INDIGO & 7

INDIGO & 7
Sebuah usaha



Malamnya bayu tidak bisa tidur kepikiran aris. Aris kan nggak punya sepeda dia naik apa ke sekolah dan pergi ke warung bakso. Akhirnya bayu memutuskan besok akan mampir ke rumah aris dulu untuk memastikan.


Skip pagi itu bayu berangkat agak pagi karena dia mampir ke TPA dulu. Di depan gubuk nampak aris yang udah siap dengan seragam sekolahnya.


"Woi ris berangkat naik apa?" tanya bayu.


"Waalaikumsalam mas. Naik angkot mas." jawab aris.


"Ehh iya lupa Assalamu'alaikum ris. Terus kamu bawa uang berapa kalau sekolah?" tanya bayu.


"Biasanya 4k buat naik angkot pulang pergi terus uang jajan 2k mas. Tapi karena uangku nipis jadi mulai kemarin aku pulangnya jalan kaki mas hehe..."


"Ya ampun jalan kaki? Apa pegel kakimu?"


"Udah biasa ngamen sih mas jadi enggak. Mas bayu ada apa mampir ke sini?"


"Ya ampun ris. Mas ke sini buat mastiin aja kamu berangkat naik apa soalnya aku tahu kamu gk punya sepeda. Sekarang ayuk bareng mas aja." ucap bayu.


"Nggak usah mas aris naik angkot aja. Makasih mas." tolak aris.


"Daripada naik angkot uangmu buat jajan aja ris. Ayuk naik apa jangan jangan kamu takut naik motor mas?"


"Hehe iya mas motormu tinggi banget aku nggak bisa naiknya."


"Yaudah kamu tunggu sini bentar mas tak pulang tuker motor."


"Ehh gk usah mas nanti mas bayu telat. aku tak jalan kaki aja. Terus naik angkot."


"Ya udah ini mas kasih uang buat ongkos naik angkot ya sebagai ganti mas nggak bisa nganterin." bayu memberika uang 10k ke aris.


"Nggak usah mas aku masih ada uang kok. Mas simpen aja uangnya." tolak aris.


"Ini rezeki nggak boleh di tolak. Dan mulai besok mas bakal ke sini tiap pagi buat jemput kamu. udah gak boleh nolak." ucap bayu dan memasukan uangnya ke saku baju aris.


"Waduh mas jadi ngerepotin aku nggak enak mas. makasih mas uang nya. Loh banyak banget mas ongkos angkotnya pp cuma 4k mas." ucap aris mengambil uang dari bayu di sakunya dan berniat mengembalikannya ke bayu.


"Ehh ehhh mas gk mau terima itu rezeki buat kamu. Ya udah mas berangkat dulu ya kamu hati hati naik angkotnya." ucap bayu menstarter motornya dan pergi.


"Sekali lagi makasih banyak mas bayu. Semoga Allah membalas kebaikan mas bayu. Hati2,mas naik motornya jangan ngebut." ucap aris senang bukan kepalang.


Di sisi lain mata bayu berkaca kaca karena melihat perjuangan aris yang begitu hebat. Jarak desa bayu ke sekolah itu sekitar 10 KM dan aris dengan mudahnya jalan kaki. Setelah mengusap matanya bayu berjanji ke dirinya sendiri akan membelikan aris sepeda untuk transportasi. Tapi bayu saat ini hanya punya uang 300k kalau untuk beli sepeda pastinya kurang. Jadi bayu menunggu bulan depan saja untuk membelikan aris sepeda.


Hari selasa ini pembelajaran sudah normal jadi nggak ada jamkos. Baru bab pertama sudah banyak tugas yang harus di kerjakan. Setelah bel berbunyi bayu dan yang lain bergegas menuju kantin karena pasti antri. Saat sudah duduk santai di kantin sinta bertanya ke bayu.


"Yu gw mau tanya nih." ucap sinta.


"Tanya apa sin?"


"Bener si joni udah punya gebetan sekarang?" tanya sinta.


"What joni punya cewek? Beneran yu?" tanya bagas heran.


"Biasa aja kali gas nggak usah nyembur gitu. Iya kemarin hari minggu kita berdua ketemu cewek di JP tepatnya kolam renang. Ya terus joni deketin tuh cewek dan dapet."


"Gebetan joni kayak apa sih yu?" tanya sinta lagi.


"Gw nggak punya fotonya sih. Tapi menurutku dia cantik."


"Jadi penasaran nih gw. Nanti kita kumpul di base camp yuk." Usul bagas.


"Gw ayuk aja gas lagi free." ucap sinta.


Akhirnya mereka sepakat kumpul di base camp pulang sekolah.


Singkatnya sekar dan erlin sudah otw dulu di susul bagas dan sinta. Bayu nunggu seseorang dulu siapa lagi kalau bukan nafia.


"Yank aku numpang sampai perempatan P ya." ucap nafia.


"Iya kamu jangan jajan banyak banyak nanti gendut lo." goda bayu.


"Aku nggak bisa gendut yank. Tapi kalau aku gendut kamu mau cari cewek lain?" ucap nafia sambil mencubit pinggang bayu.


"Ampun say ampun. Iya2 say aku gk akan cari cewek lain walau kamu gendut." ucap bayu sambil memegang pinggang nya.


"Aduh kamu tuh ya cantik tapi galak banget." ucap bayu setelah nafia melepas cubitannya.


"Biarin kamu ngeselin sih."


Mereka berdua meluncur dan di perempatan P nafia turun bayu lanjut menuju base camp.


"Lama banget yu habis ngapain sama cewek lu?" tanya bagas.


"Biasa nafia lagi rewel minta di anter beli jajan."


"Sorry telat hehe.." ucap joni yang baru saja tiba.


"Nah ini dia yang mau kita introgasi. Sini jon duduk dulu." ucap bagas.


"Ada apaan nih?" tanya joni bingung.


"Kabarnya lu punya gebetan jon." ucap gembul.


"Kayak apa sih cewek lu jon?" tanya sinta.


"Kasih tunjuk ke mereka jon." ucap bayu.


"Bentar gw cari dulu fotonya.


" Nih lu pada liat awas ngiler."


"Buset bodynya." komen gembul.


"Apa? mau bilang apa beb?" ucap rahma ke bagas ya melihat ke arahnya.


"Gapapa kok beb." ucap bayu ciut.


"Seriusan jon ini cewek lu? kok kayak model ya." tanya yeni.


"Tapi kayaknya udah pro gitu ya?" ucap sinta.


"Pro gimana sin?" tanya bagas.


"Ya kayaknya banyak pengalaman sih dia. Umur berapa doi?" tanya sinta lagi.


"19 sin. Dia baru aja lulus tahun ini."


"Kakak angkatan kita dong." ucap rahma.


"Iya ma tapi dia bukan asli orang sini."


"Ges gw pulang dulu ya tiba riba perut gw mules nih." ucap arum tiba tiba.


"Loh kok buru buru sih rum. Di belakang kan ada WC." ucap rahma.


"Gk terbiasa ma. Sorry ya semua gw cabut duluan." ucap arum lalu segera pergi.


"Kenapa tuh anak?" tanya bagas.


"Biasa gas mungkin cemburu sama gw. Kan gw udah nggak jomblo sekarang." 🤣 tawa joni.


"Idih PD banget lu jon. Baru dapet cewek juga." ucap bagas.


Setelah itu mereka ngobrol bersenda gurau sampai pukul 5 sore.


"Udah sore nih yuk pulang." ucap yeni.


"Iya nih udah lengket badanku efek tadi habis olahraga." ucap rahma.


"Ohh iya kita kan ada PR Matematika. Yuk pulang sin keburu malem nih." ucap sekar.


"Ohh iya gw lupa. Gw duluan YGY." ucap sinta.


Sinta sekar duluan.


"Gw juga mau balik nih udah di tunggu nyokap di depan." ucap satrio yang sudah di tunggu mobil putih mewah.


"Iya juragan hati2." jawab joni.


"Sialan lu jon."


Akhirnya semua pulang ke rumah masing masing.


Malamnya kita skip karena bayu tidak latihan tenaga dalam.