USTADZ KU IMAM KU

USTADZ KU IMAM KU
Usul Yang Tertunda



Happy Reading😊😊


Acara dakwah ustadz Afnan dilakukan ba'da Maghrib . Saat tiba waktu shalat Maghrib Abighail dan ustadz Afnan Shalat berjama'ah di mesjid yg sekaligus sebagai tempat dakwahnya nanti.


Saat menunaikan Shalat Maghrib ustadz Afnan menjadi imam. Lantunan ayat suci Al-Qur'an yg dibacakan oleh ustadz Afnan saat Shalat sangat menyentuh hati.


Selesai shalat ustadz Afnan mempin para jama'ah berdzikir. Selesai berdzikir tibalah waktunya acara di mulai. Meskipun acara dilakukan ba'da Maghrib, banyak org yg melihat tausiyah ustadz Afnan.


Ya, pihak penyelenggara memang sengaja memulai acara ba'da Maghrib, agar banyak org yg menunaikan shalat Maghrib secara berjama'ah. Abighail duduk di kursi penonton.


Awalnya Abighail disuruh duduk di kursi khusus yg berada di barisan paling depan, sejajar dgn para tamu undangan atau bisa disebut dgn tamu terhormat. Tapi Abighail menolaknya, dia merasa tdk pantas. Dia memilih utk duduk di kursi penonton, barisan ke dua dari barisan depan.


Saat Abighail duduk di sebelah kanan nya ada 3 cewek yg tadi membicarakan Abighail dan menyebutnya sebagai wanita penggoda.


" Huhh akhirnya acaranya udah mau dimulai" ucap cewek 1 pada teman temannya.


" Iya,, nih lama banget nunggunya,, cuma buat mau lihat ustadz Afnan,," ucap cewek 3.


" Hey,, diem gk liat di sebelah kita ini siapa,," ucap cewek 2.


Ketiga cewek itu melihat ke arah Abighail dgn tatapan sinis. Abighail yg merasa dirinya sedang di lihat oleh ketiga cewek itu, dia menengok ke arah kanannya. Tampak tiga cewek itu sedang menatap sinis Abighail 😾, namun Abighail membalas tatapan ketiga cewek itu gn tatapan dinginnya πŸ˜’ yg seolah tdk memperdulikan mereka.


Ketiga cewek itu kaget dgn tatapan Abighail yg dingin. Baru kali ini ada org yg berani menatap mereka dgn tatapan seperti itu.


" Ehem,, ehem,, aduk batuk nih,, gk ada air apa,," ucap cewek 1 yg persis bersebelahan dgn Abighail.


" Lo kok batuk tiba tiba sih?" tanya cewek 3.


" Iyalah,, gue tuh kalo batuk tiba tiba,, biasanya gue lagi sebelahan sama wanita yg gk bener,," ucap wanita 1 sambil merilik Abighail.


" Masa sih,,?" tanya cewek 2.


" Iyalah,, " jwb cewek 1 " Em,, permis mbak bisa beliin saya minuman?" tanya cewek 1 pada Abighail.


Abighail tak menggubris perkataan cewek 1 dia masih setia melihat tausiyah ustadz Afnan.


" Mbak,," panggil cewek 1 dgn nada halus tapi seperti mengejeknya.


" ... " respon Abighail.


" Mbak,," panggilnya lagi namun agak keras sedikit.


" ... " respon Abighail lagi.


" MBAK,, " panggil cewek 1 dng berteriak dan kasar.


Semua org melihat ke arahnya, di terlihat sangat malu karna di perhatikan banyak org. Sampai sampai ustadz meghentikan tausiyahnya dan melihat ke arah cewek 1.


" Maaf,, bisa kamu tdk berisik,,? Tolong hormati org yg sedang memberikan tausiyahnya" ucap salah satu panitia wanita dgn tegas.


" I- iya kak maaf " ucap cewek satu sambil menahan amarah nya.


Panitia wanita itu kembali ke tempatnya dan acarapun dilanjutkan kembali.


" Hey,, apa lo gk denger apa yg gue bilang,,?" tanya cewek 1 dgn kesal.


Cewek 2 dan 3 hanya melihat apa yg dilakukan oleh cewek 1.


" ... " Abighail tak menggapinya.


" Hey,, " cewek 1 menarik lengan baju Abighail agar dia menghadapnya.


Abighail mengerutkan dahinya.


" Lo budek ya,,?" tanya cewek 1 pada Abighail.


" Kamu bicara pada saya,,?" Abighail malah balik bertanya.


" Bukan gue ngomong sama setan " jwb cewek 1.


" Oh,, " Abighail hanya ber 'Oh' ria saja dan itu membuat cewek 1 tambah kesal.


" Udah,, udah,, lo jng ngoblol sama dia,, " ucap cewel 2.


" Iya,, dari pada lo di kacangin lagi,, " ucap cewek 3.


" Ihh lo pikir gue ngomong sama siapa? Gue tuh ngomong sama lo,," ucap cewek 1 yg marah pada Abighail dan tak mendengarkan perkataan teman temannya.


" Oh benarkah,,? Maaf saya tdk mengetahuinya. Kalo begitu kamu mau bicara apa?" tanya Abighail dgn wajah dinginnya.


" Tolong beliin gue air minum,," titahnya.


Abighail terdiam sebentar.


" Apa kamu tdk lengkap? Atau kamu memiliki kekurangan saat ini?" tanya Abighail.


" Gk lengkap? Punya kekurangan? Maksud lo apa?" tanya cewek 1.


" Em,, maksud aku apa kamu punya kaki dan tangan sendiri? dan apa kamu sedang sakit?" jwb Abighail.


" Iyalah gue punya kaki sama tangan sendiri dan lagi gue itu gk sakit " jwbnya.


" Ohh yasudah kalo begitu" ucap Abighail dan lembali fokus ke depan.


" Eh apa lo gk denger apa yg gue suruh?" tanya cewek 1.


" Saya dengar apa yg kamu suruh tapi maaf saya tdk bisa menurutinya,," ucap Abighail tanpa melihat ke arahnya.


" Apa lo bilang,,?" cewek 1 kelihatan sangat marah.


" Iya,, saya berkata benar. Dengar selama kamu mempunyai tangan dan kaki sendiri serta keadaanmu sehat, utk melakukan sesuatu hal yg kecil seharusnya kamu tdk boleh menyuruh org lain utk melakukannya. Karna itu bisa menyakiti perasaan org lain,, meskipun hal itu sangatlah kecil.Bayangkan saja itu terjadi pada mu dan yg melakukannya adalah temanmu sendiri,,? Bagaimana rasanya,,? Dan iya sebaiknya kamu jng su'udzon pada org lain apa lagi pada org yg tdk kamu kenal, dgn menuduhkan hal hal yg tdk baik itu sama saja kamu sedang menabung dosa mu utk di akhirat. Ingatlah apa yg kita perbuat di dunia ada balasan dan pertanggungjawaban nya di akhirat kelak" ucap Abighail panjang lebar dgn wajah seriusnya.


" Baiklah karna ini sudah memasuki waktu Shalat Isya, mari kita menunaikan Shalat Isya terlebih dahulu. Acara akan dilanjutkan setelah shalat Isya" Ucap MC pada org org yg hdir disana.


Ketiga cewek itu terdiam setelah mendengar perkataan Abighail.


" Hah sudah waktunya Shalat Isya,, ayo kita shalat berjama'ah di mesjid" ajak Abighail pada ketiga cewek itu sambil tersenyum manis.


Ketiga cewek itu melihat ke arah Abighail dan menatapnya dalam dalam.


" Kalo begitu saya duluan ya,," ucap Abighail meninggalkan ke tiga wanita itu.


##Skip,,


Setelah menunaikan ibadah shalat Isya Abighail kembali ke tempat duduknya yg tadi.


Tak lama ketiga wanita tadi dudul lagi di sebelah Abighail. Abighail melihatnya sekilas lalu mengembalikan pandangannya ke arah depan.


" Hey,, siapa nama lo?" tanya cewek 1 dgn nada halus.


Abighail menoleh " Nama saya Abighail" jwb Abighail sambil tersenyum.


" Em,, Abighail maafin gue soal,," ucalannya menggantung.


" Iya aku udah maafin kamu kok,, lagian manusia itu gk akan lepas dari kesalahannya" ucap Abighail sambil tersenyum.


Cewek itu membalas senyuman Abighail dan berterimakasih .


" Iya kita juga minta maaf ya Abighail,, " ucap cewek 2 dan 3.


" Iya gk papa kok" jwb Abighail.


Setelah itu mereka menjadi lebih akrab selama disana.


Acara selesai pukul 21.00 teman baru Abighail pamit utk pulang mereka berkata semoga saja mereka bisa bertemu dgn Abighail lagi di suatu hari, dan Abighail mengaminkan perkataannya itu.


Ustadz Afnan dan Abighail pulang dgn cuaca yg tdk bersahabat ya,, meskipun sedang malam hari. Cuacanya sedang hujan lebat, macet, jalan yg dilalui ustadz Afnan dan Abighail rawan kecelakaan saat hujan, ditambah lagi waktu yg ditempuh utk ke pesantren sangat panjang.


Benar saja saat baru 30 menit perjalanan sudah macet. Mobil yg dikendarai oleh ustadz Afnan melaju dgn cara merayap. Disitulah suara klakson mobil saling bersautan.


Abighail yg sedari tadi tertidur pulas terbangun karna berisik dgn suara klakson mobil.


" Emm,, apa sudah sampai ustadz?" tanya Abighail sambil mengucek kedua matanya.


" Belum Abighail,," jwb ustadz Afnan.


" Ohh lalu kenapa berhenti ustadz?" tanya Abighail lagi.


" Kita terjebak macet,, sebaiknya kamu tidur lagi Abighail" ucap ustadz Afnan.


" Em,, maaf ustadz saya ketiduran tadi,," ucap Abighail.


" Kenapa kamu minta maaf? kamu kan gk salah,, gk papa kok kamu ketiduran juga,," ucap ustadz Afnan.


" Saya merasa tdk enak ustadz masa ustadz sibuk mengemudi sementara saya asik tidur sih,," ucap Abighail yg merasa tdk enak.


" Hemm baik lah terserah kamu " ucap ustadz Afnan.


" Ustadz ada apa ini kok macet banget sih?" tanya Abighail pada ustadz Afnan.


" Saya juga tdk tahu Abighail" ustadz Afnan melihat jam tangannya yg menunjukan pukul 11.15 Huh sudah lama ini macetnya,, kalo begini bisa besok pagi baru sampai" gumam ustadz Afnan.


Abighail yg sedari tadi menahan kantuknya mengusulkan utk bertanya pada org yg juga terkena macet dan di setujui oleh ustadz Afnan.


Abighail membuka kaca mobilnya.


" Permisi pak,, " Abighail melambaikan tangan pada pengemudi di sebelahnya.


Pengemudi itu menurunkan jendela mobilnya.


" Iya ada apa mbak?" ucap pengemudi itu.


" Pak ini menapa ya kok macetnya lama kali,,?" tanya Abighail.


" Katanya di depan ada kecelakaan beruntun antara 2 bis dan 1 mobil pribadi" jwb org itu.


" Oh terimakasih pak" ucap Abighail dan mendapat anggukan dari pengemudi itu.


Abighail menutup kembali kaca mobilnya.


" Ustadz katanya di depan ada kecelakaan neruntun antara 2 bis dan 1 mobil pribadi,, jadi macet,," ucap Abighail.


" Oh,, " ucap ustadz Afnan.


setelah 15 tibalah di jalur kecelakaan itu banyak polisi yg mengamankan tempat kejadian. Polisi mengarahkan semua mobil agar melintas ke jalur yg lain. Dan jalur itu lebih panjang.


" Abighail sebaiknya kamu tidur sudah malam,, mungkin kita akan sampai besok pagi" titah ustads Afnan.


" Iya ustadz" Abighail memperhatikan ustadz Afnan. Abighail tak tega pada ustadz Afnan dia kelihata lelah, dia pasti menahan kantuknya. Apalagi dari pagi ustads Afnan terus menyetir.


Abighail melihat ke arah luar, lalu Abighail menyadari sesuatu. Seketika dia mendapatkan ide yg cemerlang.


" Ustadz" panggil Abighail.


" Iya,, kamu belum tidur,,?" jwb Abighail yg diakhiri dgn pertanyaan.


" Gk ustadz" jwb Abighail.


" Tidurlah Abighail,," titah ustadz Afnan.


" Tdk ustadz,," Abighail menolak titahan ustadz Afnan. " Ustadz saya punya usul" ucap Abighail yakin.


" Usul? Usul apa Abighail,,?" tanya ustadz Afnan.


" Bagaimana kalau,,, "


Bersambung...


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


# Assalamu'alaikum reader semua,, πŸ™‹πŸ™‹


# Gimana kabar kalian,,? Kalian harus sehat ya,, jangan sakit sakit,, πŸ˜‡


# Maaf ya,, kalau ada yg typo nulisnya,, πŸ˜‚


# Kalo kalian suka novelnya author,, kalian bisa Like, Komen, Share, Rate Bintang 5 dan jangan lupa utk Vote ya,, supaya author lebih semangat nulisnya,, πŸ˜‚πŸ˜‚


# Oh iya kalau kalian bisa memberikan saran pada author tentang jalan cerita novel nya author,, silahkan kalian komen ya,, 😁


# Sekian dari author,, 😊😊


# Terimakasih sudah mampir,, ☺☺


# Wassalamu'alaikum,, πŸ™‹πŸ™‹