I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Keterkejutan David.



Dimitri mengepalkan tangannya mendengar bahwa wanitanya sudah menikahi pria lain.


" Siapa pria itu?" tanya Dimitri dengan wajahnya mengelap dan aura yang kuat memenuhi seluruh ruangan.


Reymond yang merasakan ketakutan melihat Raja Dimitri sangat marah seolah berita yang di dengarnya membuat perasaan nya memburuk. Tapi Reymond mengerti bahwa Dimitri baru merasakan pertama kali jatuh cinta sekaligus patah hati untuk pertama kalinya.


" Pria itu bernama David de devinci salah satu doker yang terkenal di Amerika dua tahun lalu sebelum pindah ke Kopenhagen dan menikah bersama seorang ibu tunggal. Di sini di terangkan bahwa keluarganya merupakan salah satu pengusaha sukses di bidang pangan di Epitopia. David yang merupakan anak tertua tidak ingin mewarisi usaha orang tuanya dan memutuskan untuk mengambil sekolah kedokteran. Sekitar 4 tahun lalu dia bertemu dengan Aresta sahabat masa kecilnya dan membantu untuk mencarikan pekerjaan sebagai perawat di situ awalnya mereka saling jatuh cinta." ucap Reymond yang memberikan informasi tentang David.


Dimitri mengeram di dalam hati mendengar wanita di cintanya jatuh cinta dengan pria teman masa kecilnya. Apalagi pria itu membantu Aresta saat kesusahan bersama putera mereka. Ada setitik penyesalan karena tidak cepat mengetahui tentang wanitanya dan puteranya.


" Rey awasi mereka jangan sampai kabur untuk kedua kalinya. Aku tinggal tunggu sampai kapan mereka bersama." ucap Dimitri sambil tersenyum miring.


Membuat Reymond meneguk ludahnya dengan kasar ia tidak tahu apa yang akan di rencanakan oleh raja. Tapi yang pasti ini bukan sesuatu yang baik.


...****************...


Setelah mengantarkan Silas ke sekolahnya David dan Aresta langsung menuju ke rumah sakit. Memang dalam dua tahun ini Aresta masih menjadi seorang perawat awalnya David sedikit menolak nya untuk kembali bekerja.


" Selamat pagi semuanya." ucap Aresta menyapa para rekan nya sesama perawat.


" Selamat pagi Aresta." ucap salah satu perawat yang merupakan teman nya memiliki nama sama seperti salah satu rekannya di Chicago Maria.


" Sepertinya kau tampak bahagia seperti hari biasa." ucap Maria yang berdiri di samping Aresta.


" Kalau begitu saya harus bekerja banyak pasien yang harus saya periksa." ucap Aresta yang tersenyum paksa sebelum berjalan keluar.


Aresta mengepalkan tangannya sepanjang berjalan di lorong rumah sakit. Tanpa sengaja pemandangan di luar taman membuat Aresta kehilangan fokus nya.


" Aku tidak tahu apa ini akan berakhir bahagia, tapi aku cuma bisa berharap bahwa ini hanya sekedar mimpi saja." ucap Aresta sebelum melanjutkan perjalanannya.


Sedangkan di sisi lain David yang selesai memeriksa pasien kedatangan seorang rekannya memasuki ruangan nya.


" Selamat pagi Anton buat apa kau berada di sini?" tanya David sambil tersenyum sopan.


Pria itu bernama Anton merupakan salah satu dokter anak yang bekerja bersama David.


" Tidak aku cuma butuh hiburan mengingat sekarang hari ini sedikit senggang." ucap Anton sambil melipat tangannya di dada.


David hanya terkekeh pelan sambil matanya mengambil sebuah berkas sebelum dirinya tidak ingin menangapi Anton. Tapi sebelum itu tiba-tiba saja ada seseorang yang membuka pintu ruangannya.


Ceklek...


Membuat David terkejut adalah bahwa seseorang memasuki ruangannya merupakan....


Countine...