
......................
Setelah bayu pergi suasana di rumah erlin sangat menegangkan karena menurut kata raja genderuwo dirinya akan mendapatkan jiwa erlin jika raganya sudah lupa dengan jiwanya sendiri. Seharusnya raga akan lupa jasadnya jika di tinggal jiwanya selama berbulan bulan. Tapi itu jika raganya tetap kodong kalau di isi makhluk halus bisa lebih cepat lupa. Wulan juga sudah tak berdaya karena setiap ia melawan jaring itu akan menyetrumnya dan mengambil tenaga wulan.
Di luar gerbang nampak pak ustad bingung harus berbuat apa. Dia bisa saja maju tapi dia sadar ilmunya tak seberapa di banding raja jin. Tiba tiba terdengar ringkikan kuda dari arah barat. Terlihat kereta Kuda berwarna hijau di tarik 2 kuda putih tampak mengarah ke tempat pak ustad berada. Ternyata salah kuda itu berhenti di halaman rumah erlin.
Setelah kereta berhenti dengan sempurna turunlah 2 pemuda berpakaian seperti kesatria dengan baju baja menyelimuti seluruh tubuhnya kecuali kepalanya. Setelah mereka turun mereka menunduk hormat ke arah kereta lalu muncul seorang perempuan muda berpakaian mirip putri kerajaan dia adalah nawang ya memang pakaian nawang dan wulan memang berbeda. Satu lagi wanita dewasa sangat anggun bagaikan seorang ratu turun dan itulah ratu galuh.
'Apa perintah selanjutnya ratu? pasukan sudah siap' ucap pemuda berkulit putih.
'Tidak perlu pasukan untuk menyerang karena pasukan raja genderuwo sudah musnah kini tinggal dia dan 4 komandan pasukannya di dalam' ucap sang ratu.
'Apa putri Wulan yang memusnahkan pasukan raja genderuwo ratu?' tanya pemuda berkulit sawo matang.
'Ya betul.' jawab ratu bangga tapi tidak dengan nawang yang iri jika adiknya lebih baik darinya.
'Nawang masuk dan selamatkan adikmu biar bunda yang melawan raja sialan itu' ucap ratu galuh kepada nawang.
'Tapi bun...'
'Tidak ada tapi cepat bergerak' potong ratu.
Dengan cemberut nawang berjalan menuju rumah erlin. Kenapa nawang tidak melesat seperti wulan? Ya memang nawang ini pemalas dia jarang latihan fisik dan kanuragan makanya gerakannya tak segesit wulan yang tiap hari selalu menyempatkan diri berlatih walau cuma 1 menit.
Saat nawang mendekati rumah sosok pria besar,tinggi dan bertaring keluar dari kamar di ikuti 4 panglima genderuwo.
'Mau apa kau ratu siluman? Kau cari anakmu itu? akan kuserahkan asal kau tidak mengganggu rencanaku' ucap raja genderuwo dengan wujud manusia normal.
'Aku tidak ingin bernego denganmu karena kedatanganku untuk menangkap mu Hyaaa... ' ucap ratu lalu menyerang maju.
'Sialan.' umpat raja genderuwo saat mendapat serangan cepat dari ratu galuh. Memang benar kecepatan dan kegesitan wulan menurun dari bundanya. Sekarang raja genderuwo terlihat kuwalahan menghadapi serangan cepat ratu galuh. Saat raja genderuwo lengah ratu galuh berhasil menendang kaki sebelah raja genderuwo dan membuatnya jatuh terjerembab.
'Nawang cepat kau ambil adikmu bersama 2 panglima kumbang' perintah ratu di sela pertarungan nya.
Nawang bergegas menuju kamar erlin tapi di hadang 4 genderuwo yang mengikuti raja genderuwo tadi.
'Tidak semudah itu nona manis. Hadapi kami dulu baru kau bisa mengambil adikmu dan raga anak ini' ucap salah satu dari mereka.
'Haha... aku memang cantik sejak lahir. Sett.... ' nawang memukul tapi dapat di tangkap dengan mudah.
'Pengecut lepaskan putri nawang atau kau terima akibatnya Auumm... 🐯' Ucap panglima kumbang.
'Aku tidak takut dengan kucing sepertimu haaa.... ' Nawang di lempar ke sudut ruangan dekat dengan wulan berada. Pertemupurang 4 panglima vs 2 panglima pun berjalan alot pasalnya 2 panglima mampu mengimbangi 4 panglima dengan wujud harimau mereka malah sesekali melancarkan cakaran yang membuat kulit 4 panglima genderuwo sobek.
Saat yang lain sibuk bertarung nawang melepaskan wulan dari jala sutra milik raja jin tapi sayang wulan masih lemas jadi tidak bisa membawa mereka kembali secepatnya. Nawang pun tidak bisa melesat jadi dia hanya bisa membopong wulan.
'Kakak bantu panglima kumbang saja setelah itu bantu bunda supaya cepat selesai. Aku biar di sini saja untuk mengisi tenagaku.' ucap wulan.
'Kamu kan tahu aku nggak pandai bertarung fisik.' ucap nawang.
'Aku tahu kakak bisa tapi memang kakak yang malas melakukannya. Ayo lah kak bunda ratu sudah percaya sama kakak.' bujuk wulan.
'Maksudnya percaya bagaimana?' tanya nawang.
'Iya ibunda bilang penangkapan raja genderuwo di serahkan ke kakak bukan kepadaku seperti biasanya karena bunda ingin tahu seperti apa perkembangan kakak. Karena aku tidak lama lagi akan jarang berada di istana kak.' ucap wulan.
'Mau kemana kamu?' tanya nawang.
'Biar bunda saja yang menjawab tapi setelah pertarungan ini usai kak.'
'Baiklah kalau begitu.' Nawang diam sejenak lalu sebuah cahaya api keluar dari seluruh tubuhnya.
Nawang pun melesat ke arah 6 panglima yang sedang bertarung. Ternyata benar kata wulan kemampuan kakaknya sangat hebat jika benar benar di keluarkan. Kini wulan memandang ke arah bundanya yang sudah berubah jadi ular besar begitu juga lawannya yang berubah jadi gorila besar tapi masih kalah besar dengan ular jelmaan ratu galuh akibatnya hanya dengan ekor gorila tersebut kuwalahan dan pada akhirnya ular itu memakan gorila itu. Pertarungan 2 silumah telah usai dengan raja genderuwo kalah dan terkurung di kerangkeng ciptaan ratu galuh.
Ratu galuh memberi kode ke wulan untuk segera melakukan pengisian tenaga. Lima belas menit pertarungan 3 vs 4 itu tapi belum ada pemenang walau 4 genderuwo itu sudah luka luka. Ratu galuh hanya memandang dari kejauhan sambil mengawasi raja genderuwo di sampingnya.
'Mengapa kau tidak membantu anakmu itu?' tanya raja genderuwo dari dalam kerangkeng.
'Aku sengaja datang kesini untuk menangkap mu sekaligus melihat secara langsung kemampuan putri pertamaku bertarung.' jawab ratu galuh.
'Sepertinya putri pertamamu tidak seberapa hebat masih lebih kuat adiknya yang mampu menghanguskan semua pasukanku.' ucap raja genderuwo susah payah.
'Untuk saat ini memang adiknya lebih unggul tapi suatu saat aku merasa nawang jauh lebih kuat bahkan menyamai kemampuanku.' ucap ratu tapi tidak ada suara dari raja genderuwo yang sudah pingsan.
Karena sudah bosan ratu mengeluarkan ajian untuk menangkap 4 panglima genderuwo dan hap.. ratu memukul tanah lalu muncul 4 rantai dari tanah dan menjerat badan ke empat genderuwo itu dan menyeretnya ke dalam kerangkeng yang sama dengan raja mereka.
Singkat cerita jam sudah menunjukan jam 7 malam pertarungan telah usai dan sekarang mereka bersiap kembali ke istana dengan membawa tawanan mereka. Wulan di perintah untuk menemui bayu karena firasat ratu malam ini akan ada makhluk yang menyerang bayu.