INDIGO & 7

INDIGO & 7
Moyang bayu.



Wulan secepat kilat menyerang mulut buaya itu sampai terpental ke belakang. Belum sempat buaya itu jatuh wulan sudah menangkapnya lalu membantingnya ke tanah dengan keras. Buaya itu sudah KO sekarang wulan ingin mengalahkan makhluk yang berhadapan dengan bayu tadi.


Belum juga wulan bergerak seseorang menghadangnya.


"Wulandari. Mau kemana? Lawanmu itu aku. Hyaa..."


Efek kaget wulan tidak siap menerima tendangan dari wanita itu sehingga membuatnya terpelanting jatuh ke belakang.


"Dasar siluman." Wulan bangkit dan balik menyerang.


Di sisi lain bono di serang oleh harimau putih sampai kulitnya robek robek. Membalas serangan saja bono tidak mampu.


"Siapa harimau ini. Kenapa keluar dari tubuhnya." Batin bono yang masih mencoba bertahan walau kulitnya sudah banyak terkelupas. Harimau itu berhenti menyerang lalu diam di tempat dengan gagahnya.


"Berani kau lukai keturunanku akan ku bunuh kamu." ucap sebuah suara dari harimau itu.


"Jadi anak itu di jaga oleh 2 jin tapi kok baru tahu gw." Batin bono lagi.


Merasa punya kesempatan bono berusaha menyerang balik tapi sayang kecepatannya berkurang drastis sehingga harimau itu dengan mudah menerkam bono lalu mencabik cabik tubuhnya sampai tinggal tulangnya. Setelah itu harimau putih itu segera kembali ke tubuh bayu yang tergeletak pingsan. Kembali ke wulan yang sedang bertarung sengit dan siapa lawan wulan? Pastinya kalian udah tahu dong. Ita betul lawan wulan adalah ratu siluman ular dari gunung wilis yang pernah wulan kalahkan di tempat ini. Tapi sekarang ratu ular datang dengan kemampuan baru sehingga mampu merepotkan wulan yang sudah di mode mata birunya.


"Hahaha seperti ini saja kemampuan anak dari ratu galuh? Tidak ada peningkatan lebih baik kau mati." ucap ratu ular memancing amarah wulan.


"Kau boleh menghinaku tapi jangan bawa bawa ibuku." ucap wulan geram.


"Kenapa kau tak suka? Tapi kenyataanya memang dirimu itu lemah seperti ibumu."


Tangan wulan mulai menggenggam lalu muncul kobaran api kecil yang membesar sampai membuat tangan wulan di selimuti api.


"Apa jangan jangan putri wulandari sudah menguasai ilmu segoro geni? Wah gawat ini. Nyai segera bawa zola dan agus pergi biar aku yang bawa indah dan aris." ucap ki prapto.


"Memangnya kenapa?" tanya nyai melati.


"Lihat itu! Itu ajian segoro geni sebentar lagi akan ada gelombang magma panas menghantam kita harus menjauh."


Akhirnya sesuai perintah agus,zola,aris dan indah di bawa pergi ke tempat yang aman.


Wulan menghantam ratu ular dengan pukulan di selimuti api. Ratu ular bisa menangkisnya tapi rasa panas tidak bisa di hindarinya sebab kulit ratu ular yang terbakar.


Wulan tidak hanya menyerang sekali tapi bertubi tubi sampai ratu ular tidak bisa membalasnya sama sekali. Setelah serangan beruntun itu wulan menemukan celah Bugh... Pukulan wulan mengenai perut ratu ular dan membuatnya jatuh ke tanah memegangi perutnya yang gosong.


"Tadi kau mengejekku karena lemah sekarang rasakan ajian pamungkasku." Tangan wulan menyatu di depan dada lalu mulutnya membaca mantra.


"Rasakan ajian segoro geni tingkat 3 dariku Hyaaa...." Entah datang darimana muncul gelombang magma panas menuju ratu ular berada. Pasukan yang bertarung semuanya lenyap tinggal tulangnya saja. Rasa kasihan wulan sudah tidak ada lagi akibat amarahnya yang mencapai titik akhir. Wulan tidak melihat bayu yang masih terkapar pingsan.


Bagaimana kondisi ratu ular terkena ajian wulan? Tentu ratu ular telah musnah tenggelam di lautan magma. Tapi ada yang aneh bayu yang dari tadi pingsan mengambang di atas magma seolah mengambang di atas air. Setelah ajian itu selesai wulan langsung lemas dan beberapa saat kemudian magma panas itu juga menghilang. Wulan jatuh ke tanah dengan setengah sadar melihat bayu yang tadi mengapung di atas magma panas.


......................


Sabtu pagi semua terbangun di rumah aris. Semua tergeletak di atas tanah tak beralaskan apa apa.


"Aduh di mana ini? Kok badanku rasanya remuk begini." ucap indah yang baru bangun.


"Ndah tolong gw nggak bisa bangun nih." seru agus.


Indah berusaha bangun tapi tidak bisa dia hanya bisa duduk.


Semuanya sudah terbangun termasuk bayu tapi belum ada yang bisa berjalan karena tenaga mereka terkuras habis untuk bertarung kemarin.


Skip sore harinya aris dan agus udah pulih tapi yang terparah bayu dia hanya bisa ngomong tapi tidak bisa duduk sama sekali.


"Ki apa mas bayu baik baik saja?" tanya aris.


"Tenang dia sudah di beri tambahan tenaga oleh putri wulandari kalau enggak mungkin hari ini dia belum sadarkan diri. Semoga nanti malam dia udah sembuh total." jelas ki prapto.


"Si giro kemana ki kok nggak muncul aku panggil." tanya zola.


"Sebenarnya giro telah kalah di medan perang. Jadi kamu harus menerimanya ya."


"Apa? Giro yang kuat kalah? itu tidak mungkin." ucap zola tidak percaya.


"Lawan giro terlalu kuat sehingga dia terbunuh."


"Bohong pasti sekarang giro berada di suatu tempat. Aku akan pergi mencarinya." Entah dapat kekuatan darimana zola langsung berdiri dan berlari keluar rumah.


"Woi zol mau kemana lu?" teriak indah.


"Biar gw yang kejar." Ucap agus tapi baru saja keluar rumah dia tersandung dan jatuh.


"Sudah sudah biarkan dia menenangkan dirinya sendiri. Kalian fokus kesembuhan diri masing masing." ucap ki prapto.


"Ki apa papah tahu aku nggak di rumah?" tanya indah.


"Tidak dia sedang di luar kota mengurus pasiennya."


"Lalu mas bayu gimana ki? apa orang tuanya tidak mencari hari ini kan dia harusnya sekolah." tanya aris.


"Aku udah buat serigala jadi kembaran nya. Jadi saat ini aman."


Minggu pagi bayu sudah normal dan akan pulang. Indah dan agus sudah pulang duluan tinggal aris yang menjaga bayu.


"Mas yakin udah sembuh total?" tanya aris.


"Aman ris. Kasihan ibu aku tinggal terlalu lama." jawab bayu.


"Ya udah hati hati mas aku juga mau berangkat ke warung." ucap aris.


Sampai di rumah tidak ada yang curiga entah bagaimana sikap si serigala kembaran bayu kepada keluarga bayu. Tapi yang terpenting mereka tidak curiga.


Sampai kamar bayu chat dan vc dengan nafia. Nafia ngoceh sepuasnya terutama tentang sikap bayu yang dingin 2 hari ini di ajak kencan gak mau dll. Setelah puas ngoceh ganti bayu yang ngomong.


"Udah ngomongnya say? Nanti sore sibuk nggak? Kita jalan jalan yuk!" Ajak bayu.


"Kemarin nggak mau sekarang ngajakin aneh kamu ya. Tapi aku free kok jadi aku mau." ucap nafia.


Tinggal bilang aja iya apa susahnya sih dasar cewek.


Vc di tutup bayu merasa ada yang hilang tapi bayu tidak tahu apa itu. Dia mau tidur tapi tidak bisa karena merasakan hal aneh. Kira kira apa yang aneh?