" apa aku berat Oppa?.. Nari"
" hmmm kau sangat berat.. Harusnya kau diet.. JK"
" turunkan aku kalo aku berat Oppa.. Nari"
" aku hanya bercanda.. Kau bahkan terlihat kurus dari sebelumnya.. Apa kamu melakukan diet??.. JK"
" benarkah??.. Tidak.. Aku tidak melakukan hal semacam itu.. Oppa pasti lelah.. Turunkan aku saja.. Nari"
" sudah diamlah.. Ini pertama kalinya aku menggendong seorang wanita.. JK"
" kalo begitu aku beruntung.. Aku perempuan pertama? Nari"
" hmmm... Sayang.. JK"
" iya..
" I love you.. JK"
" I love you to.. Oppa boleh aku tidur sebentar.. Aku sangat lelah.. Nari"
" iya.. Tidurlah.. JK"
Nari memejamkan matanya.. Sejak tadi matanya sudah berkunang kunang.. Andai Jungkook tidak menggendongnya pasti Nari sudah pingsan..
Sesampainya di rumah Nari, Jungkook membaringkan tubuh Nari pelan.. Dan menyelimutinya..
Keesokan harinya..
Member akan kembali ke Seoul sebelum konser ke Shinzuoka, Jepang.. Nari juga akan pulang.. Karena akan ada pemotretan yang akan dilkukan BTS di Korea..
" Jungkook aa.. Apa kamu berdarah? Tanya asisten JK"
" tidak.. memangnya kenapa.. JK"
" bukankah ini bajumu yang kamu pakai semalam? Ada bekas darah di sini..
" apa benar darah? Mungkin noda lain.. Lihat.. JK"
Jungkook tiba tiba ingat Nari.. Dia segera menghubuginya.. Tapi ponsel Nari tidak aktif..
" apa sebagian staff sudah pulang duluan? JK"
" iya beberapa staf pulang dulu.. Bukankah Nari juga pulang duluan.. Pukul 2 siang tadi..
" iya juga.. JK"
" kenapa?
" ahh tidak.. Nari"
Pukul 8 malam BTS sampai di bandara Korea.. Jungkook yang mencoba menghubungi Nari sejak tadi belum juga bisa menyambung..
Jungkook sampai menyuru Chun Hei untuk mengecek Nari di apartemennya.. Tapi Dia tidak disana.. Di kantor juga tidak ada..
" apa bisa? Jimin"
" tetap tidak bisa hyung.. Dia juga tidak ada di apartemennya.. JK"
Jungkook kemudian menghubungi orang kantor..
" bisa tolong lihat apa Nari berada di kantor? JK"
" ahh Nona Nari berada di rumah sakit.. Tadi saat sampai di bandara di pingsan..
" pingsan? Bagiamana bisa? JK"
" aku kurang tau.. Timnya yang membawa Nari ke rumah sakit.. Kata staf lain saat dirumah sakit Dia bertemu Ibunya..
" dirumah sakit? Dan Ibunya? Maksud kamu Ibuku? JK"
" bukan.. Dia bilag Ibu Nari.. Dia yang menemui Nari di studio waktu itu.. Bukankah itu ibunya..
" ahh iya.. Di rumah sakit mana Dia di bawa? JK"
Jungkook dan Jimin langsung pergi ke rumah sakit dimana Nari berada..
Dengan penjagaan yang extra.. Jungkook dapat masuk dengan mudahnya.. Tanpa orang lain mengenalinya..
" maaf.. Apa Nari baik baik saja? JK"
Jungkook masuk dan ada seseorang disana.. Itu Ibu Nari.. Dan terlihat Nari yang terlelap disana..
" ohh iya.. Maafkan aku.. Harusnya aku memberimu kabar.. Tapi ponsel Nari mati.. Kondisinya baik.. Hanya luka paska operasinya infeksi.. Tapi sudah ditanggani..
" syukurlah.. JK"
" ya sudah.. Ibu tinggal dulu.. Dan tolong jangan bilang kepadanya kalo Ibu disini.. Ibu permisi.. Ibu Nari"
" apa ibu tidak menunggunya bangun?? JK"
" tidak.. Ibu juga meninggalkan anak laki laki Ibu d kamarnya.. Ibu permisi.. Ibu Nari"
Ibunya Nari kemudian keluar dari ruang UGD..
" apa Ibunya tidak melakukan apapa ke Nari?.. Jimin"
" semoga tidak hyung.. Lihatlah Dia.. Pembohonh ulung.. Aku selalu merasa bersalah melihatnya seperti ini.. Dia bahkan membohongiku semalam.. Aku... JK"
" bukankah begituka Nari.. Dia akan menahannya sendiri tidak mau membuat khawatir orang lain.. Walau akhirnya akan seperti ini.. Jimin"
Nari membuka matanya perlahan.. Merasa tangannya disentuh dan ada suara orang yang paling dicintainya..
" Oppa.. Ucap Nari lirih"
" hai puteri tidur.. Apa terasa sakit? JK"
" ini dimana? Nari"
" kamu dirumah sakit.. Dan kamu pingsan dibandara.. Apa kamu merasa sakit sejak semalam.. JK"
" maafkan aku..
" kau selalu seperti itu.. Kau ingin pulang sekarang? JK"
" bolehkah?
" Im Nari Im Nari.. Kau selalu seperti ini.. JK"
Nari diperbolehkan pulang dan sekarang sedang beristirahat di apartemennya..
" diam dan menurutlah.. JK"
" iya.. Kau harus istirahat, tidak boleh melakukan apapun dulu.. Cukup berbaring dan tidur.. Itukan yang akan Oppa katakan?
" kamu itu benar benar ya.. JK"
" Oppa sebaiknya pulang dan istirahat juga.. Ini sudah malam.. Apa Oppa mau bermalam disini? Nari"
" aku ingin disini dan memastikan kamu tidur dengan nyenyak.. JK"
Keesokan harinya..
Bukan Nari kalo tidak keras kepala.. Dia sekarang sudah ada di kantor.. Jungkook melarangnya untuk bekerja dan istirahat tapi Nari tetap berangakat kerja..
Hari ini member akan melakukan foto Summer Pack mereka.. Dan pagi sekali Nari sudah berangkat ke lokasi bersama timnya..
Semalam Jungkook pulang setelah memastikan Nari tertidur pulas.. Sekarang Nari sudah mulai bekerja lagi..
Pukul 8 pagi member sudah berada di lokasi pemotretan.. Dan lagi Jungkook dibuat jengkel oleh Nari.. Dokter menyuruhnya istirahat tapi Dia malah melakukan pekerjaannya..
" Oppa dengarkan dulu..
" aku tidak mau mendengarkan alasanmu.. Lakukan sesuka hatimu..
Jungkook berjalan meninggalkan Nari yang ingin menjelaskan sesuatu kepada Jungkook.. Tapi Dia tidak mau mendengarnya..
Setelah bersiap para member mulai melakukn pengambilan gambarnya.. Dan Nari yang melakukannya.. Nari merasa bersalah dengan Jungkook, Dia bahkan mendiaminya..
" Jungkook ssi, bisa kau tersenyum.. Ucap tuan Do"
" ini sudah tersenyum.. JK"
Jawab Jungkook sewot.. Nari yang melihatnya tersenyum karena melihat tingkahnya itu..
" kalian bisa makan siang dulu.. Kita lanjutkn setelah makan siang.. Nari"
" baik Nona..
Nari menyuruh orang lain makan siang, Dia masih saja meneruskan pekerjaannya.. Perutnya terasa sakit saat ini.. Luka operasinya yang berdarah lagi terasa nyeri..
" kam tidak makan? Jimin"
" ahh iya Oppa.. Nari"
" sudah masuk dan makanlah.. Kau membuat Jungkook tidak mood hari ini.. Jimin"
" iya Oppa.. Aku akan masuk dulu..
Nari berjalan masuk.. Sesekali memengangi perutnya..
" Oppa.. Nari"
Nari yang melihat Jungkook sedang duduk sambil memakan camilan mendekatinya..
Tapi Jungkook diam tak menjawab sapaan Nari..
" Oppa.. Nari"
" apa Oppa sudah makan siang? Nari"
" Nari lapar.. Temani Nari makan ya.. Nari"
Tetap saja Jungkook tidak menjawabnya..
" ayolah Oppa..
" makanlah bersama yang lain.. Aku sedang tidak lapar.. JK"
" aku ingin makan bersamamu.. Ayolah Oppa.. Nari"
" tidak.. JK"
" ya sudah kalo begitu aku tidak makan juga..
Saat Nari akan berdiri Jungkook menggandengnya ke tempat staf menyiapkan makan..
Nari yang memang tau kalo Jungkook tidak akan tega membiarkannya.. tersenyum..
" boleh kita makan dalam satu piring? Nari"
" kamu kenapa hari ini? Jangan harap kamu ingin merayuku.. Makanlah..
Jungkook sudah mengambilkan sepiring makanan untuk Nari..
" kenapa banyak sekali.. Nari"
" Oppa.... Nari"
Jungkook berjalan mendahului Nari yang terlihat kesal dengan Jungkook karena mengambilkan porsi yang banyak..
Nari mengikuti jalan dan duduk berhadapan dengan Jungkook..
" wah Nari.. Kau akan habiskan semua itu?? Tae"
Bukannya menjawab Nari mala menatap tajam Jungkook yang melihat Nari dengan tersenyum.. Dengan memajukan mulutnya terlihat tambah lucu bukannya menakutkan..
" ohh lihatlah expresimu itu.. JK"
🍁🍁🍁