INDIGO & 7

INDIGO & 7
Kesurupan masal.



Acara jurit malam di mulai bayu hanya memantau keadaan yang sepertinya aman kecuali area dekat gudang yang auranya merah menyala tanda ada penunggu yang marah di sana. Kerena rute jurit malam lewat sana bayu tidak bisa mencegahnya lagian bayu tidak punya ilmu untuk mengusir setan atau bahkan jin di gudang itu. Setiap tim berisi 10 anak dan mereka di haruskan mengambil bendera di tiap kelas yang mereka lewati. Bayu sedikit tenang karena jumlah per timnya banyak dan jeda antara ti 1 dan tim 2 hanya 5 menit yang berarti akan saling menyusul. Acara lancar sampai ke tim 13 yang kembali ke lapangan dengan berteriak teriak katanya tim 4 kesurupan di belakang panitia langsung panik dan menyebar beberapa untuk tetap di lapangan dan menghentikan tim 17 yang akan berjalan. Bayu memanggil wulan tapi wulan entah kemana jadi bayu langsung saja menuju TKP. Di belakang gedung utama dekat gudang ada 4 orang cewek menyerang 4 orang cowok. Dalam penglihatan bayu ke empat cewek itu di rasuki khodam atau siluman macan. Tapi bayu merasa aneh karena selama di sekolah bayu tidak pernah menjumpai sosok macan di area sekolah. Tim pembina dan tim anggota pramuka termasuk bagas bergegas menangkap 4 cewek yang mengamuk itu. Tapi 4 orang cowok kalah dengan 1 orang cewek yang memang itu biasa dalam kasus kesurupan. Mungkin readers udah tau kan sebabnya karena tenaga manusia dan makhluk halus itu berbeda 4x lipatnya. 4 cowok yang di serang tadi lari entah kemana sekarang 4 cewek itu menatap tajam ke semua arah seolah dia marah mangsanya telah hilang. Saat 4 cewek itu ingin melompat pak arif guru agama datang dan mengibaskan syal yang biasa beliau pakai. Siluman macan itu meraung kesakitan akibat kibasan syal pak arif. Tapi sialnya tim 15 sampai di lokasi dan aneh semua tiba2 terjatuh termasuk para pembina pramuka. Bayu melihat kalau semua di kendalikan sosok di dalam gudang itu bayu ingin masuk tapi wulan datang.


"Jangan dulu masuk ke sana! Ini jebakan." ucapan wulan menghentikan bayu.


"Terus bagaimana? apa kita biarkan mereka kerasukam seperti ini? pasti tim 16 juga sebentar lagi sampai dan akan bertambah yang kerasukan."


"Di bilangin ngeyel ya ini bukan urusan kita."


"Maksudmu?"


"Iya yang di incar penunggu gudang itu ada di tim 16 dia seorang cewek mirip denganmu bedanya dia sudah di asah dari lahir. Sudahlah sekarang kita lihat dari sini saja." ucap wulan dengan posisi waspada. Bukan waspada serangan musuh tapi waspada bayu akan masuk ke gudang.


Tak berselang lama tim 16 tiba dan 9 orang langsung jatuh dan menyerang seorang cewek ramping,cantik,agak tinggi.


"Nah itu dia yang kita tunggu." ucap wulan.


"Terus aku harus diem aja lihat dia di keroyok banyak orang kerasukan?" tanya bayu.


"Dia tak selemah yang kamu pikir lihat saja auranya begitu pekat yang berarti ilmunya di atas rata rata." ucap wulan.


Memang benar cewek itu punya aura biru ke hitaman.


Pak arif membantu cewek itu tapi malah pak arif yang kewalahan. Setelah di rasa kesabaran cewek itu habis dia membaca sesuatu dan muncul sosok serigala hitam yang dengan buas menyerang orang orang yang kerasukan sampai tersisa 1 orang cewek yang dari tadi cuma diam sambil duduk bersila.


"Apa itu pimpinannya lan?" tanya bayu.


"Bukan dia cuma pesuruh. Di dalam gudang ada 2 jin yang merasukin 2 orang cowok itulah pemimpin sekolah bagian selatan." ucap wulan.


"Kok aku baru tahu ya? perasaan kemarin kemarin nggak ada deh penunggu sekuat ini di gudang." ucap bayu.


"Memang dia penghuni baru bahkan dia juga bermusuhan dengan penghuni sekolah ini bagian timur dan barat." ucap wulan.


"Lah kok kayak aliasi gitu sih."


"Memang iya. Sudah diam lihat saja mereka berdua bertarung dengan sengit."


"Wah hebat juga dia di usia yang terbilang masih muda sanggup menguasai ajian rengkah gunung."


"Ajian apa itu?" tanya bayu.


"Ajian yang mampu memusnahkan sukma lawan atau berarti memusnahkan sukma yang halus. Jadi makhluk halus juga bisa terkena ajian itu."


Setelah yang kerasukan sudah tidak ada cewek itu masuk dan suara gaduh terdengar sampai ke tempat bayu berdiri. Setelah beberapa menit terdengar ledakan duarrr...Setelahnya cewek itu keluar membawa 2 orang cowok.


"Hmm hati2 sama dia! Dia bisa jadi teman bisa juga jadi lawan." ucap wulan lalu menghilang.


"Sialan muncul bukannya bantuin malah nonton doang." batin bayu langsung menghampiri cewek itu.


"Hebat juga kemampuan mu. namamu siapa?" tanya bayu.


"Sudah tahu ada yang kesusahan bukan bantuin malah diem aja kayak orang nggak berguna. Nih urus mereka aku mau pergi." cewek itu pergi tanpa menjawab pertanyaan bayu.


Benar ucapan wulan cewek ini bisa jadi teman bisa jadi lawan yang membahayakan.


Singkatnya semua yang pingsan di bawa ke uks sampai penuh dan di gelar tikar untuk semua.


Acara jurit malam di hentikan dan semua di interupsi untuk beristirahat.


Setelah kejadian kesurupan masal itu bayu langsung tidur di masjid sekolah bersama anggota pramuka termasuk bagas.


Pagi harinya semua di baris kan dan seperti biasa pembina bicara tentang beberapa hal. Agak siang pukul 10 upacara penutupan pramuka di lanjut penutupan mos.


Siang itu bayu mengantar nafia pulang dan di jalan di cegat tomi dan kawan2nya. Bertarung jalan satu satunya karena putar balik juga percuma malah membahayakan nafia. Dengan seni beladiri bayu mengalahkan teman teman tomi tapi saat bayu lengah tomi memukul bayu dari belakang dan bruk.. bayu terjatuh tapi bayu merasa energi di bawah perutnya naik memenuhi perutnya terus penuh naik naik sampai energi itu keluar menyelimuti seluruh tubuh bayu lalu bayu bangun dan efeknya tubuh bayu terasa ringan. Serangan kedua dari tomi tidak mempan ke tubuh bayu malah kayu balok yang di gunakan tomi memukul bayu itu hancur jadi serpihan kecil. Bayu dengan cepat menarik baju tomi dan krak baju itu sobek bagian depan. Efek tarikan bayu tomi tertarik maju dan bugg sekali pukul tomi pingsan jatuh ke tanah.


"Yank kamu gapapa? punggungmu berdarah ayuk kita ke RS." ucap nafia panik seolah dia bisa membonceng bayu ke RS.


"Gak usah say ayo aku antar pulang aja nanti kamu yang obatin di rumah mu hehe.." ucap bayu masih bisa tersenyum.