
Zester membantu mengeringkan rambut istrinya memakai hair dryer kemudian membantu menyisir rambut itu.
Rambut Ara begitu wangi sampai membuatnya ingin menciuminya lagi.
"Kita tidak usah turun ke bawah, Yank. Aku ingin terus berduaan denganmu, kita pesan makanan kemari saja," ucap Zester membujuk istrinya.
"Keluarga kita sudah menunggu, aku malu kalau tidak turun ke bawah," balas Ara.
"Kita kan pengantin baru pasti mereka akan mengerti," Zester masih kukuh.
Ara menggelengkan kepalanya. "Justru karena itu, kita kan akan pergi bulan madu jadi aku ingin berpamitan pada semuanya!"
"Baiklah," Zester jadi teringat ayah mertuanya yang suka marah-marah padanya.
Jadi, setelah pasangan pengantin baru itu bersiap, mereka turun ke lantai bawah untuk bergabung bersama anggota keluarga yang menunggu mereka.
"Akhirnya turun juga," komentar Megan. Dia memperhatikan putrinya yang cara berjalannya tampak tidak seperti biasanya.
Sudah dipastikan malam pertama berhasil sukses.
Zester mengerlingkan matanya pada Mike karena daddy tirinya itu sudah memberikan ramuan STMJ semalam.
"Aku bolak balik sesuai instruksimu dan memang rasanya bikin merem melek," bisik Zester.
"Nah kan, apa aku bilang," balas Mike.
Hubungan keduanya justru sekarang seperti teman, bukan seperti anak dan daddy tiri.
"Ehem!" Theo berdehem supaya kedua bule itu berhenti membicarakan hal mesum. "Ada Agam di sini!"
Kebetulan tempat duduk mereka berdekatan jadi Theo sedikit mendengar pembicaraan besan dan menantunya itu.
"Tapi ayah mertua senang, 'kan? Ara tidak mau menunda kehamilan jadi..." Zester tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena Theo memicingkan matanya.
"Jangan bahas perkembang biakan di sini, telinga anak laki-lakiku nanti ternoda," Theo berusaha menutupi telinga Agam.
[ Author note : Justru dedek Agam nanti yang paling canggih😅]
"Jadi, kalian mau bulan madu ke mana?" tanya Rebecca yang belum tahu mengenai rencana bulan madu.
"Zee..." Rebecca kaget mendengarnya. Selama ini Zester menghindari yang namanya kapal dan lautan.
"I'm okay, Mom. Aku akan menghilangkan rasa trauma itu dan mengukir kenangan indah bersama istriku," ucap Zester seraya menggenggam tangan Ara.
"Dan Ara, apa kau jadi mengambil tawaran iklan dan film?" tanya Megan.
"Untuk film mungkin tidak, kalau iklan akan aku pikirkan karena aku tidak mau terlalu sibuk dan ingin selalu ada untuk suamiku," jawab Ara malu-malu.
"Ya ampun, Yank. Aku jadi ingin menggendongmu ke kamar," timpal Zester yang merasa terharu.
Sesuai rencana Zester, dia akan membawa istrinya untuk berbulan madu ke kapal pesiar yang akan membawa mereka ke negara Jepang.
Setelah mendarat di Jepang nanti, mereka akan melihat konser musik di sana kemudian terbang ke Korea dan negara lainnya.
Zester ingin menggunakan waktu libur dan cutinya sebaik mungkin.
"Kalau bulan madu selesai, kita bisa melihat rumah baru yang akan kita tinggali nanti," ucap Zester setelah menjelaskan semua rencananya.
"Ternyata suamiku sudah mempersiapkan semuanya," tanggap Ara.
"Tentu saja, semua hanya butuh kata IYA dari mulutmu, Yank," Zester memeluk istrinya. "Kalau ada yang kau inginkan, tinggal bicara pada abang ganteng ini!"
"Untuk sekarang semua sudah cukup," balas Ara yang menikmati pelukan suaminya. "Aku hanya masih canggung dengan status baruku!"
"Jangan canggung, aku tidak akan menuntut apapun. Aku hanya ingin istriku bahagia," ucap Zester.
_
Catatan Author :
Yang tanya kapan cerita dedek Agam? Othor udah mulai tabung bab tapi rilisnya tunggu Ara dan Zee punya anak dulu, ya🤭
Karena cerita abang ganteng di rank 1 jadi ceritanya masih lanjut ya dengan konflik kecil di kehidupan rumah tangga mereka.
Temenin terus abang bule sampe jadi suami dan daddy idaman ya ges...
Luv u all ❤😘