
Mike yang baru terbangun dari tidurnya merasa terkejut karena ada beberapa panggilan dan pesan yang memberitahu berita mengenai dirinya.
Bahkan akun lambe-lambean turut menyorot beritanya.
"Benar kata bu kades," gumam Mike.
Rebecca pasti sudah tahu berita ini tapi perempuan itu masih belum memberi reaksi apapun.
Jadi, hari ini Mike berusaha lebih keras lagi menggiling padi supaya lepas dari tangkainya kemudian dia jemur. Seperti sebelumnya, Mike tidak mengenakan apapun dan bertelanjang dada.
Kalau kemarin janda-janda yang menjerit, hari ini justru para gadis desa Suka Maju yang berbondong-bondong melihat aksi Mike karena mereka melihat bule itu di sosial media.
"Wow, wow... Mike sekarang sudah punya fans baru guys, ternyata bukan hanya para janda tapi gadis desa kita dibuat terpesona oleh roti sobek pak bule," Megan kembali membuat story hari ini.
"Jangan lupa nonton video lengkapnya di chanel youtube bu kades!"
Rebecca melihat story itu berulang kali, seharusnya dia biasa saja seperti yang sudah-sudah tapi kenapa sekarang jadi gelisah?
"Bu presdir," panggil salah satu pengawalnya karena perempuan itu tak kunjung turun dari mobil.
"Apa bu presdir kurang sehat?"
"Aku baik-baik saja," jawab Rebecca. Dia berusaha untuk tidak memikirkan perjaka tua yang tengah tebar pesona di kampung.
Namun, berita mengenai Mike sudah menyebar di seluruh kantor.
"Bukankah ini asisten Mike?"
"Iya benar jadi asisten Mike mengambil cuti untuk mengejar cintanya?"
"Aaaa... so sweet!"
"Ternyata kanebo kering di kantor kita bisa tertarik dengan wanita!"
Ternyata yang berpikir bahwa Mike itu gay bukan hanya Zester saja.
Ingin tenang, Rebecca justru merasa terganggu sekali.
Sementara Mike masih sibuk dengan padi-padinya sendiri yang dia jemur setelah digiling, kulitnya yang putih kini menjadi sedikit kecoklatan tapi justru menambah kesan seksi.
"Kalau sudah kering, apa bisa langsung digiling menjadi beras?" tanya Mike pada Ara yang bersamanya.
"Tentu saja bisa, kita beri nama berasnya, beras cinta," Ara memberi usul.
"Jangan pikirkan berapa kilonya tapi pikirkan bagaimana usahanya," balas Ara.
Akhirnya setelah proses yang memakan waktu beberapa hari, padi Mike sudah siap digiling. Lelaki itu memikul satu karung gabah ke pabrik berasnya pak kades.
"Pak bule sudah datang!" seru salah satu mandor di sana.
Beras Mike mendapat prioritas utama. Hari itu dengan dibantu karyawan pabrik pak kades, Mike berhasil mendapatkan beberapa kilo beras yang langsung dikemas bahkan dibuatkan karung desaign sendiri.
"Beras cinta yang dibuat dengan cinta," komentar Ara merasa puas.
"Sekarang buat video penyataan cintanya," timpal Megan.
Agam sudah mempersiapkan set untuk pembuatan video di pabrik beras ayahnya, Mike duduk di sebuah kursi dengan beras cinta miliknya.
Saat kamera menyala, lelaki itu melihat ke arah kamera dan membayangkan kalau berbicara pada Rebecca.
"Becca, aku tahu kau sudah memiliki segalanya karena itu aku hanya bisa memberikan ketulusan di setiap bulir beras ini. Aku tidak peduli dengan jarak usia kita dan semua aib yang kau miliki, aku hanya ingin kita melangkah di jalan yang sama..."
"Dan menghabiskan waktu dan menua bersama..."
"I love you, Becca!"
Ara mengerutkan keningnya mendengar pernyataan cinta Mike itu. "Becca?"
"Apa itu mommy Rebecca?"
Megan juga memikirkan hal yang sama. "Astaga, jadi aku membantu calon besanku mendapatkan cinta?"
"Bukan hanya itu, bagaimana caranya bicara pada Zee?" Ara jadi merasa cemas.
_
Sebenarnya capek ngomong ini terus karena terus berulang, buat readers yang gak mau kasih rate bintang 5, please gak usah rate karya othor ya😢
Terus buat akun2 bodong yg sengaja kasih rate bintang satu, semoga keisengan kalian bawa berkah ya karena udah jatuhin karya orang lain.
Bantu othor buat naikin rate Bulok sama mbak Ara ya ges, kasih bintang 5 di pojok kanan atas.
Terima kasih dan luv you all ❤😘