INDIGO & 7

INDIGO & 7
35. Rasa suka.



Setelah bel masuk berbunyi bayu dan bagas bergegas kembali ke kelas. Saat duduk bayu melihat nafia udah duduk di bangkunya.


"Loh udah masuk duluan ya?" tanya bayu.


"Iya kak belajar nih. Kakak nggak belajar?" tanyanya balik.


"Di rumah udah belajar. Dek boleh minta nomornya nggak?" ucap bayu yang baru duduk.


"Hah..? Kakak minta apa?" ucap nafia yang tidak mendengar ucapan bayu.


"Emm minta nomormu boleh nggak? Kalo nggak boleh ya nggak papa aku nggak maksa kok." ucap bayu grogi padahal dulu bayu sering minta nomor ke cewek.


"Emmm..."


"Ya udah dek kalau nggak boleh. Takut di marahin pacarmu ya hehe.. " ucap bayu.


"Enggak kok kak. Ya udah mana?" ucap nafia.


"Ehh mana apanya?" tanya bayu blo'on.


"Ya HPmu dong kak. Langsung di save aja biar nggak lupa." ucap nafia.


"Ohh iya bentar." ucap bayu lalu memberikan HPnya untuk nafia.


"Nih kak. Kasih nama Laurent Ana Fianda ya itu nama lengkapku." ucap nafia menyerahkan HP bayu lalu memasukan buku ke dalam tas karena Pengawas sudah masuk kelas.


"Makasih ya fi." ucap bayu berbisik setelah hp masuk saku.


"Sama sama kak bayu." jawab nafia.


Sampai ujian selesai bayu tidak berhenti tersenyum kecil karena mendapat nomor cewek cantik. Skip sampai parkiran bayu bertemu bagas dan...


"Njir Yamaha R25. Lu dapet duwit banyak bener bisa beli motor ini. Kredit atau cash sih lu." ucap bagas yang langsung turun dari motornya dan mencek ricek motornya bayu.


"Credit kok perbulannya 1 juta."


"Gila keren banget tapi platnya belum ada ya."


"Iya mungkin habis ujian baru jadi. Ya udah yuk ke BC dulu." ucap bayu naik ke motornya.


"Ngapain ke BC? anak anak udah gw info langsung ke MD di deket Mall termojaya." ucap bagas kembali ke motornya.


"Sialan lu udah buat planing sendiri. Ya udah yuk gas." ucap bayu.


Sampai di MD yang di tuju belum ada keberadaan teman temannya jadi bayu dan bagas langsung masuk untuk booking tempat dan ternyata lantai satu udah full dan mereka kebagian lantai 2.


Bayu menunggu sambil ngobrol sama bagas tentang si nafia tadi. Bagas tidak jadi mencocokan nafia dengan joni karena bagas tahu bayu suka sama nafia. Saat bayu terpojok sinta dan sekar datang disitulah bayu menyuruh bagas diam dan memberi info di grub kalau meja mereka di lantai 2. Saat sekar dan sinta masuk datang joni di susul arum dan juga rahma berboncengan sama erlin. Ribut tuh mereka karena saat parkir motor joni posisinya malang dan motor arum nggak bisa masuk. Untung tukang parkir datang dan membantu. Selesai parkir joni melihat atas dan melihat bayu dan buru buru masuk ninggalin 3 cewek di belakang. Sinta dan sekar sampai dan duduk.


"Asik lagi banyak duit nih traktiran di sini." ucap sinta.


"Ahh enggak sin. Kalian pesen duluan aja biar nggak bareng bareng." ucap bayu.


"Bebas nih pesen apa aja?" tanya sekar.


"Iya bebas."


"Tenang ada sultan baru kita nih." ucap bagas.


Joni dateng langsung nyruput minuman bagas kayaknya dia kehausan.


"Sialan main nyosor aja lu jon." ucap bagas sambil menjauhkan kepala joni dari minumannya.


"Ya elah masih haus nih minta dikit lagi napa gas gas pelit amat lu." ucap joni ingin merebut minuman di tangan bagas.


"Udah jon lu pesen aja sono. Jangan main nyosor aja gitu." ucap bagas.


"Elu yang traktir ya gas." ucap joni.


"Bukan nih bos besar kita." ucap bagas memegang bahu bayu.


"Wih mantep gw pesen dulu ya yang mahal." ucap joni.


Rahma, erlin dan arum datang.


"Mana si joni tadi? di cariin malah ngilang." omel arum.


"Beb geser dong!" ucap rahma.


"Yu gw duduk sini ya." ucap erlin duduk di sebelah bayu.


"Lin di depan kursi masih kosong lo." ucap bayu.


"Biarin aku maunya di sini."


"Et dah kalian berempat malah mesra mesraan. Gw cari joni dulu ahh.." ucap arum sewot.


"Iya tuh cari pacar lu haha..." ejek rahma.


"Udah pesen beb?" tanya rahma ke bagas.


"Belum pesenin gih. biasanya." ucap bagas.


"ok👌" rahma pergi ke pemesanan.


"Lin lu pesen gih. Sekalian pesenin burger ayam tapi pedes kalo perlu sambel ekstra." ucap bayu.


"Minumnya?"


"Bebas asal sambil lihatin kamu." ucap bayu.


"Kenapa gitu?"


"Biar manisnya terasa sampai ke hatiku." ucap bayu.


"Alah modus lu njir." ucap bagas di samping bayu.


E!rlin hanya berlalu sambil tersenyum.


Skip setelah mereka kumpul bayu memimpin do'a semoga motor barunya berkah dan tidak membawa masalah. Do'a bersama selesai waktunya makan makan. Di momen itu bayu dan erlin tambah dekat dan tidak malu malu bayu menyuapi erlin. Erlin juga nampak nyaman dan bahagia di perlakukan bayu seperti itu lalu membalasnya dengan mengelap mulut bayu yang belepotan sambal. Banyak suara agar mereka jadian saja tapi respon keduanya hanya diam. Pukul 4 sore mereka bubar dan bayu pulang ke rumahnya tapi sebelumnya mengantar erlin dulu ke rumahnya. Sampai di rumah bayu seperti biasa mandi makan malam tidak lupa sholat setelah itu bayu tidur.


Selasa, 4 Mei


Hari kedua ujian berlangsung dan bayu juga tambah dekat dengan nafia bahkan sudah chatan.


Saat istirahat bayu di tegur oleh sekar tentang sikapnya itu.


"Yu lu sebenernya suka erlin apa adek kelas itu sih?"


"Inget erlin temen kita kalau lu suka erlin jangan di buat main main kasihan erlin. Kalau lu sukanya sama adek kelas itu ya jangan terlalu deket sama erlin nanti dia berharap lebih dari lu." ucap sekar dan pergi.


Ocehan sekar tadi juga di dengar oleh bagas jadi bagas menasihati bayu saat di kantin.


"Omongan sekar ada benernya yu. Lu harus pilih salah satu supaya mereka tidak terluka nantinya. Lu suka si nafia apa erlin?" tanya bagas.


"Itu yang gw bingung gas. Kenapa temen temen bilang gw deket sama erlin lebih dari temen tapi erlin bilang ke gw kalau kita biasa aja. Kalo di suruh milih gw pilih nafia gas."


"Secara erlin adalah temen jadi gw nggak mau ngerusak itu saat kita ada masalah dan erlin juga tahu itu." ucap bayu.


"Kalau erlin dan elu udah tahu dan sepakat nggak jadian oke no problem. Jadi lu tinggal fokus aja sama nafia."


"Iya gas dan habis ujian gw berencana nembak dia. Bantuin gw lah lu kan lebih tau cara nembak cewek daripada gw yang dulu di tembak cewek." pinta bayu.


"Tenang bisa di atur fokus ujian aja dulu nanti sabtu atur tempat dan rencanannya." ucap bagas.


Lanjut chapter selanjutnya>>>