INDIGO & 7

INDIGO & 7
Bertemu orang aneh.



Malamnya bayu berlatih sesuai perintah wulan dan hasilnya bayu sudah bisa membuat pedang dari tenaga dalamnya. Pedang bayu di beri nama pedang cahaya karena warnanya putih bersinar tapi tajamnya bukan main.


Hari senin adalah hari yang membuat siswa malas masuk sekolah karena jam pelajaran yang terasa lama. Pagi itu bayu di panggil seorang cewek cantik yang di kenalnya Cewek itu adalah indah.


"Mas bisa bicara sebentar?" ucap indah dengan lembut cenderung mengandung rasa takut. Kemana gayanya yang sombong itu.


"Ada apa ya? sebentar lagi masuk kita ngobrol pas istirahat aja tempatnya lu yang tentuin." ucap bayu agak heran.


"Ok. Aku tunggu di belakang sekolah." ucap indah lalu pergi.


Bayu sebenarnya malas untuk ke belakang sekolah tapi karena kepo nanti dia akan mengajak aris.


Skip


Bel istirahat berbunyi bayu menghubungi aris untuk bertemu di dekat perpustakaan.


Aris sampai dan bayu menceritakan tentang indah akhirnya mereka berangkat berdua+wulan yang di panggil bayu. Sampai di belakang sekolah sudah terlihat indah duduk sendiri.


"Sorry lama jadi ada apa ndah?" tanya bayu.


"Sepertinya kamu udah tau tentangku. Aku juga tahu tentang kalian kebetulan kalian datang berdua. Aku hanya ingin bergabung bersama kalian karena kita sama sama dalam bahaya jadi kita harus bersatu supaya kekuatan kita solid."


"Maksudnya?" tanya bayu bingung.


"Jangan pura pura nggak tahu lawan kita sama yaitu bono dan kelompok hitamnya." ucap indah.


"Bukannya lu termasuk anggotanya?" tanya bayu.


"Hah? gw gabung kelompok hitam bono? yang bener aja gw masih waras ya. Sempet di ajak tapi gw tolak karena tujuan mereka bener bener di luar nalar."


"Emang tujuan bono apa sih ndah?" tanya bayu.


"Duduk dulu gw kasih tahu. Jadi tujuan mereka itu membentuk dunianya sendiri tapi dunia mereka itu ya dunia kita ini. mereka ingin memusnahkan para indigo seperti kita ini dari muka bumi supaya bisa mengambil alih dunia dengan mudah. Itu ide yang sangat gila bukan sungguh di luar nalar." Jelas indah.


"Terus siapa aja kelompoknya si bono itu ndah?"


"Berdasarkan pengamatan gw sejauh ini kelompok bono yang manusia hanya ria anak kelas 11 tata busana 2."


"Lah itu kan kelasnya nafia berarti nafia kenal dong." batin bayu.


"Terus yang lainnya?"


"Yang lainnya jin yang ada di gudang yang pernah gw lawan itu dan yang lain gw nggak tahu. Jadi gimana kita bergabung atau mati satu persatu?" tawar dan ancaman bagi indah.


"Oke asal lu bisa di percaya." jawab bayu.


"Seharusnya lu nggak ragu. Tanya aja jin mu itu aku bohong atau enggak." ucap indah tahu keberadaan wulan walau wulan sudah menyembunyikan auranya."


"Iya dia bisa di percaya." ucap wulan.


"Baik sekarang kita bergabung dan rencana selanjutnya apa?" tanya bayu.


"Sepertinya temenmu itu ada ide yang mau di sampaikan." ucap indah menunjuk aris.


"Anu mas gimana kalau kita cari semua anak indigo di sekolah ini untuk bergabung karena aku tahu di sekolah ini ada 8 orang yang besar kemungkinan adalah indigo seperti kita. Aku,mas bayu,indah,bono sama si ria itu berarti masih ada 3 orang yang bisa kita ajak bergabung mas." jelas aris.


"Lu tahu dimana mereka berada? soalnya gw cuma tahu kalian dan ria aja yang lain gw nggak tahu." tanya indah.


"Berdasarkan instingku mereka bertiga beda angkatan..."


Bel berbunyi menghentikan ucapan aris.


"Oke sepertinya kita tunda dulu karena bel sudah berbunyi." ucap bayu.


"Oke gw setuju. Catet nomor gw kalau mau ngajak rundingan lagi. Gw mau cabut soalnya." ucap indah.


"Mau bolos lu?" tanya bayu.


"Oke deh udah gw chat. Gw masuk kelas dulu. yuk ris!" ucap bayu meninggalkan indah.


......................


Setelah bayu pergi.


"Mau kemana lu?" tanya wulan.


"Pulang mau ngapain lagi kelompok bono tak terlihat batang hidungnya." jawab indah ketus.


"Pulang lalu berlatih ya. Apa lu nggak bosen dari kecil kayak gitu terus keseharian lu?" ucap wulan to the point.


"Ternyata ilmu lu tinggi juga bisa melihat masa lalu gw. Tapi sayang ilmu panglimunanmu masih perlu di asah." balas indah tidak jadi pergi.


"Haha... ternyata kau tau ilmu panglimunan. Berarti tahu kan ada berapa tingkat? tadi aku pakai tingkat dasar hanya untuk mengelabuhj penghuni sekolah supaya mereka tidak heboh. Udah sekarang gw mau ngasih tahu kalau sekarang bono lagi di gudang bersama ria. Gagalkan rencanannya atau kita akan kalah." ucap wulan.


"What? serius? gw udah cek gudang tadi dan kosong."


"Matamu telah di kelabuhi jadi tidak melihat mereka yang sedang ritual. Ayo kita maju bersama dan panggil jinmu itu." perintah wulan.


"Lu kenal Ki parto?" tanya indah heran.


"Udah cepetan panggil semua musuh kita bukan sembarang jin kita wajib waspada."


Tanpa banyak omong indah memanggil jin berwujud serigala putih dan beberapa pasukannya.


"Wulandari? Lama tidak berkunjung ke istana ternyata kau sudah besar." ucap serigala itu lalu berubah jadi manusia tua berpakaian serba putih.


"Bagaimana cara berkunjung jika kau di ikat oleh keluarga cewek ini." ucap wulan.


Ki parto adalah sahabat dari panglima kumbang mereka dulu mengembara bersama tapi setelah panglima kumbang mengabdi pada istana ki parto memilih pergi untuk tetap bebas.


"Sudah ayo kita serang." ucap wulan.


"Tunggu apa kita tidak mengajak tuanmu dan aris?" tanya indah.


"Heh ingat ya bayu bukan tuanku dan aku menjaganya bukan menjadi peliharaannya paham!" ucap wulan membentak membuat nyali indah menciut.


Singkatnya mereka sudah di depan gudang dan mereka akan masuk untuk menyergap bono dan ria. Setelah mereka masuk ternyata benar bono dan ria sedang bersemedi di dalam ruang gelap itu.


Indah akan menyerang bono dan ria tapi wulan mencegah.


"tunggu mereka di jaga para genderuwo lihat baik baik." ucap wulan dengan mata berubah jadi mata ular.


Mata wulan juga bersinar memberi sedikit cahaya di ruang itu. Indah tertegun melihat mata wulan yang mengerikan tapi indah.


"Mau apa kalian masuk ke sini? mau mati kah?" ucap sosok genderuwo yang sekarang menghalangi.


"Ki parto urus genderuwo itu yang pastinya bukan lawan seimbangmu."


Indah bingung melihat ki parto dan pasukan serigala tunduk perintah wulan padahal ki parto miliknya.


"Tak usah heran tidak cukup waktu untuk menjelaskannya. Sekarang serang bono dan ria cepat!" perintah wulan.


Tanpa si suruh 2x indah segera menerjang bono dan ria lalu keduanya muntah darah saat ritualnya gagal.


Seperti dugaan wulan para genderuwo bukan tandingan para serigala buktinya mereka sudah lenyap.


"Mundur semua biar dia jadi lawanku!" Perintah wulan lalu dia melesat menerjang sosok yang baru muncul itu.


Sosok yang di serang wulan adalah pimimpin pasukan genderuwo tadi sekaligus penguasa sekolah bagian selatan.


Pertarungan sengit terjadi tapi wulan lebih tangkas efeknya jin hitam itu mundur terus menerus.