
Selesai membaca mantra cowok itu maju untuk menyerang bayu yang sedang waspada.
Bug..Bug..Bug... Tiga pukulan yang mengenai bahu, dada dan punggung bayu. Bayu kesakitan efek pukulan itu tapi Bug..Bug..bug..bug..bug... Pukulan yang lain datang tanpa bisa di lihat oleh bayu. Bayu di buat pontang panting berusaha menangkis tapi tidak bisa karena pukulan itu tanpa bentuk.
Bayu menyadari ini pasti ilmu dari cowok itu lalu bayu memasang perisai tubuh lagi dan pukulan itu tidak lagi menyakitkan tapi tetap saja bayu harus keluar dari posisi terdesak seperti ini.
"Dasar lemah." ucap cowok itu menerjang bayu dengan tendangan T terbang. Bayu tak sempat mengelak dan tendangan itu tepat mengenai dada bayu. Setelah bayu terjatuh cowok itu terus membantai bayu yang sudah tidak berdaya bahkan kesadaran nya mulai pudar. Hal terakhir yang di ingat bayu yaitu si cowok akan memutus kepala bayu setelah itu bayu pingsan.
......................
Aku yang tidak bisa bergerak bersama agus terus mencari cara supaya bisa lepas dan membantu mas bayu yang sedang bertarung sendirian. Dari awal terlihat ilmu si cowok yang di lawan mas bayu sangat besar sampai auranya benar benar hitam pekat sampai aku juga melihat hatinya juga menghitam.
Setelah berjam jam aku usaha ada seseorang yang muncul di belakang ku dan agus. Aku tak tahu siapa dia tapi dia menyentuh titik tengah di bagian punggung ku dan agus sampai aku bisa bergerak. Tapi saat aku tengok ke belakang sosok itu telah pergi.
"Gus siapa tadi yang di belakang kita?" tanyaku.
"Gak tau ris. Ohh iya mas bayu." ucap agus berlari ke arah kebon lalu aku juga ikut berlari.
Di kebon itu terlihat mas bayu yang akan di penggal kepalanya aku ingin menolong tapi aku tidak punya kemampuan menyerang dari jarak jauh. Agus yang bisa cuma melongo tidak berbuat apa apa.
"Gus diem aja serang lah kan lu bisa serang an jarak jauh." ucapku kesal.
Agus langsung sadar dan berusaha menyerang tapi sebelum agus menyerang kita sudah di hajar terlebih dahulu oleh cowok itu sampai kami tepar. Agus sudah pingsan tapi aku masih sadar dan melihat ada seorang cewek yang melindungi mas bayu.
"Lu siapa ikut campur urusan gw?" tanya si cowok mengacungkan pedang ke arah cewek itu.
"Aku bukan siapa siapa. Aku juga buka orang baik tapi aku tidak sejahat dirimu. Hentikan perbuatanmu dengan menjadikan orang tak bersalah sebagai tumbal." ucap si cewek.
"Tak usah banyak omong." si cowok menyerang dan si cewek mengangkat wajahnya menunjukan wajahnya yang seram. Mata terbuka sebelah, Bertaring dan hidung besarnya.
Seketika si cowok tidak jadi menyerang dan memilih pergi entah kemana dia lenyap bagaikan cahaya cepat sekali.
Setelah si cowok hilang si cewek menyeramkan itu mendekati mas bayu tapi aku pingsan lebih dahulu jadi tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya.
Pagi hari aku terbangun di depan gubuk rumahku. Aku kaget bukan main karena aku tiba tiba di sini padahal jelas jelas semalam aku di kebon kosong itu bersama agus dan mas bayu. Badanku sakit semua tapi aku masih bisa berdiri untuk masuk ke rumah ternyata sudah pukul 5 pagi.
......................
Aku berada di tempat yang serba putih aku yakin ini bukan di alam nyata. Tiba tiba sosok yang di kenalnya sangat misterius datang. Dia adalah rindu.
"Sudah kubilang dia bukan lawan mudah untukmu. Tapi ambisi membutakan matamu dan membuatmu lupa cara berpikir dengan jernih. Hari ini aku menolong bukan karena aku di pihakmu tapi aku punya rencana sendiri yang lebih bagus." ucapnya dengan tersenyum.
"Maksudmu apa?" tanya bayu.
"Tidak akan membiarkan ragamu di hancurkan orang lain karena ragamu adalah wadah yang sempurna bagiku. Aku sudah bosan di raga ini." ucap rindu dengan wajah mengerikan yang sulit di lupakan.
Bayu terbangun dan sudah berada di depan gerbang rumahnya. Bayu duduk mengamati sekitar dan memang benar dirinya di depan rumahnya dan motor bayu di samping bayu terbangun.
"Kok gw udah sampai di sini bukannya semalam aku bertarung melawan cowok itu dan aku pingsan." batin bayu.
Bayu segera membuka gerbang dan menuntun motornya ke garasi. Bayu mengetuk pintu rumah dan ibu bayu membuka pintu sambil memakai mukena.
"Ya ampun dari mana aja kanu? Semalaman nggak pulang nggak kasih kabar." ucap ibu bayu marah besar.
"Siapa temenmu?"
"Agus bu yang rumahnya di kota sebelah." bayu jadi teringat agus bagaimana kabarnya semoga tidak terjadi hal buruk. Aris juga apa dia udah pulang bareng agus.
"Ngapain main jauh ke kota sebelah? Awas aja di ulangin ibu nggak akan bukain pintu rumah."
"Iya iya bu bayu salah bayu minta maaf dan nggak akan mengulangi nya lagi."
Akhirnya ibu bayu luluh dan bayu masuk ke dalam rumah. Bayu masuk kamar berniat akan istirahat tapi saat melihat jam sudah jan 5 pagi. Bayu tidak jadi tidur walau badan terasa remuk. Bayu chat agus dan aris apa mereka baik baik aja tapi not respond keduanya tidak aktif.
Skip pukul 6 bayu udah ready dan berangkat tapi mampir ke rumah aris dulu. Bayu sampai aris mau berangkat pas banget.
"Assalamu'alaikum sukur deh lu gpp ris. Si agus gimana ris?" tanya bayu.
"Waalaikumsalam mas alhamdulillah aku selamat. Kemarin kita di hajar cowok setan itu mas kita kalah telak dan agus pingsan. Gak ngerti agus kayak gimana nanti kita lihat di sekolah aja." jawab aris.
"Ya udah aku bonceng aja masukin lagi sepedamu." ucap bayu.
"Nanti aku ekskul mas."
"Udah tak tungguin entar yuk berangkat." ucap bayu.
Singkatnya mereka sampai di sekolah dan menunggu agus di parkiran tapi sampai bel masuk berbunyi motor agus nggak nongol tapi hp bayu bunyi tanda ada pesan masuk.
💬"Aman mas cumak badanku rasanya remuk. Jadi gw ijin gk masuk." chat dari agus membuat bayu tenang.
💬"Oke gus lanjut istirahat.👍"
"Si agus gpp ris tapi dia ijin nggak masuk katanya." ucap bayu lalu mereka berdua masuk ke kelas masing masing.
Sampai di kelas terlihat bagas sedang diskusi bareng sinta,erlin dan sekar.
"Oi yu sini!" ucap sinta.
"Ada apaan nih pagi pagi udah ngerumpi." ucap bayu sambil menaruh tasnya.
"Ini bagas punya ide kalau liburan nanti kita liburan bersama." ucap sinta.
"Lu pasti ikut kan yu." ucap bagas.
"Yang lain gimana bisa ikut nggak?" tanya bayu.
"Sinta,sekar,arum udah fixs ikut erlin nanti pulang ijin ortunya dulu. Joni kayaknya bisa sih ikut si gembul juga pastinya ikut kalau kita iming2in makan makan. Yeni masih belum on." Jelas bagas.
"Ya udah gw ikut dengan syarat semua ikut kalau satu nggak ikut ya gw nggak ikut kan ini acara bersama jadi semua harus kumpul." jawab bayu.
"Betul itu kata bayu. Lin usahain bisa ikut ya." ucap sekar ke erlin.
"Di usahain ka. Semoga dapet ijin ya." ucap erlin.