USTADZ KU IMAM KU

USTADZ KU IMAM KU
Kembali Ke Pesantren 2



Happy Reading,,!! 😊


Keesokan harinya Azri dan Latipah sudah pulang ke rumah nya masing-masing.


Abighail merasa sedih karna kini dia tdk ada teman yg menemaninya.


Beberapa hari kemudian.


Sehabis Shalat Isya keluarga Abighail berkumpul di ruang keluarga. Mereka menonton tv bersama.


" Nak apa kamu sudah membereskan perlengkapan utk ke pesantren besok,,?" tanya bu 'Ainun.


Abighail yg sedang asik menonton tv tiba tiba terlihat bingung.


" Kenapa sayang,,? Kamu belum mempersiapkan nya,,? Kalo belum ayo biar ibu bantu,," tanya bu 'Ainun dan dilanjutkan dgn tawaran.


" Em,, apa Abighail lebih baik tdk ke pesantren ya bu,,?" tanya Abighail.


" Lhoh kenapa sayang,,? " bu 'Ainun balik bertanya.


" Iya kenapa dek,,?" tanya kak Firman.


" Em,, aku malu,, " ucap Abighail.


" Malu,,? Malu kenapa,,?" tanya bu 'Ainun heran.


Abighail tdk menjawab.


" Apa karna masalah itu,,?" tanya pak Adam.


Abighail menganggukkan kepalanya dgn perlahan.


" Hem,, apa kamu mau pindah pesantren saja,,?" tanya pak Adam.


" Em,, aku gk atu yah,, aku bingung,, " jwb Abighail sambil berfikir.


" Kalo kamu mau pindah pesantren, ayah akan carikan pesantren lain,, " tawar pak Adam.


Abighail berfikir cukup lama.


" Huh,, baiklah Abighail sudah memutuskannya,, " ujar Abighail membangkitkan semangat nya.


" Jadi keputusan kamu apa,,?" tanya pak Adam.


" Abighaik gk akan pindah pesantren. Abighail akan Istikomah di pesantren itu sampai Abighail lulus,, " jwb Abighail sambil tersenyum.


" Bagus nak,, kami semua bangga sama kamu,, " ucap bu 'Ainun.


Abighail tersenyum.


" Yaudah kamu tidur gih udah malem,, nanti ke siangan,, kamu kan tidurnya kayak kebo,, " ejek kak Firman.


" Ih,, kakak apaan sih,, kakak tuh yg tidurnya kayak kebo,, udah dibangunin sama kak Shella juga masih,, aja gk bangun,, " ucap Abighail membalikkan ejekan dari sang kakak.


" Udah kok malah berantem sih,," ucap bu 'Ainun melerai Abighail dan kakak nya. " Sekarang kamu lebih baik tidur,, udah malem,, " titah bu 'Ainun.


" Siap boss qu,, " ucap Abighail.


Abighail pergi ke kamarnya. Sebelum dia pergi ke kamarnya, tak lupa dia mencium satu persatu tangan anggota keluarganya.


###


Abighail pergi ke pesantren diantar oleh pak Adam selaku ayahnya.


Abighail sangat gugup saat berjalan di area pesantren. Kini kegugupannya lebih dari saat pertama dia masuk ke pesantren.


Dia melangkahkan kaki ke arah kamarnya. Entah kenapa jalan menuju kamarnya serasa sangat jauh, padahal kamar nya paling depan di antara kamar santriwati santriwati yg lain.


Di jalan Abighail berpapasan dgn beberala santriwati. Abighail hanya menundukkan kepalanya.


" Eh,, Abighail,, Assalamu'alaikum,, " sapa salah satu santriwati yg berpapasan dgn Abighail, namanya Jihan.


Jihan itu salah satu teman yg baik pada Abighail.


" Wa'alaikumsalam,, Jihan,, " jwb Abighail dgn senyumnya yg manis.


Mereka berjalan beriringan, karna jalan menuju kamar mereka searah namun beda tempat.


" Abighail bagaimana keadaan mu,,? Apa kamu sudah sembuh,,?" tanya Jihan yg perhatian pada Abighail.


" Alhamdulilah,, sekarang aku sudah sembuh,, " jwb Abighail.


" Alhamdulillah kalau begitu,," ucap Jihan. " Abighail aku duluan ya,, " lanjut nya.


" Iya,, " balas Abighail.


" Assalamu'alaikum,, " pamit Jihan.


" Wa'alaikumsalam ,, " jwb Abighail.


Abighail dan Jihan berjalan terpisah.


" Assalamu'alaikum,, Abighail,, " sapa santriwati lain yg berpapasan dgn Abighail, sambil menganggukkan kepalanya.


" Wa'alaikumsalam,, " jwb Abighail yg juga menganggukkan kepalanya.


Tak lama,,


" Assalamu'alaikum,, Abighail,, " sapa santriwati lain yg juga berpapasan dgnnya.


" Iya,, Wa'alaikumsalam,, " jwb Abighail.


Hem,, aneh sekali,, kenapa hampir semua org yg berpapasan dgn ku,, menyapa ku,,? Tdk seperti biasanya,, pikir Abighail dlm hatinya.


" Assalamu'alaikum,, " ucap Abighail saat masuk ke dlm kamar nya.


" Wa'alaikumsalam,, " jwb ketiga teman Abighail, siapa lagi kalau bukan Azri, Latipah dan Sipa.


Abighail mendudukkan tubuhnya di atas tempat tidur nya.


" Abighail kamu baru sampai ya,,?" tanya Azri.


" Nggak Zri,, aku udah dari kemarin sampainya,, " jwb Abighail.


" Ah Abighail,, kau bohong,, " ucap Azri.


" Udah tau baru sampai,, masih nanya,, " balas Abighail.


" Heheheh,, ya maaf,, " kekeh Azri.


" Kalian lagi ngobrolin apa,,?" tanya Abighail.


" Kami lagi ngomongin,, besok saat masuk sekolah kita kls nya gimana,,? " jwb Sipa.


" Iya,, apa masih yg waktu kls 11,,? Atau beda lagi,, atau juga yg kls 10,,?" tambah Azri.


" Oo,, " Abighail hanya ber Oo ria saja.


" Kalo kata kak Afnan kelasnya sama kayak kls 11 dulu,, " ucap Latipah.


Abighail, Azri dan Sipa mengangguk nganggukkan kepalanya.


###


Abighail menjalani hari harinya di pesantren seperti biasa. Hanya saja,, dia berusaha utk tdk bertemu dgn Lidya. Karna dia tdk mau kalau perasaan marah nya pada Lidya muncul.


Kalaupun Abighail bertemu dgn Lidya, Abighail akan berusaha tenang dan tetap tersenyum.


Lambat laun perasaan Abighail terhadap Lidya berangsur menghilang.


Tak terasa Abighail sudah hampir tamat menunaikan sekolahnya. itu artinya Abighail sudah 3 tahun kurang berada di pesantren.


Ba'da Isya Abighail, Azri, Latipah dan Sipa sedang bersantai di kamar mereka.


" Em,, ngomong ngomong sebentar lagi kita akan lulus,, " ucap Sipa.


" Eh iya yah,,? Wah gk kerasa udah 3 thn kita di sini,, " timpal Azri.


" Iya,, dan udah 3 thn juga kita bersahabat,, " balas Abighail.


" Tapi aku baru 2 thn,, " ujar Latipah sedih.


" Latipah,, meski kita berteman baru 2 thn,, yg penting kita berteman dgn baik,, " ucap Abighail.


" Iya Latipah,, " ucap Sipa.


" Oh iya,, kalian mau ngelanjutin sekolah kemana setelah lulus,,?" tanya Azri mengubah topik pembicaraan.


" Em,, kalo aku kayak nya,, gk bakal di lanjutin deh,, " jwb Sipa.


" Lhoh kok gk di lanjutin,,?" tanya Azri.


" Kan kalian tau sendiri,, setelah lulus aku akan berusaha berbakti pada suami dan menjadi istri yg baik,, " jwb Sipa.


" Cie,, yg udah punya suami,, " goda Abighail.


" Eh,, Sip,, waktu kamu pulang sama suami mu,, kamu diajak kemana,,?" tanya Azri kepo.


" Ih Azri kamu kemal,, " ucap Latipah.


" Iyey,, biarin,, aku kan pengen tau,, " jwb Azri.


" Aku di ajak jalan jalan,, " jwb Sipa malu malu.


" Oh,, trs kamu udah itu gk,,?" tanya Azri tdk jelas.


" Itu,, itu apa Zri,,?" tanya Sipa tdk mengerti.


" Ih,, itu,, Sip,, udah belum,,?" tanya Azri.


" Iya Zri,, bener tuh,, " timpal Latipah.


" Ih,, kalian ini,, masa gk ngerti sih,,? Itu loh,, em,, gimana ya ngomongnya bingung aku,, " ucap Azri bingung sendiri.


" Azri yg jelas,, udah intinya aja yg kamu ngerti,, " ucap Abighail geram pada Azri.


" Ih,, berhubungan suami istri,, " Azri langsung menjawabnya.


Abighail, Latipah dan Sipa terdiam. Mereka baru mengerti pertanyaan yg ditanyakan oleh Azri.


Azri, Abighail dan Latipah melihat ke arah Sipa. Sipa bingung harus menjawab apa.


" Em,, kalo kamu mau dilanjutin kemana Abighail,,?" tanya Sipa mengubah topik pembicaraan.


" Sipa,, jangan mengubah topik pembicaraan,, " tolak Azri.


" Iya Sip,, jwb aja,, " ucap Abighail.


" Iya,, kami cuma mau tau aja kok,, kami gk akan nanya yg lainnya,, " tambah Latipah.


Wajah Sipa bersemu me merah.


" Ah,, atau jangan jangan,, kamu udah ya,, " sangkaan Azri.


" Hah,, benarkah,,?" tanya Abighail.


" Serius,,?" tanya Latipah.


" Ih,, astaghfirullah,, kalian ini,, mikirnya yg enggak enggak aja,, " ucap Sipa.


" Lalu emang benerkan udah,,?" tanya Azri.


" Ya belum lah,, aku kan masih mau ngelanjutin sekolah,, " jwb Sipa.


" Emang suami kamu gk mau apa,,?" tanya Azri secara terang terangan.


" Astaghfirullah,, Azri,, kamu ini ya,, udah ah jangan ngomongin ini,, ganti aja ngomongin yg lain,, " tolak Sipa.


" Iya nih,, Azri,, " timpal Latipah.


" Huh,, " Azri membuang nafas kasar. " Yaudah aku ganti topik nih,, nah Abighail kamu mau dilanjutin kemana,,?" tanya Azri.


" Hem,, aku kayaknya gk ngelanjutin sekolah dulu deh,, aku masih mau disini,, " jwb Abighail.


" Ha,, aku tau kenapa kamu masih mau di sini,, " ucap Sipa.


" Emang kenapa Sip Abighail masih mau disini,,?" tanya Latipah.


" Iya,, kenapa emang,,?" tanya Azri.


" Abighail kan masih mau ketemu sama ustadz Afnan,, iya kan,,? Udah ngaku aja,," tebak Sioa.


" Hem,, " Azri dan Latipah tersenyum jahil.


" Ih,, apaan sih,, aku tuh masih mau disini bukan karna itu,, " sanggah Abighail.


" Trs karna apa donk,,?" tanya Sipa.


" Em,, karna aku masih mau belajar aja,, di pesantren ini,, aku mau memperdalam ilmu agama aku,, " jelas Abighail.


" Oo,, kirain karna apa,, " kekeh Azri.


" Kalo kamu sendiri Azri,, kamu kemana,,?" tanya Abighail.


" Aku mau kulian di kampus XX " jwb Azri.


" Wiss,, kamu mau kuliah,, " ujar Sipa.


" Iya,, keren,, " timpal Latipah.


" Abighail kamu gk kepikiran apa utk kuliah,,?" tanya Sipa.


" Iya Ghail,, padahal kamu itu pinter loh,, " tambah Latipah.


" Hem,, nggk tau,, aku masih mau mikir mikir dulu,, " jwb Abighail.


" Oo,, nah kalo kamu Latipah kamu mau ngelanjutin kemana,,?" tanya Azri.


" Aku inginnya ke Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir,, " jwb Latipah.


" Apa,,!" Azri, Sipa dan Abighail kaget.


" Kenapa,,?" tanya Latipah bingung.


" Itukan jauh banget Latipah,, " ucap Azri.


" Iya,, itu melintasi berapa negara coba,, " tambah Sipa.


" Iya si,, tapi utk saat ini setelah lulus aku mau di pesantren ini dulu,, soalnya aku mau jadi ustadzah,, " jwb Latipah senang.


" Wah kamu mau jadi ustadzah,,?" tanya Sipa dan diangguki oleh Latipah.


" Hebat bagus itu,, kalo aku gk mau jadi ustadzah,, " ucap Azri.


" Lhoh Azri kamu gk mau jadi ustadzah,,?" tanya Abighail.


" Nggk,, " jwb Azri.


" Kenapa,,?" tanya Latipah.


" Ya,, nggk mau aja,, " jwb Azri enteng. " Kamu sendiri Abighail mau gk jadi ustadzah,,?" tanya Azri.


" Em,, kalo aku,, em,, kalo ada yg panggil aku ustadzah ya Alhamdulillah,, tapi kalo nggk pun Alhamdulillah,, " jwb Abighail.


" Huah,, πŸ˜ͺ" Azri menguap. " udah malam tidur yuk,, " ajak Azri.


" Iya ayo,, aku juga udah ngantuk nih,, " jwb Sipa.


Abighail, Azri, Latipah dan Sipa menuju ke tempat tidurnya masinh masing.


Bersambung...


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


# Assalamu'alaikum reader semua,, πŸ™‹πŸ™‹


# Gimana kabar kalian,,? Kalian harus sehat ya,, jangan sakit sakit,, πŸ˜‡


# Maaf ya,, kalau ada yg typo nulisnya,, πŸ˜‚


# Maaf ya,, author lama up nya,, πŸ™


# Mohon dimaklum ya,, 😧


# Kalo kalian suka novelnya author,, kalian bisa Like πŸ‘πŸ‘, Komen πŸ’­πŸ’­, Share πŸ”ŠπŸ”Š, Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟 dan jangan lupa utk Vote πŸ‘†πŸ‘† ya,, supaya author lebih semangat nulisnya,, πŸ˜‰ πŸ˜‰


# Terus dukung author ya,, πŸ˜‡πŸ˜‡


# Salam hangat dari author,, 😊😊


# Terimakasih sudah mampir,, ☺☺


# Wassalamu'alaikum,, πŸ™‹πŸ™‹