
Akhirnya bayu di temani ibunya kembali ke depan terus bayu buru buru memasukan motor ke garasi.
"Badan aja besar masih takut sama setan." goda ibunya.
"Ye ibu nggak lihat sih. Setannya keluar matanya terus menggelinding ke kaki bayu siapa yang nggak takut coba." bela bayu.
"Ah masa sih kok ibu nggak lihat ya."
Setelah itu bayu ke kamar ayu.
"Yu buka mas mau ngomong."
"Masuk aja mas nggak di kunci ayu lagi ngerjain tugas." ucap ayu dari dalam.
"Yu besok pulang jam berapa?" tanya bayu.
"Jam 12 lebih mas."
"Jam 11 langsung ke gerbang ya jangan sampai guru tahu nanti mas yang urus pak satpam." ucap bayu.
"Pak satpam mah di kasih uang bisa keluar tapi kadang ada osis yang ikutan jaga mas."
"Siapa ketua osismu sekarang?"
"Itu si H."
"Oh oke nanti gw hubungin dia. Pokok sesuai rencana ya."
"Iya iya mas. Udah kan? buruan keluar ayu mau lanjut ngerjain tugas."
"Iya iya adek mas yang paling rajin." ucap bayu mengacak ngacak rambut ayu lalu lari keluar.
Skip jum'at pagi bayu sengaja berangkat tidak membawa tas karena nanti lebih mudah untuk bolos. Sampai di sekolah bayu absen lalu menuju kelas nafia. Sampai di kelas nafia ada teman sekelas nafia dia menghampiri bayu.
"Oi sob lu nunggu cewek lu ya?" tanya dia.
"Iya kenapa?"
"Haha gapapa gw cuma mau bilang kalau lu nggak cocok sama nafia." ucap oki membuat bayu langsung emosi.
"Maksud lu apa hah..?" tanya bayu mendorong bahu sebelah si oki.
"O santai sob. Itu cuma opini gw aja. Cuma lu pikir aja nafia itu cantik,ketua kelas,ketua osis pula dan di tambah dia dari keluarga yang tajir melintir. Lu bisa ngimbangin dia? Motor lu aja mungkin pinjem kan haha..." ucap si oki sok santai tapi ucapannya membuat bayu ingin menonjok mulutnya sampai giginya rontok. Tanpa di sadari energi bayu mulai berkumpul dan siap di gunakan.
"Terus maksud lu nafia pantesnya sama lu gitu?" tanya bayu kali ini mengcengkeram kerah baju oki dan menariknya berdiri. Teman teman oki memisahkan mereka yang siap berkelahi.
"Sorry gw sadar diri nggak kayak lu sob. Yang cocok sama nafia itu Leo. Dia ganteng dan punya segalanya."
"Yank udah nggak usah nanggepin oki ayuk ikut aku." ucap nafia yang sudah di belakang bayu langsung menarik bayu ke kantin.
"Kamu gapapa kan yank?" tanya nafia khawatir.
"Nggak kok tadi belum tak hajar dia." ucap bayu.
"Udah nggak usah di perpanjang yank. Oki punya komplotan yang berbahaya yank aku takut kamu kenapa kenapa."
"Aku nggak bakal kenapa kenapa kok say. Terus kita ke kantin ngapain say? Pesan lah.
" Aku panik aja makanya aku ajak ke sini. Nggak ahh pesan apa aku masih kenyang kok."
"Kalau gitu ke kelasku aja yuk!"
"Ngapain coba." Tiba tiba hp nafia bunyi ada telpon bayu kepo dan melihat wakil osis yang telpon.
"Kamu kemana gitu yank aku kumpul osis dulu. Kalau mau bolos telpon aku ya bolosnya bareng." ucap nafia.
"Iya cantik." Bayu langsung nyosor nafia tapi gagal karena lebih dulu tangan nafia menangkap wajah bayu.
"Ihh kamu tuh malu lah di tempat umum." ucap nafia mendorong wajah bayu.
"No no no udah aku ke ruang osis dulu."
Bayu yang gagal cium nafia langsung mengikuti nafia dari belakang setelah di rasa agak sepi bayu memanggil nafia. Saat nafia menengok bayu sudah siap dan bibir mereka bertemu. (Ingat bibir Mereka bertemu tidak lebih dari 2 detik jadi bukan adegan mesum ya.)
"Hihhh nakal banget ya kamu. sini nggak awas kamu." ucap nafia yang geram dengan tingkah bayu yang usil bin jahil.
Setelah selamat dari kejaran nafia bayu sekarang duduk sendirian di bawah pohon beringin yang banyak orang bilang pohon ini ada istana jinnya. Tapi itu semua hoax bagi bayu dan anak indigo lain. Karena sebenarnya istana jin ada di gudang. Saat sedang menyandarkan tubuh ke pohon hembusan angin melewati bayu tapi bayu tak mengira kalau angin itu terbawa seseorang.
"Ngapain sendirian?" ucap suara cewek yang membuat bayu kaget.
"Njir ngagetin. Ngapain lu ke sini?" tanya bayu.
"Emang nggak boleh? Di sini tempat umum jadi siapapun boleh di sini. Jawab dulu pertanyaan ku." ucap rindu.
"Cuma mau ngadem aja. Lu ini manusia atau sejenis jin sih?" tanya bayu kepo.
"Menurut mu aku ini apa?" tanya rindu balik.
"Lah gw tanya kok malah tanya balik. Ya gw nggak tahu lah." jawab bayu.
"Entahlah aku juga nggak tahu aku ini apa bahkan aku lupa pernah di lahirkan seorang manusia atau tidak. Terasa aku lahir sudah umur 7 tahun. Aku tidak punya keluarga,Aku merasa manusia karena aku berjalan menginjak tanah layaknya manusia tapi aku bisa keluar masuk 2 alam yang berbeda."
Mendengar itu bayu langsung melihat kaki rindu dan benar kakinya menyentuh tanah.
"Apa karena lu belajar ilmu tertentu sehingga kemampuan mu di atas rata rata?" tanya bayu.
"Tahu dari mana kemampuan ku di atas rata rata?" tanya rindu yang menatap bayu dengan wajah anehnya itu.
"Tadi lu datang bagaikan angin kan tiba tiba ada di sini? terus lu itu ada di suatu tempat beberapa saat dan menghilang dalam sekejap. Apa itu bukan di atas rata rata."
"Aku mendapatkan kekuatan tanpa berlatih atau meminta dari makhluk lain. Semua datang sendiri saat mataku terpejam." Lagi lagi bayu terkejut.
"Jika aku butuh bantuan apa lu mau nolong gw?" tanya bayu coba mengajak rindu ke pihaknya.
"Aku bukan orang baik yang sembarang menolong aku juga bukan orang jahat yang sembarang menyerang. Aku pergi." Wush bayu melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau rindu bisa menghilang sama seperti indah. Yhup bayu jadi teringat cewek cantik itu yang sekarang entah di mana dia berada. Tiba tiba bayu kangen dengan indah dan wajah dingin indah. Saat bayu melamun bagas mengagetkan bayu.
"Hayo ngapain lu ngelamun. Ayuk pulang!" ajak bagas.
"Jam berapa kok pulang?" tanya bayu yang merasa baru jam 9.
"Udah jam 12 ini mau ngapain lagi kita orang lomba udah sekesai mending pulang.
" What lu serius gas?" bayu melihat jam ternyata,benar sudah jam 12.
"Lu ngapain aja kok baru sadar ini udah siang?"
"Ketiduran di sini gw hehe..."
"Yuk pulang."
"Waduh ayu pasti udah nungguin nih. Nafia masih di ruang osis nggak ya." batin bayu.
"Lu duluan aja gas gw mau cari nafia dulu."
Bayu segera ke ruang osis dan kosong. Tiba tiba hp bayu bunyi.
"Hallo."
"Kamu di mana yank? di cariin kok nggak ketemu di kelas nggak ada hp nggak aktif ngeselin banget." Omel nafia.
"Aku di pohon beringin dari tadi say masa kamu nggak lihat?" tanya bayu bingung.
"Kamu ngumpet ya? Di pohon beringin lo udah aku lewatin 3x nggak ada orang sama sekali. Kamu di mana sekarang?" tanya nafia.
"Hah nggak ada orang apa jangan jangan ini semua ulah rindu ya." batin bayu.
"Kamu aja di mana say aku susulin sekarang."