USTADZ KU IMAM KU

USTADZ KU IMAM KU
Firasat Buruk 2



Happy Reading!๐Ÿ˜Š


Abighail, Azri dan Latipah yang sedang asik berbincang di kejutkan dengan suara lemparan benda berat.


"Astaghfirullah" 3 sekawan itu terkejut.


"Suara apa itu?" tanya Latipah.


"Aku juga gak tau" jawab Abighail.


"Abighail kau lihat sana" titah Azri.


"Aku gak mau ah" tolak Abighail.


"Ahh,," ketiga wanita itu menjerit saat suara lemparan terdengar kembali.


"Katipah coba kau lihat" pinta Abighail.


"Aku takut" tolak Latipah.


"Biar aku aja yang liat. Siapa orang yang sudah berani membuatku takut" ucap Azri beranjak pergi ke depan pintu yang dilempari.


Azri tidak menemukan siapapun di luar sana. Dia hanya menemukan batu yang di lempar ke depan pintu rumah.


"Siapa yang lempar batu?" gumam Azri. "Tidak ada siapa-siapa di sini" lanjutnyabsambil melihat ke sana ke mari.


"Dasar orang gila, melempar batu seenaknya saja" ucap Azri kesal.


Diapun mengambil satu batu dan langsung melemparnya ke sembarang arah, sambil berteriak "Tidak punya otak". Azri mengambil satu batu terakhir dan melemparnya lebih jauh. Kemudian dia masuk kembali ke dalam rumah.


Tanpa disadari, 2 lemparan Azri mengenai orang yang melempar batu. Tapi orang itu berusaha untuk tidak bersuara, karna dia takut kalau orang lain akan mendengarnya.


"Ada apa Zri?" tanya Latipah.


"Tau tuh ada yang ngelemoar batu ke depan pintu" ucap Azri menggerutu kesal.


"Terus batunya dikemanain?" tanya Abighail.


"Ya aku buanglah" jawab Azri santai.


Sekembalinya Azri, merekapun melanjutkan aktivitas mereka yang tertunda.


Malampun tiba. Ustadz Afnan sudah kembali dari pesantren. Seperti malam kemarin, ustadz Rizky datang lagi ke rumah ustadz Afnan. Bukan untuk menemui Azri, tapi untuk membahas masalah pekerjaan bersama ustadz Afnan. Tapi ya,, keuntungannya juga dapat bertemu dengan Azri.


Setelah selesai membahas pekerjaan, ustadz Afnan memberi tahu ustadz Rizky bahwa Azri akan dijodohkan apabila tidak ada laki-laki yang melamarnya. Ustadz Rizky terhenyak dengan informasi yang sahabatnya itu berikan. Akhirnya ustadz Rizky berencana untuk segera melamar dan mempersunting Azri.


Beberapa hari berlalu. Latipah dan Azri sudah kembali kehabitat-habitatnya masing-masing. Canda habitat,,๐Ÿ˜‚ maaf maksud author Latipah sudah kembali ke pesantren dan Azri juga sudah kembali ke rumahnya.


Abighail dan ustadz Afnan selalu rutin memeriksakan kandungan Abighail. Kini usia kandungan Abighail sudah menginjak 10 minggu lebih 1 hari. Entah kenapa, saat Abighail sedang hamil dia selalu mengidam ingin terus dekat bersama ustadz Afnan.


Suatu pagi yang cerah. Abighail dan ustadz Afnan sedang sarapan bersama.


"Bib" panggil abighail.


"Ya" jawab ustadz Afnan.


"Nanti aku ke kantor ya" ucap Abighail tiba-tiba.


"Hah? Mau apa?" tanya ustadz Afnan heran.


"Mau nganterin kamu makan siang" jawab Abighail dengan senyum yang mengembang.


"Udah gak usah mai. Kamu di rumah aja" ustadz Afnan menolak keinginan istrinya itu.


"Ya gak papa donk bib,, sekali-sekali aku nganterin makan siang buat kamu" bujuk Abighail.


"Ta-" perkataan ustadz Afnan dipotong oleh Abighail.


"Dan juga, aku belum pernah ke kantor kamu" bujuk Abighail lagi.


"Mai.." ustadz Afnan keberatan dengan permintaan Abighail yang satu ini.


"Plizz.." Abighail menunjukan wajah bayinya.


"Hem,, baiklah. Kalo gitu nanti aku jemput" ustadz Afnan setuju dengan keinginan Abighail.


"Eh, gak usah. Ngapain kamu jemput. Kalo kamu jemput aku, buat apa aku nganterin makanan ke kantor kamu? Mending kamu makan siang di rumah aja" tolak Abighail.


"Terus kamu mau naik apa ke sananya mai?" tanya ustadz Afnan.


"Em,, kan sekarang mudah bib. Ada ojol, taksi online juga ada" jawab Abighail.


"Baiklah,," ustadz Afnan mengalah.


Entah kenapa, ustadz Afnan merasakan firasat buruk. Dia merasakan akan kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya. Tapi ustadz Afnan menghilangkan persaan itu.


Di tempat lain, 2 orang bekerja sama untuk merencanakan sesuatu yang jahat pada seseorang. Mereka akan terus memantau seseorang yang sudah menjadi target mereka. Hingga tiba waktu yang telat mereka akan menjalankan rencana mereka.


Bersambung..


Terima kasih sudah mampir๐Ÿ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak๐Ÿ˜


Maaf ya kemarin author tidak up๐Ÿ˜”


Salam hangat dari author๐Ÿ˜„