
Skip ujian hari pertama sudah selesai bayu langsung pulang karena saat ujian bayu tidak di perbolehkan main kemana mana. Sampai di rumah bayu belajar sebentar lalu latihan di samping rumah. Pukul 4 sore ada motor berhenti si depan gerbang bayu yang mendengar langsung cek siapa yang datang. Ternyata yang satang miko bersama cewek yang cantik.
"Assalamu'alaikum mas." ucap mereka berdua.
"Wa'alaikumsalam masuk masuk." bayu membuka gerbang.
"Ada apaan nih mik kok bawa cewek segala."
"Kenalin adel dia tetanggaku dia juga satu sekolah dengan kita. Biasa motornya masuk bengkel jadi nebeng aku."
"Udah sih mik to the point aja." ucap adel sebal.
"Halo del." sapa bayu.
*Iya mas." jawab adel singkat.
"Gini mas gw di suruh pak alex buat nemuin mas bayu. Mas bayu di suruh ke sana katanya ada hal penting." ucap miko.
"Kalo hari hari ujian gini gw nggak bisa keluar mik."
"Waduh hmm gimana kau pulang ujian aja mas bentar kok nggak lama."
"Emang lu tau rumahnya?"
"Tau dong aku pernah ke sana."
"Tapi lu kan besok sekolah mik masa iya bolos ujian."
"Ya enggak lah gw anak baik baik gak pernah bolos. Ya gw cuma nganter aja mas kan dari sekolah nggak jauh juga rumahnya paling 10 menit sampai."
"Oke deh."
"Ya udah gw pamit pulang dulu mas. Btw kok rumah sepi?"
"Ada tuh si ayu di dalem kalau ibu gw keluar ke rumah tetangga mungkin."
"Ya udah gw pulang Assalamu'alaikum mas."
"Eh iya hati2 mik nggak usah ngebut."
"Siap aman.* miko berlalu bayu kembali latihan.
Malamnya bayu bermimpi bertemu kakek kakek yang sering menemuinya.
" Bertemu lagi denganku."
"Kakek siapa sih kok selalu datang di mimpi."
"Aku susah pernah bilang kalau aku penjaga keturunan dari kakeknmu. Aku bernama maung putih."
"Kedatangan kek maung pasti ada maksud." tebak bayu.
"Betul sesuai tebakanmu aku menemuimu untuk mengingat kan supaya tidak lupa bahwa kamu harus menolong siapapun yang membutuhkan bantuan."
"Apa ada hubungannya dengan pak alex yang ingin bertemu dengan ku?"
"Aku tidak bisa memberi tahu kamu akan tahu sendiri."
Bayu terbangun dengan nafas tidak teratur. Tak sengaja bayu melihat jendela ternyata ada bayangan wanita sedang mengintip bayu. Ketika tahu bayu melihat dirinya bayangan itu menghilang. Batu tahu itu bukan manusia jadi dia tidak ingin mencarinya dan memilih lanjut tidur.
Hari ke 2 ujian di mulai dengan kelas yang seperti kemarin ada 7 kuntilanak berkeliaran di dalam kelas tapi kunti asri kemarin sudah tidak ada. Saat ujian tidak ada yang gangguin bayu karena dia sudah membuat pelindung tubuh dari gangguan setan setan jahil itu. Ada beberapa yang mencoba menyentuh bayu efeknya mereka merasa kepanasan dan kapok tidak mengganggu bayu lagi. Skip jam pulang sudah tiba semua anak keluar kelas untuk pulang ada juga yang masih nongkrong dan ke kantin. Bayu memilih pulang karena ada perlu juga dengan miko. Setelah baca chat miko yang sudah di depan gerbang bayu segera gas keluar parkiran. Saat di gerbang bayu bertemu rindu yang berjalan sambil menunduk. Di luar gerbang bayu berhenti dulu dan menengok ke belakang ternyata rindu sudah tak terlihat. Bayu yangcmadih mencari keberadaan rindu di kagetkan teriakan miko.
"Mas woy..."
"Lama amat ngapain berhenti ayuk berangkat!"
"Eh iya mik iya bentar."
"Rindu itu manusia apa bukan sih kok bisa hilang secepat itu." dalam hati bayu bertanya tanya.
(Mohon maaf saya beberapa hari ini sibuk jadi belum bisa up yang panjang panjang."