
Oke kita lanjut malam harinya bayu di telpon bagas karena ada info dadakan.
"Hallo Assalamu'alaikum."
"Wallaikumsalam ada apa gas?"
"Temen temen gw ngajak naik gunung wilis kamis yu gimana?"
"Wah kamis gw di rumah kakek dong. Besok aja gw baru berangkat."
"Yah gimana dong. Minggu depan mereka pada sibuk yu. Bentar gw mau ke rumah rahma dulu siapa tahu dia ada ide cemerlang."
telpon langsung di putus sepertinya bagas buru buru.
Sekitar jam 8 malam saat bayu VC sama nafia bagas chat bayu.
"Yu rahma ada ide nih. Kan temen temen gw ngajak naiknya kamis terus lu besok ke rumah kakek lu. Nah rumah kakek lu kalo nggak salah di kota N kan. Kota N kan sebelahan sama kota K tempat gunung wilis berada. Rencananya besok kita ikut lu ke rumah kakek lu aja terus kamis naiknya."
"Aduh gw kan mau naik bis masa iya berangkat bareng naik bis."
"Tenang lu naik mobil kita aja dan mereka berempat biar kesepakatan sendiri mau bawa motor apa naik mobil juga. Tapi berangkatnya agak siang yu kan kita belum ada persiapan nih terutama elu yang belum pernah naik gunung. Besok lagi jam 6 kita berempat ke toko peralatan naik gunung. Ok"
"Oke deh gw kabari cewek gw dulu. Sekalian bilang ke ibu kalo kita berangkat berempat."
"Ehh jangan lah. Lu yakin ibu lu ngasih ijin kalo kita bawa cewek? Jelas nggak dong. Bilang aja kita berdua yu."
"Bohong dong gw. Gw jadi nambah dosa nih."
"Kayak lu gk lernah bohong aja. Mau apa nggak?"
"Iya deh iya. Gk ngabarin nafia dulu."
"Oke sip."
Sekarang bayu ganti chat nafia.
"Kok lama yank balesnya?" tanya nafia.
"Aku ada kabar gembira nih mau tahu nggak?"
"Kabar apa sih yank bikin penasaran aja."
"Besok kita naik gunung."
"Hah? yang bener yank? tapi kan aku belum nyiapin peralatannya."
"Udah itu beli mendadak besok tapi masalahnya kamu belum tentu besok bisa keluar sayang."
"Kata siapa? Besok aku di rumah sendiri. Mamah barusan berangkat ke bandara katanya mau ke singapore sekitar semingguan."
"Wah kok pas banget ya. Kalau papahmu?"
"Papah di luar kota mungkin pulang bulan depan malah."
"Kamu nggak ikut mamahmu?"
"Di ajak sih tadi tapi aku nggak mau."
"Yaudah sekarang kamu tidur besok pagi aku jemput."
"Oje sayang udah nggak sabar nih.. Good night honey."
"Good night love you."
"Love you to."
Bayu chat bagas lagi.
"Oke gas nafia bisa keluar besok."
"Mantap lah. Temen temen juga udah ready buat besok."
Setelah baca chat dari bagas bayu segera tidur.
Pagi harinya bayu bilang ke ibunya mau ke rumah kakeknya bareng bagas dengan alasan biar rame.
Ibunya malah seneng anaknya tidak berangkat sendirian.
Singkat cerita tepat jam 7 mobil bagas berhenti di depan rumah bayu dan tak lama bagas muncul.
"Bu bu ayu ikut mas bayu ke rumah si mbah dong. Ayu juga kangen si mbah."
"Karena naik mobil ibu ngebolehin tapi kamu tanya mas bagas dulu boleh nggak."
"Mas bagas ayu boleh ikut kan? ayu janji gak nakal gak rewel deh."
"Awas aja resek gw tinggal di hutan lu." ucap bayu gemas ke adiknya itu.
"Iya ayu boleh ikut asal gak nakal n rewel ya."
Akhirnya bayu dan bagas naik dulu ke mobil karena ayu masih ambil baju ganti dan priper ala cewek. Saat masuk ke mobil ternyata ada sopi juga di jok nomer 2.
"Si sopi ikut juga gas?"
"Iya katanya gabut di rumah sendian dan sopi udah nebak ayu bakal ikut."
Setelah ayu masuk bagas segera bergegas ke toko yang sepertinya khusus jual peralatan hiking.
Sampai di toko bagas menunjukan sebuah kartu ke pelayan dan pelayan itu membawa kita masuk ke dalam toko bagian VVIP. Setelah memilih barang yang di butuhkan bagas memberi tahu untuk di bayar cash aja. Sampai di kasir bagas menunjukan kartunya tadi entah itu kartu apa bayu juga tidak mengerti. Setelah di total semuanya 6 juta rupiah yang berarti 3 tas setiap tasnya bernilai 2 juta. Gila betul uang 2 juta cuma buat beli peralatan hiking. Bayu berbisik ke bagas kalau dia akan mengganti uangnya setelah pulang. Bagas hanya memberi gestur jempol.
Setelah semua barang masuk bagas buru buru ke rumah rahma takut kesiangan. Sampai di rumah rahma bagas bayu dan 2 adik mereka turun menemui orang tua rahma. Bagas berbincang bincang dengan papahnya rahma sepertinya meminta ijin. Setelah semua naik mobil menuju selatan kota M yhup ke rumah nafia.
Pukul 10 mobil berhenti di depan rumah mewah bercat serba putih.
"Ini yu rumah cewek lu?" tanya bagas.
"Iya gas bentar gw telpon dia dulu supaya keluar."
"Wah kayaknya cewek lu anak orang kaya yu." ucap rahma yang memperhatikan rumah nafia.
Memang rumah rahma tak kalah dengan rumah nafia tadi dari segi desain rumah nafia lebih terlihat glamor walau dilihat sekilas.
"Cewek lu nyarii tuh yu buruan panggil." ucap bagas.
Bayu turun dari mobil dan mengode nafia agar mendekat. Setelah nafia sampai.
"Ya ampun yank kok naik mobil pantesan nggak kedengeran suara motor berhenti di depan gerbang." ucap nafia.
"Iya say naik mobilnya bagas. Ayuk naik panas nih." Ajak bayu.
"Kak rahma? Ikut juga kak?" tanya nafia.
"Hehe... iya dek di ajak bagas nih. Aslinya males sih tapi yaudah sekali kali ngikutin pacar. Kayak apa sih di gunung itu." jawab rahma dengan ramah.
"Jadi kak rahma juga baru pertama kali naik gunung?" tanya nafia dari jok belakang.
"Iya nih. Emang kamu pernah naik gunung fi?" tanya rahma.
"Sama sih kak belum pernah juga tapi pengen coba."
"Halo mbak." ucap sopi dari jok belakang.
"Halo juga kak. Kakak pacarnya mas bayu ya." ucap ayu.
"Ehh iya hay. Kenalin namaku nafia bisa di panggil fia. Kalian siapa?"
"Itu yang kiri adiknya bagas namanya sofia biasa di panggil sop." jelas bayu di potong sopi.
"Enak aja. Jangan sop tapi panggil ofi atau fia juga boleh."
"Wah jadi sama dong panggilannya." jawab nafia.
"Aku ayu mbak fi. Aku adiknya mas bayu yang tercantik." ucap ayu centil.
"Ya emang adik gw cuma elu dodol. Kalo 2 gk mungkin elu tercantik."
"Itu juga kalau adik kita cewek kalo cowok tetep ayu yang tercantik. Iya kan mbak."
"Iya dek kamu tercantik."
Di dalam mobil mereka terus ngobrol sampai tidak sadar sekarang mereka sudah di luar kota M.
Pukul 12 siang bagas membelokkan mobil ke sebuah restoran yang cukup ramai dan mereka semua turun untuk makan siang dulu. Di suatu meja seseorang menyapa bagas dan bagas mengajak kita duduk bersama mereka.
Lanjut episode selanjutnya maaf malam malam baru update efek hari sabtu+lembur. Happy reading All..