I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Akhirnya



" Julie." ucap Julius yang terkejut dengan keberadaan Julie di sini.


Julie menghampiri Julius dengan pandangan tajam ke arah Aresta.


" Apa benar dia adalah anak mu." ucap Julie menunjuk Aresta dengan pandangan jijik.


Hal yang sama sekali tidak di sukai Julius karena Julie berani-beraninya menghina Aresta secara tidak langsung.


" Iya, Aresta adalah anakku satu-satunya dengan wanita yang paling aku cintai." ucap Julius mengungkapnya.


Julie yang mendengarnya langsung mengangkat tangannya dan menampar keras Julius.


Plak..


" APA MAKSUDMU DAD, AKU INI ADALAH ANAK MU SATU-SATUNYA. WANITA ITU BUKAN ANAK MU DIA HANYA ORANG MISKIN YANG MEREBUT MILIKKU." ucap Julie membentak Julius.


Julius menoleh kepalanya ke samping dengan bekas cap tamparan dari Julie. Karena tidak bisa mengendalikan emosinya semakin kuat dengan tega Julius menampar wajah Julie dengan keras.


Plak...


Saking tamparan keras dari Julius membuat Julie tersungkur jatuh dengan wajahnya sudah lebam.


" INGAT ARESTA HANYA ANAK KU SATU-SATUNYA SEDANGKAN KAU BUKAN ANAK KANDUNG KU." ucap Julius mengungkap fakta baru.


Membuat Dimitri dan Aresta yang mendengarnya terperangah dengan mulut terbuka menatap Julius dengan pandangan terkejut.


Tidak beda jauh dengan Julie yang terkejut mendengarnya sampai kemudian berdiri tanpa mempedulikan luka nya. Julie menatap ayahnya dengan pandangan tidak percaya.


" Apa itu semuanya benar, Dad. aku bukan anak kandung mu?" tanya Julie sambil menatap Julius dengan harap bahwa pendengarannya salah.


Julius menghela nafasnya sudah saatnya dia mengungkapkan nya.


" Benar kau bukan anak kandung ku, saya di jodohkan oleh ibumu yang saat itu sedang mengandung dengan kekasihnya. Karena kekasihnya tidak mau bertanggung jawab maka itu orang tuanya menyuruh ku untuk menikahi. Saat aku hanyalah seorang pengusaha bias tanpa gelar apapun yang membuatku tidak berdaya untuk menolak nya. Apa kau tahu setiap hari aku sangat membencimu dan ibumu. Karena perbuatan kalian aku harus kehilangan isteri beserta anakku yang hilang selama bertahun-tahun. Aku sangat membencimu Julie kau hanyalah alat ku saja." ucap Julius panjang lebar dengan seringai di bibirnya.


" Karena kau semua yang aku miliki kau ambil. Aku sangat membencimu Aresta jadi lebih baik KAU MATI." ucap Julie sebelum menarik pelatuk nya.


" TIDAK." ucap Dimitri yang langsung berlari berusaha menyelamatkan Aresta.


Tapi sayangnya....


Dor...


Sedangkan Aresta mendengar suara pistol memejamkan matanya seperti nya dia akan mati sama seperti di kehidupan sebelumnya. Tapi ketika tidak merasakan sakit apapun Aresta berani membuka matanya bertapa terkejutnya ia melihat ayahnya menjadi memeluknya dengan erat dan ikatan di kursi terlepas.


Julius mengangkat kepalanya menatap Aresta dengan senyum hangatnya.


" Syukurlah Puteri Daddy baik-baik saja." ucap Julius sebelum sedetik kemudian terjatuh ke lantai.


" DADDY." ucap Aresta berteriak histeris ketika melihat Julius dengan darah deras berasal dari punggungnya.


Julie yang melihatnya langsung melepaskan pistol dari tangannya sambil menggelengkan kepalanya.


" TIDAK." ucap Julie berteriak kencang karena membunuh ayahnya sendiri dan berniat melarikan diri.


Jika saja tidak ada Reymond yang menghalanginya dan menangkap nya.


Julie hanya pasrah dan berteriak-teriak kencang.


" AKU MEMBUNUH DADDY HAHAHAHA.... AKU MEMBUNUH DADDY..." ucap Julie sambil tertawa seperti orang gila.


Sedangkan Aresta hanya memeluk Julius yang sudah tidak bernyawa sambil menangis kencang.


Dimitri yang melihat nya hanya memeluk Aresta sambil mengelus bahunya.


Countine...