
Asap hitam itu membuat pandangan mereka tertutup beberapa saat. Setelah asap itu hilang 4 orang berjubah hitam tadi juga menghilang.
Aris yang tidak terkena asap itu juga tidak melihat siapapun keluar dari kepungan asap itu tapi kok mereka hilang.
"Waduh mereka hilang. Sialan kita terkecoh." ucap indah kesal.
"Hey nona manis jangan marah marah terus nanti cantiknya luntur." goda zola ke indah.
"Idih apaan sih lu. Ini yang namanya zola yu?" tanya indah.
"Iya ini zola. Ayo kita kumpul dulu."
Setelah mereka kumpul wulan muncul, Ki prapto muncul dan ada 2 sosok yang asing 1 nenek tua renta dengan rambut putihnya satunya lagi Seperti Prajurit jaman dahulu.
"Perkenalkan siapa kalian berdua?" ucap wulan.
"Aku nyai melati yang bertugas menjaga keturunanku ini." ucap nenek itu menunjuk agus.
"Aku petarung abad pertengahan yang di selamatkan zola saat kecil."
"Lalu apa yang kalian jaga ini indigo sejal lahir." tanya wulan lagi.
Keduanya kompak menggeleng.
"Sudah kuduga oke langsung saja pada topik utama. Jadi di sini kita kumpul karena kita akan bersatu melawan musuh yang sama. Mungkin kalian sudah tahu tentang bono bukan."
Agus dan zola mengangguk.
"Hari jum'at malam Kita akan perang melawan kelompok bono yang bertujuan jahat.Nanti malam kita akan membuat rencana bersama. Kita berkumpul di lapangan sukoharjo untuk bahas rencananya." jelas wulan.
"Maaf rumahku jauh dari sana bisa ganti nggak?" protes agus.
"Nggak bisa. Udah aku mau pergi ada urusan." ucap wulan seenak jidat lalu pergi entah kemana di ikuti ki Prapto juga menghilang.
"Nenek bisa pergi sekarang." ucap agus.
"Pergilah giro." perintah zola.
"Kita berempat punya penjaga dan anak ini kok nggak punya?" tanya zola.
"Dia punya mata yang bisa mendeteksi musuh dan teman dari jarak jauh. Oke sekarang gw mau atur beberapa strategi. Pertama gw mau tahu agus punya jurus apa?" tanya bayu.
"Aku bisa tenaga dalam dikit2 mas." ucap agus.
"Oke dan indah bisa serangan jarak dekat dan jauh kemungkinan kalian punya tugas yang sama yaitu serengan jarak jauh. Zola apa lu juga bisa serangan jarak jauh?"
"Bisa tapi gw lebih suka serangan jarak dekat lebih berasa greget aja."
"Oke kita berdua sama. Aris sebagai tim analisis serangan ok."
Semua mengangguk.
"Oke sekarang kita balik kelas masing2."
"Lihat jam udah jam berapa ini? Gw mau bolos aja." ucap zola pergi.
"Ke kantin aja yuk mas." usul agus.
"Gw gk ikut ke kantin gw ada perlu." indah juga pergi.
Aris dan bayu memilih ke kantin bersama agus karena masuk kelas juga percuma udah di alfa 3 jam pelajaran.
......................
"Kenapa kok mundur mundur? Takut ya lihat wajah gw?🤣🤣" rindu malah tertawa seram.
"Katanya nyariin gw? Udah ketemu kan sekarang mau lu apa? maksa gw ikut gabung kelompok kecil lu itu? Udah urus aja urusan lu sendiri jangan libatin gw anggap aja gw nggak ada." ucap rindu setelah tawanya terhenti.
Selesai berkata seperti itu rindu menunduk lalu pergi.
"Tunggu kenapa lu nolak ajakan gw? kita dalam bahaya." ucapan itu akhirnya keluar dari mulut indah.
"Hahaha 🤣🤣 Bahaya buat lu tapi tidak denganku karena aku suka peperangan..." Wuss... Sosok rindu hilang dari hadapan indah. Indah sendiri juga kaget sebenarnya rindu ini manusia atau bukan.
......................
Skip malamnya bayu dan aris sampai duluan di ikuti indah dan zola terakhir agus yang rumahnya paling jauh.
"Semua udah kumpul ayo kita berangkat. Wulandari mereka sudah siap ayo berangkat."
Mereka dalam sekejap pindah ke tempat di mana bayu biasa berlatih di sana udah ada wulan dan ki prapto.
"Selamat datang di tempat latihan. Malam ini kalian akan melawan kami." ucap wulan sambil menunjukan beberapa pasukan.
Pertempuran pertama bisa dengan mudah di bantai di sini aris tidak ikut berlatih tapi aris di ajari strategi penyerangan dan pertahanan oleh wulan.
"100 Prajurit istana bisa kalian hadapi tapi bagaimana kalau seribu?" inilah mereka.
Pertempuran kedua sungguh tidak masuk akal akhirnya bayu dan 3 orang lainnya terkapar. Seperti dulu wulan memberi mereka air dan efeknya luar biasa tenaga mereka udah terkumpul lagi.
"Dari 1000 pasukan 217 yang berhasil kalian kalahkan sekarang kalian ingin melawan kelompok bono? ayo berdiri tunjukan kemampuan kalian. Bayu tugasmu adalah petarung utama tugasmu melindungi aris dan agus tunjukan latihanmu selama ini. Peranmu sangat vital karena mengawal titik pusat. Zola tugasmu tidak jauh beda dengan bayu tapi kamu punya serangan jarak jauh kenapa tidak di gunakan? Kombinasikan keduanya. Indah Tugasmu juga mengawal dan mengawasi musuh yang mendekat supaya tidak menyerang aris dan agus di tengah jangan lengah. Agus kamu punya beberapa ilmu ayo keluarkan. Aris seperti yang ku ajarkan jangan mamu berteriak tunjukan komando sang Jendral perang. Ayo kita mulai lagi." jelas wulan tegas.
Pertarungan di ulang mereka berlima di kepung kembali tapi kali ini pertahanannya sangat solid serangan juga lebih terasa bahkan seperempat Prajurit istana yang tersisa di libas bayu sendirian.
"Bagus kalian semua hebat untuk bayu aku ingin bicara berdua dengannya."
"Jangan terbawa suasana tetap tenang. Kamu pikir dengan habisnya pasukan perang usai? tidak masih ada atasannya jadi tetap kompak jangan merasa paling kuat dengan melawan 200 pasukan sendiri." Wejangan dari wulan menyadarkan bayu.
Setelah istirahat dan makan mereka lanjut tapi kali ini wulan punya kejutan buat mereka apa itu?
"Oke sekarang lawan kalian adalah mereka" tunjuk wulan ke 5 orang yang entah mereka siapa.
"Mereka siapa?" tanya bayu.
"Mereka hanya manusia buatan alias kloning tapi jangan salah kemampuan mereka di atas rata rata. Ayo semua bersiap latihan akan di mulai lagi.
Pertarungan di mulai dan keduanya memakai formasi yang sama bayu. Bayu dan yang lain heran kok bisa sama. Tidak ada serangan di awal tapi zola menyerang dari jarak jauh tapi sungguh di luar nalar musuh zola tahu dan punya jurus yang di keluarkan zola. Bayu menerjang ke lawannya dan pertarungan sengit terjadi keduanya imbang.
Dari situ indah dan agus tahu bahwa kita melawan diri kita masing masing.
"Gus kita tuker musuh." usul indah.
"Iya gw ngerti."
Setelah ganti musuh indah mampu mengalahkan kloningnya agus dengan mudah tapi agus juga hampir tumbang melawan kloning indah maka indah segera membantu.
"Lawanmu aku jangan diam saja." Ucap seseorang di belakang aris.
Aris akan berbalik tapi lehernya udah di jerat oleh tangan kloningan nya. Aris tak bisa bergerak tapi aris tidak menyerah dia punya ide cemerlang. Aris melompat lalu menunduk dan membanting kloningnya ke depan. Kloning aris terjatuh lalu bangun lagi. Pertarungan sengit duel tangan kosong terjadi. Di sini indah dan agus yang untung karena mereka berhasil melumpuhkan kloning agus dan indah lalu membantu aris dan lanjut melumpuhkan kloning zola dan terakhir bayu. Pertarungan usai para kloning berubah jadi kayu gelondongan.
"Jadi dari tadi kita melawan kayu sebesar itu?" ucap zola.
"Bukan kayu itu hanya media tapi lawan kalian ya kembaran kalian sendiri. Sekarang udah lewat tengah malam kita masih punya 3 jam untuk berlatih sekarang kalian berlatih dengan jin penjaga masing masing. Bayu dan aris ayo ikut aku." ucap wulan.