INDIGO & 7

INDIGO & 7
DEWATA.



Bayu dan pak ustad sudah sampai di istana milik ratu galuh.


Wulan mengajak mereka masuk karena ratu galuh sudah menunggunya di ruang pertemuan.


Setelah bayu dan pak ustad duduk di ruang pertemuan keduanya menatap kagum kepada ratu galuh.


"Wah ini toh ratu misterius itu. Cantik sekali." batin pak ustad.


"Kalau di amati ternyata ratu ini cantik juga dan punya wibawa." batin bayu.


"Terima kasih atas pujian kalian berdua. Saya ingin bertanya siapa nama anda?" ucap ratu galuh mengagetkan bayu dan pak ustad.


"Perkenalkan nama saya Yusuf mahmudin dan saya cucu dari Kyai Mahmud saleh dari perkampungan Tebu ireng ratu."


"Ternyata benar kamu keturunan mahmud saleh. Apa kamu juga mampu melakukan persalinan ghoib seperti leluhurmu terdahulu?" tanya ratu.


"InsyaAllah saya bisa cuman saya belum pernah melakukan persalinan ghoib ratu."


Ratu diam sejenak untuk berpikir.


"Saya percaya kepadamu jadi tolong lakukan persalinan ghoib untuk anak di dalam kamar itu."


"Saya datang ke sini memang ingin meminta ijin melakukan itu ratu. Jadi dengan senang hati saya akan melakukannya semaksimal mungkin."


"Baiklah sebentar lagi akan tiba waktunya anak itu lahir kamu bisa melakukan ritualnya sekarang. Apa ada alat yang harus di persiapkan?" tanya ratu.


"Saya hanya butuh ruangan kosong saja ratu. Alat sudah saya bawa di tas saya ini."


"Baiklah. Pelayan antar orang ini ke kamar kosong di dekat kamar manusia yang hamil itu."


Datang seorang pelayan.


"Baik ratu. Mari tuan ikut saya."


Pak yusuf meninggalkan bayu berdua dengan ratu di ruang pertemuan.


Bayu jadi canggung dan tak berani menatap wajah ratu galuh.


"Kenapa kamu diam saja bayu?" tanya ratu.


"Tidak apa apa ratu."


"Ohh kamu canggung bicara denganku baiklah akan kupanggil wulan menemanimu di sini biar nggak bosen."


"Tidak usah ratu."


"Kenapa? Daripada kamu diem aja. Wulan sini temenin bayu!" ucap ratu galuh dan wulan langsung datang.


"Ada apa bunda?"


"Ajak bayu ngobrol bunda mau masuk dulu."


"Ya kali gw ngobrol sama ratu. Orang isi hati gw aja bisa di baca kok." ucap bayu agak tenang.


"Haha... terus bedanya sama gw apa? Gw juga bisa baca isi hatimu kok."


"Kalo elu mah bodo amat gw asal bukan ratu aja."


"Bilang aja lu terpesona kan dengan kecantikan bunda ratu."


"Ehh enggak kok tapi anu..."


"Udah gw tahu kok isi hatimu."


"Sialah anak sama ibu sama sama ngeselin."


"Heh ngomong apa lu barusan. Gw bilangin bunda ya." ucap wulan lalu berdiri.


"Ehh enggak kok jangan jadi tukang ngadu dong. cantik cantik kok ngaduan sih nanti cantiknya ilang lo." rayu bayu panik.


Singkat cerita detik detik lahirnya anak 2 alam akan terjadi. Tepat pukul 00.00 Tiba tiba tubuh erlin bergerak gerak tapi mata erlin tetap terpejam. Perut erlin yang sudah membuncit besar bergerak dan muncul cahaya berganti ganti warna. Dengan sigap pak ustad melafalkan do'a pembukann dan muncul sebuah lubang dari perut erlin lalu tangan pak ustad masuk. Beberapa saat pak ustad berusaha mengeluarkan apa yang ada di dalam perut erlin tapi sepertinya dia kesusahan. Peluh membanjiri kening dan tubuh pak ustad. Dengan halus pak ustad mulai mengeluarkan kaki bayi di susul badan dan terakhir kepalanya. Jelas beda dengan manusia normal yang lahir bayi ini memiliki tali pusar di kepalanya bukan di perutnya. Pak ustad manuruh bayi itu di samping tubuh erlin dan pak ustad bersila lalu sukmanya keluar disaat itu pak ustad memotong tali pusar dan bayi itu menangis keras. Ratu,wulan,nawang,bayu dan yang lain kaget mendengar tangisan itu dan satt itu juga hutan turun dengan lebatnya. Setiap bayi itu mensngis guntur juga ikut menggelegar. Beberapa menit berlalu alam ghaib di terpa hujan badai dahsyat. Wulan dan ratu sangat gelisah dengan suasana saat itu. Saat pintu di buka keluarlah pak ustad dengan wujud halusnya alias sukmanya.


"Ratu saya berhasil mengeluarkan bayi ini dalam bentuk astralnya yang berarti bayi ini tidak punya raga seorang manusia. Ratu beri nama siapa bayi laki laki ini." ucap pak ustad sambil menggendong bayi itu.


"Sesuai permintaan ayahnya dia di beri nama Dewata." ucap ratu sambil mengelus kepala bayi itu dan anehnya bayi itu melihat ratu sambil tertawa.


"Wah bayi ini suka dengan ratu. Apa ratu mau menggendongnya?" ucap pak ustad.


"Benarkah? Coba sini aku ingin menggendongnya." ratu galuh semangat ingin menggendong bayi mungil itu.


"Ratu bolehkah saya memberi usul nama depan untuk bayi ini?" tanya pak ustad setelah menyerahkan bayi itu ke ratu.


"Boleh siapa nama depan yang pas untuk bayi tampan ini." ucap ratu sambil mrmuji bayi itu.


"Bagaimana dengan nama Wisang yang jadinya Wisang Dewata." ucap pak ustad.


Bayi itu melonjak gembira saat pak ustad menyebut nama itu.


"Bun sepertinya bayi itu suka dengan nama itu." ucap wulan setuju.


"Baiklah sekarang namamu Wisang Dewata." ucap ratu mengangkat Dewa tinggi tinggi.


Setelah semua selesai pak ustad dan bayu di antar pulang oleh wulan sedangkan erlin masih butuh memulihkan tenaga kemungkinan 1 hari lagi dia bisa kembali ke RS.


Keluar dari area hutan jam sudah menunjukan pukul 3 dini hari. Ya mereka berdua bergegas pulang ke rumah pak ustad di kawal wulan takutnya efek kelelahan mereka jatuh di jalan. Tapi alhamdulillah semuanya sampai rumah selamat.


Sampai rumah sudah jam 4 jadi pak ustad memutuskan untuk meditasi saja cuma bayu yang tidur.


Ohh iya pak ustad di beri tugas untuk menjaga erlin saat dia sudah keluar dari RS. Jadi ratu mempersilahkan pak ustad kapan saja datang ke istana.


Udah dulu ya semua author capek nih mau istirahat dulu. Maaf agak pendek🙏