I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Catherine



Membuat David terkejut adalah bahwa seseorang memasuki ruangannya merupakan Catherine mantan tunangannya.


" Apa yang kau lakukan di sini Cathy?" tanya David yang sudah mengatasi rasa terkejutnya.


Catherine berjalan masuk dengan langkah yang anggun mendekati David.


" Selamat siang David dan Anton, aku berada di sini ingin mengunjungi mantan tunangan ku apa itu salah?" ucap Catherine yang berpura-pura merasa bersalah.


" Tidak juga, kau boleh pergi jika tidak urusan apapun." ucap David yang mengusir Catherine dengan kasar.


Catherine yang mendengarnya hanya tersenyum.


" Tidak kita harus bicara menangani masalah salah paham yang terjadi 4 tahun lalu. Aku juga ingin bertemu dengan isteri dan anak tirimu itu." ucap Catherine sambil tersenyum miring.


David yang mendengarnya mengepalkan tangannya di bawah meja wajahnya selalu menampilkan senyum ramah sekarang terganti menjadi wajah datar.


" Aku tidak akan berbicara dengan mu lagi Cathy. itu masa lalu aku sekarang sudah bahagia bersama isteriku dan sebentar lagi kami akan memiliki anak bersama." ucap David dengan percaya diri.


Catherine yang mendengarnya langsung tertawa.


" Sungguh pernyataan mu sungguh lucu David. Tapi aku yakin kau tidak akan menolak lagi jika ini menyangkut ibumu. Ayo kita akan berbicara di taman." ucap Catherine yang keras kepala tetap memaksa David untuk berbicara.


Melihat Catherine yang sudah pergi David hanya bisa mengeram kesal. Menurutnya berusaha dengan wanita itu adalah bencana besar yang terjadi dalam kehidupannya selama ini.


Anton yang melihat nya sejak tadi hanya merasa simpati karena dirinya tahu bagaimana Catherine.


" Aku akan keluar dulu David, ingat kau harus berhati-hati dengan Catherine dia bukan wanita yang baik-baik malah terkesan berbahaya. Ingat itu bro." ucap Anton menepuk pelan David sebelum keluar dari ruangan.


David menghela nafasnya sebelum berjalan keluar menuju ke arah taman. Saat sampai di taman dirinya melihat Catherine yang sudah duduk menunggunya di kursi taman.


Dengan langkah yang sedikit ragu David berjalan mendekati Catherine.


Catherine berdiri dari tempat duduknya menatap sendu David.


" Kau tahu bahwa sampai sekarang aku masih mencintaimu." ucap Catherine menyatakan perasaannya.


David yang mendengarnya langsung tertawa terbahak-bahak sampai memegang perutnya karena merasa sedikit sakit.


" Hahahaha....ini pernyataan yang konyol setelah kau meniduri pria lain dengan beraninya kau menemui ku dan mengatakan cinta itu sungguh basi." ucap David dengan pandangan jijik.


Catherine bukannya merasa bersalah malah dia semakin mendekati David dan tiba-tiba saja...


Cup....


Dengan beraninya Catherine mencium bibir David dengan sedikit **********. Sedangkan David yang tidak sempat menolaknya berusaha melepaskan meskipun sia-sia.


Mereka saling berciuman tanpa menyadari bahwa Aresta melihatnya dengan pandangan terluka.


" David, apa yang kau lakukan di belakang ku." batin Aresta yang langsung pergi dari taman tidak ingin melihat sesuatu yang menyakiti perasaannya.


David yang sudah mendapatkan kekuatan nya kembali langsung mendorong Catherine dengan kasar hingga tersungkur terjatuh di atas rumput. Dengan tangannya pula David menghapus bekas ciuman Catherine dengan jijik merasa bersalah telah mencium wanita lain selain Aresta.


" Ingat ini wanita ******, sampai kapanpun aku tidak akan pernah kembali kepadamu dan aku sudah bahagia bersama isteriku. Jadi jangan pernah mengganggu ku lagi." ucap David yang langsung berjalan tergesa-gesa meninggalkan taman.


Catherine yang melihatnya hanya tersenyum sinis sambil mengelus bibirnya.


" Tidak David kau akan kalah dan jatuh ke pelukan ku lagi." ucap nya


Countine...