I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Percaya Padaku



" Tidak mungkin Aresta, aku tidak pernah mengkhianati dirimu." ucap David membantah tuduhan Aresta.


Aresta yang mendengarnya mengadahkan kepalanya menatap serius David.


" Jika begitu tolong jelaskan mengapa kau berciuman dengan seorang wanita kemarin di taman." ucap Aresta menuntut penjelasan yang di lihat kemarin.


David menghela nafasnya sebelum menatap Aresta.


" Kemarin Catherine mantan tunangan ku berkunjung ke sana dan menginginkan kami berbicara. Apa kau dia adalah wanita yang di jodohkan ibuku sebelumnya kami memang sempat bertunangan sampai dimana dia berselingkuh dengan pria lain. Aku memutuskan pertunangan kami tapi sepertinya ibuku ingin memperbaiki hubungan yang sama sekali tidak ku inginkan. Satu hal lagi wanita itu yang pertama kali mencium ku aku sudah berusaha untuk melepaskan nya. Sekali lagi aku minta maaf karena membuatmu terluka isteriku." ucap David menjelaskan panjang lebar dengan satu tarikan nafasnya.


David merasa gugup sekaligus takut jika nanti Aresta tidak mempercayai nya.


Aresta yang mendengarnya merenung sebelum kemudian tersenyum.


" Aku percaya jangan hancurkan semua perasaan ini David." ucap Aresta yang memeluk erat David.


David mengetahui Aresta percaya kepadanya bernafas lega.


" Tidak akan aku berjanji." ucap David sambil tersenyum.


...****************...


Sedangkan Dimitri suasananya sedang mengingat apa yang dia ketahui. Wanitanya sudah memiliki pria lain dan anaknya memanggil pria itu ayah.


Perasaan Dimitri terasa sakit dia mengutuk dirinya karena tidak cepat menemukan mereka.


" Reymond." ucap Dimitri memanggil Asistennya yang berdiri setia di belakangnya.


" Iya, Yang Mulia." ucap Reymond yang ragu mengingat suasana buruk Raja nya.


" Perintah akan saya laksanakan. Saya juga memberitahukan bahwa Ibu Ratu ingin bertemu dengan anda sebelum pergi." ucap Reymond yang memberitahu undangan ibu ratu.


Dimitri menghela nafasnya dengan berat memikirkan apa yang terjadi masalahnya akhir-akhir ini. Ia tahu meski dia menyuruh ibunya pergi tidak mungkin bahwa suatu saat dia akan kembali dan memaksa nya untuk menurut semua perintahnya.


Dimitri tahu bahwa sekarang dia adalah Raja dirinya tidak lebih menjadi boneka untuk memperluas kekuasaan ibunya termasuk salah satunya menikahi Julia wanita pilihannya. Keluarga Julia memang memiliki kasta tinggi meski bukan seorang bangsawan mereka sangat di hormati oleh Epitopia.


" Baiklah kita akan menemuinya sekarang." ucap Dimitri yang memutuskan untuk menemui ibunya.


Saat Dimitri berjalan di lorong matanya tanpa sengaja melihat Julia sedang berpelukan dengan ibunya.


" Rey apa ibuku mengundangnya kemari?" tanya Dimitri.


" iya, Yang Mulia." ucap Reymond menjawabnya.


Dimitri memijit pelipisnya berusaha untuk mengendalikan emosinya yang akan meledak. Dia sesungguhnya merasa sangat jengkel bertemu dengan Julia. Mantan tunangannya adalah bukan orang yang mudah menyerah meskipun dia sama sekali tidak ada hubungannya lagi untuk datang ke istana.


Wanita keras kepala itu tetap saja berusaha untuk menyelinap masuk ke dalam istana. Apalagi dengan ibu ratu mendukungnya membuatnya mudah untuk masuk.


Sedangkan Julia dan Emily yang menyadari kedatangan Dimitri langsung melepaskan pelukannya untuk membungkuk.


" Selamat pagi Ibu Ratu dan Julia." ucap Dimitri menyapa mereka berdua.


" Selamat pagi Raja. saya senang sekaligus hari ini ibu ratu akan pergi. Apa anda ingin mencegahnya pergi?" ucap Julia bertanya dengan lembut.


Dimitri yang mendengarnya menyipitkan matanya sebelum kemudian memberikannya senyum tipis membuat Julia terpesona.


Countine...