
Singkat cerita hari sabtu pagi bayu sudah kembali ke kelasnya karena ujian sudah selesai. Pagi itu bayu di beri tahu bagas kalau persiapan nanti malam sudah siap tinggal ajak nafia aja. Jadi bayu langsung chat nafia.
💬"Fi sibuk nggak?" 07.30.
💬"Maaf kak baru selesai ngerjain tugas. Ada apa ya kak?" 07.56.
💬"Nanti malem bisa temenin jalan nggak? Lagi kesepian di rumah." 08.01.
💬"Boleh kak jam berapa? Aku juga suntuk di rumah habis ujian." 08.02.
💬"Habis isya fi bisa?" 08.02.
💬"Ohh jam 7 ya kak. Bisa bisa." 08.05.
💬"Sip nanti aku jemput di rumahmu ya. Btw nanti pulang di jemput atau bareng aku hehe..." 08.06.
💬"Nanti di jemput supir kak. Nanti malam aja jemput ok." 08.07.
💬"Siap nona manis." 08.07.
💬"Bisa aja kak bayu. Yaudah aku mau ke kantin dulu ya." 08.08.
💬"Iya fi hati2." 08.08.
Bayu senyum sendiri membayangkan nanti malam sampai nggak sadar ada sinta dan sekar di depannya.
"Yu lu ngapain di situ cengar cengir natap langit?" tanya sinta.
"Pasti mikirin adek kelas itu kan yu." ucap sekar.
"Ahh enggak ini lagi mandang langit yang biru banget tanpa terhalang awan sedikit pun. Kalian tahu artinya apa?" tanya bayu membuat sinta dan sekar ikut memandang langit.
"Langit jadi lebih indah?" jawab sinta.
"Langit terlihat tanpa batas." ujar sekar.
"Bukan kalau nggak mendung artinya nggak bakal hujan nanti." jawab bayu.
"Sialan ya jelas lah kan hujan turun jika ada awan." jawab sekar.
"Emang lu nanti malem mau malming kemana? biasanya juga muter muter gak jelas sama joni."
"Adadeh pokoknya malem ini bukan sama joni."
"Terserah lah yuk ka ke perpustakaan." ucap sinta.
"Ehh mau ngapain ke perpustakaan?" tanya bayu.
"Mau nyanyi. Yakali nyanyi di perpus ya baca buku lah yu." ucap sinta.
"Maksudnya apa ada tugas yang belum kelar gitu."
"Enggak sih nyari ketenangan aja." ucap sinta.
"Bilang aja mau ngadem lu berdua."
Keduanya hanya tertawa lalu meninggalkan bayu sendiri.
Setelah sinta dan sekar pergi bagas datang bersama danu teman sekelas bayu juga.
"Gimana yu dia mau kan?" tanya bagas.
"Mau kok. Nanti habis isya gw jemput." jawab bayu mengacungkan jempol.
"Sip lah jam 7 gw jamin udah ready. Nanti danu juga ikut yu buat jadi kameramen wkwk." ucap bagas.
"Wah makasih nu udah mau ikut." ucap bayu.
"Tapi ini nggak gratis loh hahaha..." ucap danu becanda.
"Tenang nanti kalau lancar kita di traktir bayu seminggu full ya kan yu🤣" ucap bagas sambil tertawa.
"Kalo seminggu bisa bangkrut gw wkwk.."
Setelah itu mereka berbicang seru di depan kelas tentang berbagai hal. Keseruan mereka terhenti ketika mereka di suruh masuk kelas dan ada pengumuman kalau senin depan sampai sabtu ada berbagai macam lomba yaitu voly putra putri,basket putri,futsal putra putri,tarik tambang putra,catur campuran dan terakhir fashion show.
Ketua kelas dan wakilnya menentukan siapa saja yang ikut maka terpilihlah bayu untuk ikut fashion show bersama sekar. Tidak hanya itu bayu juga ikut lomba futsal dan tarik tambang. Bayu ingin protes tidak mau ikut fashion show tapi ketua kelas tidak mau merubah keputusannya. Setelah pengumuman dan penentuan siapa aja yang ikut mereka boleh pulang.
"Udah jangan cemberut lu pantes ikut fashion show yu. Ohh iya nanti malem gw nggak bisa ikut ya ada acara gw. Tapi tetep gw pantau kok persiapannya." ucap bagas.
"Yaelah gw nggak mau uang dari lu yu tapi gw mau lu berhasil dan di terima cinta lu sama inceran lu itu. Good luck gw duluan." ucap bagas meninggalkan bayu yang sudah sampai di depan rumahnya.
Habis sholat maghrib bayu sudah mempersiapkan kata kata untuk nafia nanti tapi bayu bingung sendiri karena setiap dia mengucapkan kata katanya terasa kurang. Akhirnya bayu keluar menuju teras dan memandang langit yang gelap tapi nampak bulan sabit beserta bintang.
Setengah jam bayu melihat langit dan muncul kata kata yang tepat untuk menyatakan perasaannya.
Dari pintu ibu bayu melihat bayu senyum senyum sendiri dan asal kalian tahu dari tadi pulang sekolah bayu belum mandi.ðŸ¤
"Mau mandi jam berapa nak? Malah senyum sendiri nggak jelas awas kesambet lo." ucap ibu bayu.
"Iya bu bayu mau mandi dulu." ucap bayu setelah itu pergi ke kamar mandi.
Habis mandi makan ya nak itu ada nasi dan lauk di meja dapur ibu mau keluar bentar.
Singkat cerita bayu sudah ready dan sedang otw rumah nafia. Sampai rumah nafia ternyata nafia sudah menunggu di depan gerbang.
Bayu terbengong menatap nafia yang sangat anggun tidak mewah dan tidak biasa sangat elegant.
"Wow cantik banget." ucap bayu tidak sadar.
"Ihhh kakak biasa lihatinnya aku jadi malu." ucap nafia menutup muka bayu.
"Iya2 fi yuk naik." ucap bayu.
"Tumban bawa scoopy biasanya motor tinggi itu."
"Nanti kamu nggak bisa naik fi."
15 menit perjalanan bayu dan nafia sudah berada di depan taman yang tersegel.
"Kak ngapain kita ke sini? kan taman ini belum di buka masih tahap pembangunan." ucap nafia turun dari motor.
"Udah ikut aku aja fi." ucap bayu lalu menggandeng nafia masuk ke pintu loket di sana sudah ada 2 orang berpakaian proyek.
"Selamat malam mas dan mbaknya silahkan masuk!" ucap orang pertama dan orang kedua memberikan bayu kertas yang di dalamnya ada peta taman itu.
"Kak kok kita boleh masuk?" tanya nafia di samping bayu.
"Hihi lihat aja nanti nona manis." goda bayu membuat nafia diam seribu bahasa.
Sampai di dalam nafia terperangah melihat keindahan taman itu.
"Wahhh indah banget kak taman ini kalau malam. Hiasan,Bunga,lampu dan suasana yang sangat sempurna banget." ucap nafia dengan mata berbinar.
Di saat nafia mengagumi keindahan taman disitulah pelayan memberikan buket bunga mawar kepada nafia.
Saat itu bayu menjongkokan sebelah kakinya lalu...
"Fi." panggil bayu dan nafia menengok.
Nafia membalikan badan memastikan bahwa yang di lihatnya itu tidak salah.
"Fi memang kita bertemu hanya hitungan hari tapi jujur aku sudah jatuh hati saat pertama kali melihatmu. Malam ini di saksikan bulan,bintang dan taman ini ijinkan aku menyampaikan isi hatiku ini untukmu. Maukah kamu jadi kekasihku? jika,kamu mau ambil bunga mawar ini dan jika kamu menolak buanglah bunga mawar ini." ucap bayu dengan jantung berdegup kencang menanti jawaban dari nafia.
Tanpa di sangka nafia mengeluarkan air mata bayu sempat ingin lari malam itu karena malu tapi nafia mengambil mawar di tangan bayu dan menciumnya.
"Aku mau menjadi kekasihmu kak. Aku berharap kakak setia hanya kepadaku." ucap nafia sambil menarik tangan bayu supaya berdiri.
Setelah berdiri di hadapan nafia.
"Aku berjanji fi untuk setia hanya untukmu. Terima kasih sudah menerima cintaku." ucap bayu sambil mencium tangan lembut nafia.
"Sama sama kak. Aku pegang janjimu itu."
"Kak temani aku keliling taman ini ya!" pinta nafia.
"Tentu akan kutemani sayang." jawab bayu dan menggandeng tangan nafia.
"Apa kak? Kakak manggil aku sayang?" tanya nafia.
"Iya,kenapa?nggak boleh?"
"Boleh kok tapi apa aku harus manggil sayang juga?" nafia.
"Terserah asal kamu nyaman aja cantik." ucap bayu sambil menowel dagu mulus nafia lalu berlari.
"Ihh kakak jahil ya awas aja." ucap nafia sambari mengejar bayu.