I Want To See My Son Again

I Want To See My Son Again
Bumerang



Hallo, Yang Mulia. Saya turut berduka atas kematian Ibu Ratu semoga saja dia bahagia di sana bersama mendiang Raja." ucap Julie yang datang dengan dress hitam pendek nya dan sepatu hak 15 cm.


Aresta memutar bola matanya ketika melihat betapa tidak pantasnya dress hitam Julie karena memperlihatkan belahan dada nya. Ia sudah tahu niat tersembunyi wanita itu.


Sedangkan Silas yang melihat nya hanya tersenyum.


" Maaf tante mengapa dandanan anda seperti hantu, apa anda ingin menemani mendiang nenek ke tempat peristirahatan nya?" tanya Silas dengan polos.


Aresta dan Dimitri mendengar ucapan Silas terkejut sebelum menahan tawanya. Berbeda dengan ekspresi Julie yang sudah memerah di wajah nya.


" Dasar bocah kau menginginkan aku mati. Ingat kau hanya kotoran yang di pungut oleh Dimitri ku." ucap Julie menghina Silas tanpa mempedulikan tatapan tajam dan terkejut oleh para tamu.


Dimitri yang mendengarnya langsung mengepalkan tangannya sebelum menghampiri Julie dan memberikan pelajaran. Tapi tiba-tiba.


Plak...


Aresta sudah mendahului Dimitri dengan menampar kencang wajah Julie hingga membuatnya wajahnya menoleh ke samping.


Julie memegang pipinya yang memerah akibat tamparan dari Aresta.


" Tidak ada seorangpun yang boleh menghina puteraku." ucap Aresta dingin sambil menatap tajam Julie.


Sedangkan Julie hanya diam sebelum kemudian mengangkat kepalanya menatap Aresta.


Semua tamu yang menghadiri pemakaman Ibu Ratu Emily langsung berbisik menjelekan Aresta.


" Betul kata Lady Carabelle, dia hanya orang kelas bawah."


" Aku tidak yakin bahwa anaknya merupakan milik Raja. Bisa jadi dia menipunya."


Dimitri yang sudah tidak tahan atas penghinaan terhadap calon isteri beserta anaknya dijelekkan langsung naik ke podium.


" Dengar semuanya saya tahu anda tidak yakin tentang status Aresta dan Silas. Saya akan mengatakan sebenarnya benar dikatakan oleh Aresta bahwa saya pernah melakukan one night dengannya 8 tahun lalu dua bulan sebelum saya naik tahta. Dia juga selama ini membesarkan puteraku seorang diri dia bekerja keras untuk menghidupi nya. Bahkan dia tidak peduli perkataan orang-orang mengenai anak yang dilahirkannya tanpa memiliki seorang ayah. Dia adalah wanita yang hebat bagiku, dan jika anda masih belum mempercayai nya saya memiliki bukti dimana Silas merupakan anak kandung ku." ucap Dimitri menggangguk kepalanya pada Reymond.


Kemudian Reymond menghampiri Dimitri dengan membawa ketiga buah amplop berlogo rumah sakit.


Dimitri langsung membukanya dan memperlihatkan ke semua tamu dan awak media yang sejak tadi diam. Tidak lama Dimitri menunjukkan nya sorot lampu kamera langsung menyala ke arahnya. Tapi Dimitri tidak mempedulikannya dirinya harus membersihkan nama Aresta sekali lagi sekaligus menghancurkan wanita di depannya.


" Saya sudah mengecek tes DNA di tiga negara Amerika, Denmark, dan Epitopia. Surat itu menjelaskan 99,9% yang menandakan bahwa saya dan Silas mempunyai hubungan ayah anak. Jadi sekali lagi tidak seorangpun yang bisa menghina calon isteri dan anakku yang merupakan pangeran mahkota. Apalagi di situasi yang buruk ini dengan kematian ibu Ratu yang mendadak. Saya juga mengharapkan Lady Carabelle untuk pergi dari sini sebelum anda mendapatkan sesuatu yang sama sekali tidak anda harapkan." ucap Dimitri mengusir Julie.


Julie yang mendengarnya mengepalkan tangannya dirinya tidak bisa menahan hinaan dari Dimitri dan para tamu mulai menjelekan nya. Jadi yang bisa dia lakukan adalah beranjak pergi tanpa mengatakan satu kata pun.


Aresta yang melihat Dimitri membela nya merasa senang serta mengucapkan terima kasih.


Countine...