
Bayu segera menelepon indah.
"Hallo Assalamu'alaikum."
"Iya ini siapa?" tanya indah di ujung telepon.
"Gw bayu mau kasih info kalau malam ini kita di incar pasukan bono. Buat pelindung di rumah lu sekuatnya."
"Oke."
Setelah itu bayu menuju rumah aris tapi aris udah berangkat ke warung bakso jadi bayu segera menyusulnya. Saat bayu sampai aris udah kerja jadi bayu tanya aris pulangnya jam berapa. Ternyata aris pulangnya jam 10 malam lalu bayu memberi tahu info tadi. Aris bilang tidak enak meninggalkan kerjaan. Bayu punya ide yaitu membuat kloningan dengan bantuan wulan.
Singkatnya wulan di panggil dan mau membuatkan kloningan.
Pukul 6 malam habis maghrib aris dan bayu sedang duduk di teras.
"Aku kok jadi takut ya mas." ucap aris.
"Tenang rumah ini udah di pagari sama wulan." jawab bayu.
"Bukan itu mas tapi aku jadi takut mata ini membawa bencana untuk orang lain. Seharusnya mata ini kelebihan yang tidak pantas di gunakan untuk saling mengalahkan."
"Hm namanya juga manusia ris. Manusia di ciptakan dengan beraneka perasaan ada orang yang maunya hidup rukun saling menghargai tapi ada juga yang mau menguasai kehidupan ini sendirian padahal dunia akan sepi jika sendirian."
Setelah itu hening keduanya berada dalam lamunannya masing masing sampai ibu memanggil untuk sholat isya.
Malam hari pukul 11 terdengar ledakan di atas rumah. bayu yang tidur di kasur lantai bareng aris langsung keluar di ikuti ibu bayu dan ayu. Ibu dan ayu celingukan mencari asal suara tapi bayu dan aris melihat di atas langit ada siluman kelelawar sedang menyerang rumah bayu dengan bola api raksasa. Duar... ledakan ke dua terdengar mengagetkan ibu dan ayu.
"Bu sebaiknya ibu masuk saja ini pertanda jelek. Ris temani ibu dan ayu di dalam." perintah bayu yang di setujui oleh semua.
Setelah bayu sendiri dia mengajak siluman itu bicara tapi ternyata siluman itu tidak bisa bicara dan lanjut menyerang sampai ledakan ke lima. Bayu kesal lalu membuat sebuah panah dari tenaga dalamnya. Bayu memanah siluman itu tepat di jantungnya. 3 kali lesatan anak panah 3 siluman itu hangus jadi abu. Efek serangan siluman itu pelindung bagian atas terbuka sedikit bayu segera memanggil wulan tapi tak kunjung tiba. Bayu akhirnya berjaga semalaman untuk menjaga rumah. Untung sampai pagi hanya 1x serangan tadi saja. pukul 4 pagi bayu baru bisa tidur alias ketiduran.
Efek jaga semalam bayu jadi kesiangan untung aris bangunin bayu jadi tidak sampai telat ke sekolah. Di sekolah bayu istirahat bersama bagas di kantin tiba tiba aris datang memberi tahu kalau indah nunggu di belakang sekolah. Bayu segera pamit kepada bagas dan bagas yang curiga berpura pura tidak peduli padahal bagas mengikuti bayu pergi. Sampai di belakang sekolah.
"Sialan untung lu telpon gw malem itu kalau enggak habis sudah. Ayo kita cari 3 indigo tersisa semoga mereka berguna untuk kita." seru indah ke bayu dan aris.
"Iya kita harus cepat karena 2 hari lagi perang akan di mulai." ucap bayu.
"Mumpung istirahat ayo kita cari biar aku yang lacak." ucap aris.
Mereka berdua mengikuti aris dan ternyata menuju kelas 11 akuntansi 1.
"Berdasarkan aura yang aku lihat anak cewek di pojok itu indigo. Ayo kita samperin." ucap aris.
Karena bayu kakak kelas anak Akuntansi juga tidak berani melarang bayu masuk.
"Kalian mau cari anak indigo di sekolah untuk bersatu kan? Itu hal sia sia perang akan terjadi dan kalian akan kalah jumlah." ucap cewek itu menunduk tanpa melihat bayu dan lainnya. Tapi dia tahu perang yang akan terjadi.
"Namamu siapa? Gw ba.." ucapan bayu terpotong.
"Lu bayu,aris dan indah lalu 2 orang konyol lainnya Agus dan Zola. Gw tahu kalian bertiga akan datang makanya gw di sini tapi kalian tidak akan menang jadi aku menolak bergabung." ucap cewek itu seperti peramal.
"Apa karena lu udah gabung kelompoknya si bono?" tanya indah.
"Gw di ajak join tapi sayang bono dan gw tidak satu tujuan. Daripada buang waktu denganku lebih baik lu kelas zola sebelum dia bolos. Selain itu Agus juga sedang di incar makhluk yang kuat. Jadi semoga sukses." ucap cewek itu hanya mulutnya yang bicara tapi posisinya tidak berubah sedikit pun.
Bayu yang mendengar ucapan cewek tanpa nama itu jadi terbelalak karena anak ini sangat menyeramkan. Bahkan bayu merasakan aura cewek ini sangat hitam pekat.
"Cari gimana kan yang tahu aris."
Di saat bayu dan indah bingung cewek itu malah tertawa senang.
"🤣🤣🤣Lucu sekali. Oh iya nama gw Rindu." ucap cewek itu kembali diam.
"Dasar gila yuk keluar." ucap indah kesal di tertawakan oleh rindu.
Setelah keluar kelas 11 akuntansi 1 aris berkata.
"Aris tahu agus itu satu angkatan kita ndah bahkan pernah satu gugus denganmu mending kamu cari di kelas Jasa boga." ucap aris.
"Ohh oke gw cari sekarang." ucap indah bergegas pergi.
"Terus zola ini kelas berapa ris?"
"Kelas 12 mas jurusannya kurang jelas mending kita cari tahu dulu tempat2 anak anak bolos." ucap aris.
"Ada 4 titik tapi yang sering itu lewat gerbang barat." jawab bayu.
"Kita awasi lokasi itu sekarang mas kayaknya zola udah bergerak." ucap aris bergerak di ikuti bayu.
Bayu dan aris tiba di dekat gerbang barat ternyata ada beberapa anak yang akan bolos tapi zola yang mana. Bayu inisiatif tanya ke salah satu anak untuk menemukan zola.
"Dek yang namanya zola yang mana?"
"Aku ada perlu apa nyariin gw?" tanya seorang anak yang tinggi.
"Jadi elu yang namanya zola. Gw ada perlu ayo ikut gw!" ucap bayu.
"Siapa lu main ajak ajak gw? Gw mau bolos." ucap zola.
"Ini tentang keselamatan kita bersama. Ayo ikut gw sekarang."
Tuttt tutt... Hp bayu berbunyi.
"Hallo gw di serang sama agus di belakang sekolah segera merapat."
"Tapi si zola nggak mau ikut."
Tut...
Telepon terputus.
"Ayo ris meluncur ke belakang." ucap bayu langsung berlari secepatnya.
"Tunggu gw ikut." ucap zola tiba tiba ingin ikut lalu berlari mengikuti bayu dan aris.
Sampai di belakang sekolah Indah bersama agus di serang 4 orang memakai jubah hitam sama seperti orang yang mencegat bayu saat berangkat.
Bayu dari jauh langsung menyerang salah satunya sampai terpental. Zola masih terus berlari lalu menerjang salah satunya sampai terjatuh lalu menghajarnya. Lawan yang seimbang indah dan agus jadi fokus dan berhasil menjatuhkan keduanya. Aris yang memang tidak bisa bertarung hanya mengamati dan aris berhasil menyelamat mereka karena saat bayu,indah,zola dan agus lengah salah satunya melempar sebuah kotak ke atas lalu meledak. Aris berteriak sebelum kotak itu meledak.
"Semua lompat ke belakang!" Teriak aris membuat bayu dll kaget dan melompat bersamaan.
Kotak itu meledak dan bum asap hitam menyelimuti mereka semua kecuali aris.