INDIGO & 7

INDIGO & 7
Penunggu gudang usil.



Kepergian nawang memberikan efek yaitu di sekitar jalan muncul penampakan2 yang bisa di bilang hancur. salah satunya ada seorang anak yang kepalanya gepeng dan masih banyak lagi. Mobil yang tadinya berat sudah normal lagi dan jalan yang sepi membuat bagas tancap gas lagi. Nganjuk dan madiun sudah terlewati sekarang mereka di sekitar gerbang tol ngawi


"Kita cari makan dulu ya." Ucap bagas.


Semua setuju dan mobil di arahkan keluar menuju gerbang tol ngawi. Keluar dari tol mereka langsung mencari rumah makan terdekat. Beberapa menit berlalu mobil berhenti di warung tepo tahu. Orang ngawi pastinya tahu dengan makanan khas daerah ngawi ini. Tepo tahu mirip dengan lontong tahu tapi katanya beda di rasanya aja. Semua masuk dan duduk di kursi masing masing. Meja 1 berisi bayu,erlin,bagas,rahma dan joni.


Meja 2 berisi yeni,satrio,sekar,arum dan sinta. Makan siang ini di traktir sama rahma dan nanti malam ganti bagas yang traktir. Makanan tiba mereka makan sepuasnya sampai kenyang.


"Mbul mbul lu makan banyak banget deh bisa tekor gw kalau 1 orang aka habis 4 porsi." ucap rahma.


"Tau tuh gembul. Makannya lu simpen di mana sih kok muat gitu loh?" ucap sekar tak habis pikir.


"Ya di dalem perut lah kan gw nggak punya kantong ajaib kayak doraemon." Jawab satrio gembul.


"Ma anterin gw ke toilet yuk kebelet nih." Ucap erlin tiba tiba.


"Bentar. Yuk!" Ucap rahma setelah minum.


Mereka mengikuti petunjuk arah dan sekarang tiba di toiletnya.


"Kok kumuh gini toiletnya padahal Warungnya rapi dan bersih lo." Protes rahma.


"Udah udah gw masuk dulu ya tungguin gw." ucap erlin buru buru masuk.


"Gw juga mau pipis lin tapi kok cuma satu bilik yang ada pintunya."


Erlin tak menjawab.


Setelah beberapa saat erlin keluar dan giliran rahma yang masuk. Kemricik air seni keluar dan rahma berteriak.


"Lin kok baknya kosong krannya juga mati lu cebok pakek apa tadi?" tanya rahma bingung.


"Hah kranya nyala kok baknya juga penuh tadi." Jawab erlin heran.


"Aduh ini kosong lin krannya juga mati. Coba cariin gw air dong!" ucap rahma.


"Oke oke bentar." erlin mengecek bilik lain siapa tahu ada bak yang terisi tepi semuanya kosong sampai erlin mengecek bilik terakhir ada kepala tersenyum menyeringai di dalam baknya. Erlin keluar dari bilik sambil berteriak ketakutan meninggalkan rahma yang masih di dalam bilik.


Erlin berlari keluar dan menabrak bayu itu betul erlin menabrak bayu yang menuju ke arahnya.


"He hei ada ala kok teriak teriak lin? Rahma mana? Kok lu dari sana toilet nya kan di sebelah timur. Erlin tak sempat merespon ucap bayu yang bisa ia lakukan hanya menunjuk nunjuk ruangan tadi dia keluar. Bayu tahu pasti ada yang tidak beres lalu berjalan ke arah ruangan itu. Beru saja bayu akan masuk rahma sudah menabraknya sampai bayu terjengkang dan rahma juga tersungkur.


"Lari yu lari di dalem ada setannya." Ucap rahma yang segera berdiri dan berlari meninggalkan bayu. Bayu yang sempat kaget berdiri lalu melihat ke dalam ternyata ini adalah gudang kosong yang dapat bayu lihat ada pocong dan beberapa kunti di dalam sana. Bayu yang tak mau cari masalah di tempat orang memilih pergi saja toh erlin dan rahma mungkin hanya di isengin aja. Bayu kembali ke dalam dan semua sudah bersiap untuk keluar.


"Eh kok udah siap siap mau keluar." ucap bayu.


"Tau tuh cewek cewek pada heboh ada setan di toilet emang iya ya?" tanya joni.


"Sssttt.. Jangan keras keras goblok nanti ada yang denger." bagas menutup mulut joni.


Setelah itu bayu mendekat ke arah rahma dan erlin yang masih pucat.


"Udah jangan berisik mereka cuma iseng aja. Terus kalian kok bisa sampai gudang itu? Toiletnya di sebelah kiri lo." ucap bayu.


"Di depan ada petunjuk arah ke toilet yu kita ikutin lah." ucap rahma.


"Hooh bener itu kita ikutin eh kok toiletnya sepi dan cuma ada satu bilik yang ada pintunya."


"Kalian yakin ada petunjuk arahnya? Di sebelah mana aku aja tadi tanya ke tukang parkir baru tahu toiletnya. Pas aku ke toilet kalian nggak ada aku balik dan coba cek ke barat ternyata erlin sudah lari terbirit birit." jelas bayu.


Mereka keluar untuk memastikan ternyata benar tidak ada petunjuk arah.


Skip mereka sudah masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan. Baru memasuki 5 KM masuk tol mobil seperti di timpa sesuatu dan terdengar keras Brak.. Semua orang saling pandang dan bayu melihat ke atas menembus atap mobil di atas sana nampak kuntilanak sedang berdiri di atas mobil. Tak hanya itu di depan kaca mobil ada pocong yang melompat lompat efeknya mobil jadi bergoyang.


Bayu langsung gercep mengusir mereka.


"Heh pergi jangan ganggu kami atau aku usir secara paksa."


"Jangan galak galah lah bang kita cuma mau numpang sampai kota sebelah kok." Jawab si kunti.


"Numpang gundulmu itu. Numpang ke kendaraan lain kan bisa ayo cepetan pergi." ucap bayu lagi.


"Kalo kita nggak mau gimana?" ucap si kunti bandel.


"Ohh bandel ya." Bayu mengeluarkan energinya dan memegang cap mobil dan menyalurkannya sampai ke depan. Efeknya kunti dan pocong itu langsung kepanasan dan terjatuh dari mobil.


"Ngapain yu?" tanya yang lain.


"Gapapa cuma ngecek aja panas apa enggak." ucap bayu absurd.


"Ada ada aja lu."


"Lu gabut ya mending ngobrol bertiga sini." ucap joni.


"Nggak ahh gw mau tidur dulu ngantuk." Di rasa aman bayu duduk lagi dan mencari posisi terenak untuk tidur.


Baru saja bayu mendapat posisi enak erlin bertanya.


"Ada apa yu? di atas mobil?" tanya erlin.


"Biasa ada setan jahil katanya mau numpang dikira mobil ini angkot." Bisik bayu dan lanjut tidur.


Suasana mobil kembali sepi karena sebagian memilih tidur saja. Tinggal joni gembul bagas dan rahma yang masih terjaga.


Oke singkatnya setelah kejadian pocong dan kunti yang nebeng tadi sudah tidak ada makhluk yang menganggu karena energi yang di salurkan bayu tadi sudah membentuk perisai ghaib.