Affair With CEO

Affair With CEO
Pulang



“Rencana berhasil,” kata seorang pria tampan dengan bibir yang membentuk senyum penuh kemenangan. Dia segera mengambil ponsel dan mengirimkan pesan pada seseorang.


Pria itu segera pergi setelah memastikan bahwa kedua orang menjijikan itu kini tengah kehilangan muka karena pada akhirnya hubungan gelap dan affair mereka diketahui publik yang jelas akan berpengaruh dengan nama baik keduanya.


Sementara di dalam kamar, Sisil segera masuk ke kamar mandi setelah tubuhnya menjadi tontonan para wartawan yang entah datang darimana.


Dia mengenakan pakaiannya dengan cemas dan tubuh yang gemetar menahan amarah. Bagaimana mungkin wartawan bisa sampai di depan kamar, bahkan bertindak brutal dengan memasuki kamar.


Tentu saja Sisil tidak tahu bahwa orang-orang itu adalah wartawan yang memang didatangkan dengan sengaja. Bahkan pihak manajemen hotel saja tidak bisa berkutik dan justru memberikan akses penuh.


Cukup lama Sisil berada di kamar mandi sampai suara riuh di kamar sudah tak lagi terdengar. Dia mencoba mengintip dan tak lagi mendapati siapa pun kecuali Axel yang terduduk lemas di lantai karena tak berhasil menutup mulut para wartawan meskipun telah diimingi banyak uang.


Sisil sendiri menggeram marah, tetapi otaknya sama sekali tak terpikirkan apa pun saat kondisinya tertekan.


Dia berniat pulang ke rumah, tetapi urung saat Axel melarangnya dan memintanya tetap tinggal. Mereka berdua sibuk menghubungi beberapa kenalan pemilik media untuk tak akan menampilkan berita apa pun tentang mereka.


“Tidurlah, semua akan aman saat uang sudah bicara,” kata Axel mengusap pipi Sisil lembut.


“Kau pikir aku bisa tenang dan tidur dengan nyenyak setelah apa yang terjadi?” desis Sisil dengan tatapan tajam. “Kalau Rajendra tahu, dia bisa menyingkirkanku,” lanjutnya lagi dengan helaan napas kasar.


Mau tak mau usapan Axel membuat mata Sisil kembali kantuk. Dia kembali berbaring dengan malas dan memejamkan mata, tetapi rasa cemas jelas tak bisa dielakkan.


...✿✿✿...


ISTRI SEORANG PEBISNIS TERNAMA TERTANGKAP BASAH TENGAH BERSELINGKUH DENGAN PRIA YANG BARU SAJA DITINGGAL ISTRINYA.


ISTRI SEORANG PEBISNIS KEDAPATAN BERADA DI KAMAR HOTEL YANG SAMA DENGAN SEORANG PRIA.


PERSELINGKUHAN ISTRI PEBISNIS AKHIRNYA TERUNGKAP.


POTONGAN VIDEO TAK SENONOH WANITA BERINISIAL GST, ISTRI DARI SEORANG PEBISNIS SUKSES TERSEBAR.


ISTRINYA BERSELINGKUH. BAGAIMANA TANGGAPAN SUAMINYA?


Pagi itu headline berita ramai dengan topik panas yang menggemparkan media. Foto tak senonoh Sisil bersama dengan Axel menjadi sampul yang langsung menarik perhatian orang.


Bukan hanya media cetak, bahkan akun-akun gosip di beberapa sosial media turut membicarakan perihal topik panas tersebut. Di akun Twitter ditemukan potongan video panas mereka yang telah tersebar dan dibagikan oleh beberapa pengguna.


Dalam waktu beberapa jam saja, nama Sisil dan Axel sudah menjadi viral dan terkenal karena kontroversi yang terjadi.


Rajendra yang baru bangun tidur, menatap tempat tidur di sisinya. Bibirnya tersenyum membentuk lengkungan tipis yang penuh arti. Kakinya menapak turun dan membuka pintu menuju ke balkon untuk menghirup udara pagi yang masih segar.


Saat mendengar pintu terbuka pun Rajendra sama sekali tak berniat menoleh untuk melihat.


“Memalukan,” ucap Rajendra membuat langkah kaki yang mendekat ke arahnya terhenti.


“Kau salah paham. Berita itu sama sekali tidak benar,” jawab seorang wanita yang baru saja tiba dengan keadaan yang cukup kacau.


“Jika itu hanya berita bohong, kau bisa menuntut media yang telah menerbitkan beritanya. Nyatanya kau tak melakukannya.”


Sebenarnya Sisil dan Axel sudah melakukannya. Namun, sayang sekali nilai uang mereka tidak sebanding dengan seseorang yang menyuruhnya.


“Tapi kau bisa melakukannya!”


Rajendra tersenyum sinis dan membalikkan tubuhnya. Dia menatap Sisil dengan pandangan merendahkan.


“Kau pikir aku akan melakukannya? Tidak, Sisil. Kau salah!”


“Demi nama baikmu!”


Rajendra menyeringai kejam. “Jika aku ingin mempertahankan nama baikku, aku harus menyingkirkan dia yang membuat malu,” katanya yang langsung membuat Sisil membolakan mata. Mengerti dan paham benar apa yang dimaksud.


“Aku benar-benar tidak melakukan itu!” Sisil mengatakannya penuh keyakinan.


“Dengarkan aku dulu!”


“Tidak ada yang perlu kudengar lagi. Pengacara akan mengurus semuanya!” kata Rajendra lalu pergi begitu saja keluar kamar.


“Tidak, Rajendra! Kau tidak bisa melakukan ini padaku, tidak akan bisa. Aku menolaknya,” teriak Sisil histeris.


Sisil menjatuhkan tubuhnya di lantai dengan lemas. Kejadian pagi ini sungguh membuat dirinya dan suasana hatinya memburuk.


...✿✿✿...


“Mama!” pekik Kirana saat melihat Diah baru saja turun.


“Apa?” Diah sedikit terkejut dan segera menghampiri menantunya.


“Lihat!”


Kirana menyodorkan ponselnya ke arah Diah. Sebuah video berdurasi sepuluh menit dengan suara desah dan erangan terdengar begitu bersemangat.


Untuk beberapa saat Diah menatap dengan kening berkerut ke arah ponsel lalu ke arah Kirana. Sedikit heran karena tidak mengerti apa yang dimaksud, sampai saat kedua sosok itu membalikkan tubuh dan wajahnya tergambar jelas. Matanya bahkan sampai melotot karena terkejut, juga tidak percaya dengan apa yang dilihat.


“Sisil,” gumam Diah pelan. “Dia benar-benar wanita rendahan yang menjijikan,” komentarnya lagi sambil melempar ponsel Kirana ke sembarang arah karena tidak tahan dengan adegan vulgar tersebut.


“Mama!” omel Kirana menatap pada benda pipih kesayangannya. “Sembarangan ih.”


Tak lama tiga pria tampan menghampiri dan langsung duduk dengan senyum mengembang penuh kesenangan. Kirana bahkan sampai menatapnya aneh melihat itu.


“Kalian sehat?” tanya Kirana sangsi.


“Heh, sembarangan!” pekik Sean melotot.


“Aneh saja lihat kalian dengan senyum pepsodent seperti ini. Ada apa?”


“Nggak ada apa-apa,” balas Alfred dengan menghilangkan senyum di bibirnya.


“Ada berita heboh. Kalian sudah tahu?” tanya Kirana menyelidik yang langsung dijawab ketiga pria itu dengan gelengan kepala.


“Kami bukan tukang gosip yang suka membaca berita panas.” Alfred menyahut malas.


“Ini tentang Nyonya Sisil dan selingkuhannya.”


Ketiganya kembali menggeleng malas. “Nggak tertarik sama sekali,” ucap Sean.


Kirana terdiam. Tidak mengerti dengan raut wajah yang ditunjukkan tiga pria mempesona itu. Biasanya mereka langsung menyambar tatkala ada berita atau informasi tentang keluarga itu.


“Kenapa?”


“Karena kami yang telah melakukannya!”


Kirana menoleh ke sumber suara. Di sana berdiri seorang pria yang sangat dirindukan, seseorang yang telah lama tak melengkapi hari-harinya. Berdiri dengan senyum menawan yang begitu memikat.


“Kalian ....”


To Be Continue ....


...✿✿✿...


Hai para pembaca yang masih setia di cerita ini. Masih sabar menunggu Kirana dan Kendrick lanjut?


Maaf ya beberapa waktu ini aku belum bisa update karena sibuk ngurus baby yang baru lahir. Mulai hari ini akan diusahakan update walau hanya satu bab.


Terima kasih atas dukungan kalian semua 🙏✨