I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Bertemu Countess



" Buat apa kau membelikan aku pakaian dalam dan mengapa kau harus ikut juga?" tanya Aresta dengan wajah memerah melihat Dimitri memegang sebuah bra merah di tangannya.


Dimitri tertawa pelan melihat wajah malu Aresta dan berjalan menuju ke belakang tubuhnya.


" Karena aku ingin saja menemani mu membelinya dan lagipula aku sudah tahu semua tentang mu." ucap Dimitri sambil menyeringai.


" Tidak perlu, Yang Mulia." ucap Aresta sambil memandang kesal Dimitri sebelum berjalan mendahului nya.


Dimitri menggelengkan kepalanya sambil berjalan menyusul Aresta. Sampai tiba-tiba saja ada seseorang yang memanggilnya.


" Yang Mulia saya senang anda berada di sini?" tanya seorang pria yang menghampiri Dimitri.


Dimitri membalikan badannya dengan tatapan datar melihat orang yang membungkuk di hadapannya.


" Selamat siang Countess Vicon saya sama sekali tidak menduga bahwa anda berada di sini." ucap Dimitri sambil memicingkan matanya memandang rendah Countess Vicon.


Countess Sarah Vicon merupakan seorang bangsawan yang keluarganya sudah mengabdi kepada kerajaan selama lebih seratus tahun. Keluarga tersebut sangat menjunjung tinggi kehormatan dan kesetiaan nya kepada sang pemimpin bagi mereka pemimpin lebih di utamakan dari pada keluarga terdekatnya. Awalnya Dimitri juga tidak terlalu menyukainya mengingat mereka seperti anjing yang mengikuti majikannya kemana pun untuk mendapatkan tampuk kekuasaannya. Countess Sarah Vicon pemimpinya sekarang sudah menikah dengan salah satu keluarga bangsawan bergelar Marques meski akhirnya pria itu meninggal setahun yang lalu dengan meninggalkan berbagai harta untuk Countess Vicon. Countess Vicon adalah salah satu wanita serakah yang menginginkan apapun untuk mendapatkan kekayaan dan kekuasaannya.


Lebih paling Dimitri benci adalah kesetiaan nya kepada ibunya membuat nya melakukan apapun untuk menyingkirkan nya. Dimitri tahu itu dengan kejadian sepuluh tahun lalu.


" Saya sedang berada di sini untuk mengunjungi putera saya yang telah berpindah kerja di sini. Apa, Yang Mulia. tidak tahu bahwa putera saya adalah seorang dokter terkenal di negara ini dan jika saya meminta bisa membuat putera saya sebagai dokter pribadi anda." ucap Countess Vicon yang meminta anaknya untuk menjadi dokter pribadi raja di istana.


Tetapi sebelum Dimitri menjawab tiba-tiba saja ada suara seseorang memanggilnya.


" Yang Mulia. saya sudah selesai apa kita bisa ke...BRAK..." ucap Aresta yang tiba-tiba berhenti dan menjatuhkan belanjanya melihat orang di depannya yang merupakan mertuanya sendiri.


" Countess." gumam Aresta melihat mertua nya yang merupakan ibu dari David.


Sedangkan Countess Vicon juga tidak bisa menyembunyikan perasaan terkejutnya melihat Aresta bersama Raja Dimitri. Tapi perasaan marah langsung meliputi nya dan berjalan mendekat untuk menamparnya jika tidak di tahan oleh Dimitri.


" Anda tidak bisa melukai calon ratu mu Countess." ucap Dimitri dengan tatapan tajam.


Countess Vicon lagi-lagi terkejut melihat sikap dan ucapan Raja Dimitri yang membela Aresta.


" Anda tidak bisa melakukannya, Yang Mulia. karena dia adalah isteri puteraku dan kau adalah wanita yang menjijikan berjalan dengan pria lain tidak mempedulikan perasaan suami mu yang mencarimu. Dasar jal..." ucap Countess Vicon yang tiba-tiba berhenti


karena....


Countine...