INDIGO & 7

INDIGO & 7
Kecerobohan joni.



Setelah nafia pergi ke ruang ganti bayu jadi berenang sendiri karena rahma sedang belajar renang di pandu bagas sedangkan joni dan claudia malah bermesraan di kolam bagian agak dalam. Capek renang bayu duduk di pinggiran kolam dan nafia datang dengan pakaian kering.


"Udah capek yank?" tanya nafia.


"Iya say kamu nggak mau renang lagi?"


"Enggak ahh dingin."


"Kulit kamu sih tipis banget makanya gampang kedinginan."


"Kamu ya ternyata pegang2 aku tadi pas renang dasar nakal." ucap nafia sambil mencipratkan air ke bayu.


Bayu membalasnya dan nafia lari menjauh. Karena mager bayu tidak mengejarnya dan nafia balik mendekat lagi.


"Udah ahh yank kalau capek cepetan ganti baju banyak cewek lihatin kamu tuh." ucap nafia dengan gemasnya.


"Biarin aku kan ganteng say." ucap bayu menggoda singa.


"Mau tak cubit ya kamu?" ancam nafia bersiap mencubit.


"Iya2 aku ganti baju tapi cium dulu."


"No no no ganti baju dulu baru aku cium. Cepetan!" Tarik nafia supaya bayu segera berdiri.


"Beneran ya pacarku yang cantik." ucap bayu setelah berdiri dan berjalan bersama nafia.


"Iya kalau sepi."


Selesai ganti baju bayu menagih janji nafia dan nafia menepati janjinya. Setelah itu bayu melihat claudia renang di kolam bagian dalam bersama 3 orang cowok yang umurnya tidak jauh dari bayu. Bayu mencari keberadaan joni tapi tidak ada entah kemana. Seketika bayu memanggil bagas.


"Gas gas itu claudia kok renang bareng cowok cowok itu. joni kemana ya?" ucap bayu ke bagas.


"Wah iya ayuk kita samperin." ucap bagas dan rahma di suruh ganti baju.


"Woy lu ngapain sama mereka?" tanya bagas murka.


"Gw di paksa mereka di sini." ucap claudia.


"Heh lu siapa dia cewek gw." ucap salah satunya merangkul claudia dengan salah satu tangannya menyelinap di balik anu claudia.


"Heh keluarin tangan lu atau gw bantai" ucap bagas.


"Lu sendiri bisa apa?" ucap cowok itu.


Tiba tiba bruk byur.. bayu datang dari belakang dengan tendangan T menghantam cowok yang merangkul claudia. Setelah cowok A tenggelam dan bayu langsung berdiri menyerang 2 temannya dengan tenaga dalamnya. Btw bayu sekarang sudah bisa mengontrol tenaga dalamnya karena rutin latihan. 2 teman cowok itu terpental ke sisi kolam berbeda. Bagas yang tau bayu bisa mengatasinya dia segera membawa claudia menjauh.


"Bad**ngan nyerang dari belakang." ucap cowok A.


Setelah claudia ganti baju mereka pulang dengan bayu yang pakaian nya basah. Baru beberapa meter dari lokasi kolam renang mereka sudah di cegat beberapa pemuda. Bayu sudah memperkirakan ini semua makanya dia memanggil wulan untuk berjaga jaga.


"Lan jaga cewek cewek pastikan mereka aman." ucap bayu.


"Ingat tenaga dalam bukan untuk main main apalagi bahan percobaanmu manusia." ingat wulan ke bayu.


"Iya gw kan tadi terdesak kalau nggak pakai tenaga dalam bisa habis gw di keroyok 3 orang di air walau gw bisa bela diri." jelas bayu lagi.


"Gunakan perisai tubuh sepertinya mereka mengincarmu karena udah menyerang mereka bertiga tadi." ucap wulan.


Bayu segera,membentuk perisai di setiap bagian tubuhnya.


"Ohh jadi elu yang cari masalah sama gw. maju sini anjing." Teriak joni murka maju tangan kosong. Bayu dan bagas juga ikut maju karena joni bakal kalah jika sendiri. Bayu melawan 3 orang bagas 3 orang dan yang 4 mengeroyok joni. Joni yang di keroyok 4 orang malah menggila dia menemukan kayu yang tergeletak di pinggir jalan dan di buat senjata. Memang seni bertarung joni adalah tawuran jadi dia menyerang membabi buta entah itu dengan tangan kosong atau senjata. Sedangkan bayu dan bagas keduanya menggunakan seni beladiri jadi tidak asal asalan seperti joni. Pertarungan sengit yang tidak berimbang terjadi 10 lawan 3. Saat cowok cowok sibuk ada seseorang yang menyerang bayu dari belakang menggunakan batang basi tapi badan bayu yang dari awal sudah terlapisi tenaga dalam mampu membuat besi itu bengkok dan saat yang lain lengah bayu melumpuhkan ke empatnya lalu membantu bagas dan joni. Cewek cewek bingung kenapa besi segede itu bisa bengkok kena kepala bayu. Akhirnya semua tumbang dan pimpinan mereka di hajar habis2an sama joni sampai pingsan. Bagas dan bayu segera menarik joni menjauh.


"Woi bangun lu cuma segitu kemampuan lu? dasar b*bi t*i anj**g t**it lu. Awas aja lu ketemu gw lagi." ucap joni masih dengan emosi meluap.


"Udah jon mending kita balik sekarang daripada urusannya makin runyam." ucap bagas.


Mereka segera naik ke motor dan bukannya pulang malah ke base camp tak lupa tadi mampir ke indo**ret dulu beli obat merah.


"Maafin aku joni sayang. Kamu jadi babak belur gini." ucap claudia sambil mengobati luka luka joni. Resiko bertarung dengan gaya tawuran ya seperti joni ini musuh bonyok kita juga remuk.


"Gapapa ini juga kesalahanku kok kamu jangan nangis ya." jawab joni.


Bayu dan bagas yang melihat joni dan claudia udah sadar juga ikut senang semoga tidak terulang lagi.


Setelah itu mereka ngobrol gk jelas sampai nafia tanya.


"Yank kepalamu gk sakit? di pukul besi kok besinya yang bengkok."


"Beneran yu lu di pukul besi? Kurang ajar tadi belum gw pukul kepalanya." ucap joni merasa tidak puas.


Bayu memberi kode ke bagas untuk beralibi.


"Biasa dulu pas masih latihan kepalaku sering di latih jadinya kuat. Alhamdulillah gw gpp." jawab bayu.


Untung semua percaya dan setelah matahari akan tenggelam mereka pulang. Pulang mengantar nafia bayu langsung masuk kamar dan wulan udah tiduran di kasur bayu.


"Bagus perisai tubuhmu udah 99% kebal terhadap benda tumpul. Sekarang lu perlu senjata yu untuk bertarung. Malam ini kita latihan membentuk panah dah pedang." ucap wulan.


"Oke siap gw semangat latihan nih dan gw juga merasa tubuh gw tambah ringan otot otot gw juga terbentuk padahal gw gk push up gk pull up gk olahraga lain tapi kok otot gw terbentuk ya." ucap bayu heran.


"Karena lu sering mengolah energi tenaga dalam lu. Akhirnya yang ngebentuk otot lu ya tenaga dalam yang mengalir tadi."