I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Ibu Kandung David



" Sayangnya tidak Ibunda perlu pergi dari istana sebab dia sudah kelelahan dan saya memutuskan untuk memindahkan nya ke istana yang ada di pegunungan mengingat di sana merupakan tempat yang bagus untuk menjalankan masa-masa tua." ucap Dimitri menjawabnya sambil memasukan tangannya di saku celana.


Julia mendengar jawaban dari Dimitri hanya mengatup bibirnya. Tapi dalam hatinya dia merasa kesal.


" Sial...sial aku gagal bagaimana ini sekarang aku tidak bisa berada di istana lagi." batin Julia gelisah.


Julia merasa gelisah karena jika ibu ratu keluar dari istana otomatis dirinya tidak bisa berkunjung lagi. Sebab selama ini hanya ibu ratu saja yang memudahkannya untuk mengunjungi istana.


Sedangkan ibu ratu Emily mengepalkan tangannya melihat sikap acuh puteranya. Entah apa yang membuat nya berubah sekarang Dimitri tidak bisa di kendalikan seperti dulu.


Dimitri yang melihat ekspresi keduanya dalam hati tersenyum seolah-olah tahu apa saja di pikirkan oleh mereka berdua. Dimitri yakin bahwa itu tidak baik.


" Selamat tinggal ibu anda tidak bisa mengunjungi tanpa izin dari saya. Untuk Julia jika sangat merindukan ibuku anda bisa mengunjungi nya di istana peristirahatan tanpa datang ke sini." ucap Dimitri mutlak sebelum melanjutkan perjalanannya dia berdiri di samping Emily.


Emily merasa takut melihat sorot mata puteranya yang dingin penuh kekejaman di dalamnya.


" Aku tidak ingin kalian membuat masalah jika satu kali lagi anda melakukannya. Saya tidak akan segan-segan membunuh kalian." ucap Dimitri sebelum kembali melanjutkan perjalanan nya tanpa menoleh sedikitpun kebelakang.


Emily yang mendengarnya langsung membalikkan badannya.


" KAU TIDAK BISA MELAKUKAN HAL INI KEPADA IBU KANDUNG MU SENDIRI DIMITRI." teriak Emily terdengar keras di sepanjang lorong.


Reymond yang juga mendengarnya bergidik ngeri sebelum melirik ke arah Dimitri yang sama sekali tidak terpengaruh.


" Apa anda yakin akan mengirim ibu ratu, Yang Mulia?" tanya Reymond dengan ragu-ragu karena dia tahu bahwa rajanya sama sekali tidak menyukai seseorang menanyakan semua keputusan nya.


...****************...


Aresta dan David yang turun dari tangga bersama dibuat terkejut melihat kehadiran seorang wanita paruh baya yang dengan tenang duduk di sofa.


" Mother buat apa kau ke sini?" tanya David kepada Mother nya yang tiba-tiba saja datang.


David tahu jika sesuatu akan terjadi mengingat ibunya adalah satu-satunya orang yang menentang pernikahannya dengan Aresta.


" Kau sama sekali tidak memiliki sopan santun David. Bukannya sudah saya bilang jika anda berdiri di hadapan saya anda harus bersikap sopan seperti bangsawan." ucap nya sambil melirik tajam Aresta.


Aresta yang mendengarnya hanya menundukkan kepalanya. Ia tahu bahwa ibu kandung David bukan orang sembarangan. Beliau merupakan salah satu anggota bangsawan Epitopia yang menikahi seorang pebisnis yang merupakan ayah David. Tapi sayangnya pernikahan mereka hanya berjalan selama 3 tahun dan setelah itu mereka berpisah.


David yang masih kecil di besarkan di tangan ayahnya dan ibu tirinya yang sangat menyayangi seperti anak sendiri. Jadi tidak salah kalau David lebih menyayangi ibu tirinya. Meski tidak ada yang tahu masa lalu David selain dirinya.


" Selamat pagi Countess saya senang anda bisa berkunjung ke sini." ucap Aresta menyapa ibu David sambil membungkuk.


Ibu David yang merupakan bangsawan menatap remeh Aresta sebelum pandangannya tertuju ke arah pintu.


" Itu tidak penting sekarang karena tujuan saya ke sini adalah....


Countine...