
Saat wulan masuk ke kamar tiba tiba ada jaring yang menangkapnya sehingga wulan terjebak. Jaring yang menjebak wulan bukan sembarang jaring kareng jaring itu terbuat dari ajian jala sutra milik raja genderuwo itu. Ajian itu juga yang menangkap erlin saat mandi di sungai.
'Apa apaan ini lepaskan aku dasar genderuwo curang!' ucap wulan sambil meronta ingin keluar dari jaring.
'Hahaha kau memang kuat di usiamu yang masih kecil tapi kau masih terlalu bodoh untuk mensiasati strategiku.' ucap raja genderuwo dari dalam raga erlin.
'Jadi kau...' ucap wulan terpotong.
'Iya aku mengorbankan banyak pasukan demi menjinakanmu putri wulan anak dari ratu galuh. Mungkin menjadikanmu budak ada untungnya buatku ha ha ha..' tawa raja genderuwo.
'Dasar licik aku nggak akan mau jadi budakmu lebih baik aku mati. Dasar raja buruk rupa Aaaa...' ucap wulan terpotong iyaakibat setrum dari jaring sialan itu.
'Kurang ajar beraninya kau menghinaku bocah tengik. Rasakan ini hahaha.🤣' ucap raja genderuwo itu.
'Akhhhh aaaaa' teriak wulan karena setruman dari jaring itu yang seperti menyedot tenaganya.
Di luar bayu dan pak ustad di buat bingung dengan cuaca yang kembali cerah seperti sedia kala. Bayu melihat jam sudah pukul 3 sore dan bayu ada janji bertemu anggar tapi dia tidak mau pergi dari rumah erlin sebelum melihat dengan mata kepala sendiri kalau erlin baik baik saja.
"Sudahlah kalau ada janji cepat temui agar masalah yang lain cepat selesai. Bapak akan memantau dari sini nanti bapak kabari tentang erlin." ucap pak ustad seolah tahu isi hati bayu.
"Tapi bayu khawatir keadaan erlin pak." ucap bayu.
"Di dalam sana makhluk yang mengikutimu sedang berjuang menyelamatkan erlin jadi kamu berdo'a saja yang terbaik semoga erlin selamat. Sudah cepat berangkat dan hati2 di jalan." ucap pak ustad.
"Ba baik pak bayu pamit dulu Assalamualaikum" ucap bayu menuju motornya.
Setelah menjawab salam bayu pak ustad kembali menatap ke dalam dan ada sosok genderuwo yang sepertinya kepergian bayu dan berniat mengejarnya tapi sebelum melewati tembok pembatas rumah erlin dan tetangganya makhluk itu terpental ke dalam dan meraung kesakitan. Setelah di amati ternyata halaman rumah erlin sudah di pagari oleh sosok bepakaian keraton itu.
......................
Di sisi lain bayu sedang menuju alun alun dan di perjalanan bayu melihat ke atas ada kereta kuda di atas langit. Bayu menepi dan mengucek matanya lalu melihat lagi tapi sudah tidak ada. Bayu keheranan apa maksudnya kereta itu apa bayu berhalusinasi atau memang tadi beneran kereta kuda di langit. Bayu melihat jam ternyata udah jam 3 lebih 10 jadi dia menghiraukan kejadian tadi dan lanjut menuju alun alun.
Sampai di alun alun bayu mengelilingi alun alun dengan motornya untuk mencari keberadaan si Anggar tapi tidak kunjung ketemu akhirnya bayu berhenti di sebelah barat alun alun. Bayu turun dari motor dan sebuah mobil sedan silver keluaran terbaru berhenti di dekat motor bayu. Kaca di buka dan muncul wajah anggar.
"Buruan naik motor lu tinggal situ aja biar orang gw yang urus" ucap anggar dari dalam mobil.
Bayu mengunci leher motornya lalu seorang bodyguard muncul untuk menjaga motornya bayu.
"Di jaga ya pak motor saya awas kalo ilang" ucap bayu kepada orang itu dan orang itu hanya mengangguk.
Mobil melaju ke arah barat.
"Tau Desa argowinangun? ya disitu rumahnya." ucap anggar sambil merokok.
"(Waduh jauh juga rumah si riski) Berarti setengah jam dong perjalanannya?" tanya bayu.
"Iya itu pun kalau dia belum pulang ke kota asalnya di J" ucap anggar santai.
"Lah di argowinangun dia ngekos atau gimana?" tanya bayu lagi.
"Dia ngontrak rumah selama 5 tahun di sana harus ini tahun terakhirnya di kota ini." ucap anggar.
"Lu kok santai banget kayak nggak ada beban gitu" ucap bayu curiga dengan tingkah anggar yang santai banget.
"Lu bilang santai? Lu tau apa? Gw semaleman nggak bisa tidur. Gw di datengi arwah nadia sialan itu gw mau di bunuh. Gw stres anjing gw coba tenang" ucap anggar emosi dan menarik kerah baju bayu ke depan.
"Oke2 gw minta maaf gw nggak tau masalah lu." ucap bayu mengalah karena tahu masalah yang di hadapi anggar.
10 menit 15 menit hening tidak ada obrolan sama sekali lalu anggar menyuruh sopir berhenti di supermarket dan anggar turun dari mobil. Bayu hanya memperhatikan anggar saat kembali ke mobil dia membawa bir dan fanta 4 botol. anggar meminum bir itu sampai habis lalu fanta dan bayu masih diam tapi saat bayu melihat anggar mencampur bir dengan fanta lalu memasukan beberapa pil bulat 4 biji bayu langsung bereaksi keras.
"Heh tolol lu mau mati konyol hah?" ucap bayu sambil membuang botol oplosan itu.
"Heh anjing itu mahal cok. Gw cuma mau tenang asu. Gw capek dengan ini semua. Gw..." ucapan anggar terpotong oleh sebuah pukulan di pipi kirinya.
"Kenapa lu mukul gw? Sekalian bunuh aja gw! Ayo bunuh gw sekarang! pak buka pak!" ucap anggar ingin keluar dari mobil.
"Maaf tuan"
"Jalan aja pak" ucap bayu dan mobil kembali melaju.
"Kenapa gw nggak boleh turun? Gw mau bunuh diri aja." ucap anggar teriak teriak sambil menangis.
"Gw capek kayak gini. Gw punya masalah bokap dan nyokap nggak peduli dan mereka mentingin kerjaan mereka di banding gw anak mereka sendiri.ðŸ˜Gw mau mereka ngertiin gw sedikit aja tapi percuma. Mereka selalu bilang uang itu segalanya tapi bagi gw itu salah uang tidak bisa mengembalikan nyawa seseorang. Buktinya uang nggak bisa ngembaliin nyawa nadia.😠Gw butuh temen yu untuk dengerin semua masalah gw. Gw mau bilang 1 rahasia lagi sebenernya yang ngasih ide merkaos nadia adalah gw yu karena gw pernah di tolak nadia dengan alasan gw bergaul dengan gengnya alan. nadia suruh gw menjauhi bos alan dan dia mau jadi pacar gw tapi entah kenapa gw gk bisa jauh dari bos alan dan saat itu kita berempat lagi minum miras dan bos alan menjalin kerja sama dengan pak anton buat njebak nadia. Tapi pak anton berhianat dia maunya nadia di pakai sendiri tapi kita tahu rencana pak anton jadi pas pak anton berdua dengan nadia di kelas kita masuk...." ucap anggar terpotong.
"Gw udah tah kronologinya. Langsung intinya aja ya. Kalau lu mati apa masalah ini selesai?" tanya bayu tegas.
Anggar diam.
"Enggak kan pikir pakek otak. Tugas kita sekarang hanya 1 yaitu menemukan bulu ke**lu** nadia. setelah itu kita kuburkan di makam nadia dan anggota gengmu yang masih hidup suruh minta maaf bareng di makam nadia. Gw di sini sebagai pembantu kalo gw lepas tangan arwah nadia selamanya bakal menghantui lu. Kalaupun lu mati arwah nadia masih ngincer elu tolol. sorry gw ngomong kasar ke elu yang umurnya di atas gw. Tapi gw ngomong gini supaya otak lo bisa mikir jernih paham? kalo lo butuh cerita gw siap dengerin nggak usah bingung apalagi ortu lu itu" ucap bayu panjang kali lebar wkwk...🤣
...Lanjut chapter selanjutnya>>>...