
Hari ke 2 Lebaran
Saat hari ke 2 lebaran di rumah Abighail masih banyak tamu yg datang. Termasuk keluarga Marsel datang pada hari ke 2 lebaran.
Marsel saat datang ke rumah Abighail langsung menemui Abighail. Abighail yg ditemui Marsel sedang bermain dgn Arsya dan Arsyi. Marsel ikut bermain bersama Abighail, Arsya dan Arsyi.
" Hy,,!" sapa Marsel pada Abighail, Arsya dan Arsyi.
" Halo paman" jwb Arsya dan Arsyi.
" Abighail kok kamu gk jwb sapaan aku?" tanya Marsel pada Abighail yg hanya menoleh.
" Jika bertemu dgn seseorang sebaiknya kita mengucapkan salam, karna salam merupakan ucapan do'a" jwb Abighail.
" Heheh maaf,, aku ulangi ya,, Assalamu'alaikum ulang Marsel.
" Wa'alaikumsalam jwb Abighail.
" Kalian lagi main apa nih?" tanya.
" Lagi main mobil mobilan paman!" jwb Arsya.
" Aku lagi main boneka" jwb Arsyi.
" Kolo bibinya lagi main apa?" tanya Marsel pada Abighail.
" Bibi sedang main boneka" jwb Arsyi.
" Kok Arsyi sih yg jawab? kenapa gk bibinya?" tanya Marsel.
" Aku bantuin bibi ngejawab paman" jwb Arsyi.
Abighail hanya tersenyum.
" Abighail apa aku boleh bicara berdua bersamamu? " tanya Marsel pada Abighail.
" Boleh tapi tanya dulu sama Arsya dan Arsyi, nanti kalo mereka bilang boleh aku akan bicara sama kamu" jwb Abighail.
" Hem,, Arsya, Arsyi paman boleh ngobrol berdua gk sama bibi Abighail?" tanya Marsel pada Arsya dan Arsyi.
" Gk paman,, bibi sedang main bersama kami,," jwb Arsya.
" Yahh,, boleh yahh?" bujuk Marsel.
" Gk boleh paman kalo paman mau ngobrol sama bibi disini aja" jwb Arsyi.
" Hemm,, yaudah deh paman disini aja ngobrolnya" ucap Marsel.
" Mau bicara apa?" tanya Abighail.
" Nggak sih cuma mau lebih kenal sama kamu!" jwb Marsel.
" Oh,, kirain mau apa" ucap Abighail.
" Boleh kan?" tanya Marsel.
" Boleh apa?" Abighail balik bertanya.
" Ya,, itu tadi aku mau lebih kenal sama kamu" jwb Marsel.
" Aku gk ngelarang kamu" jwb Abighail singkat.
Ditengah pembicaraan mereka tiba tiba ada suara klakson mobil di depan pagar rumah Abighail. Ayah Abighail menyuruh Abighail utk membukakan pagar. Abighail membukakan pagar utk mobil yg akan masuk ke rumahnya itu. Ada 2 mobil yg masuk ke rumah Abighail .Saat Abighail melihat salah satu mobil itu, dia merasa pernah melihatnya tapi dia lupa dimana dia pernah melihat mobil itu.
Abighail menutup kembali pagar rumahnya, dan langsung menghampiri ayah dan ibunya yg hendak menyambut tamu tersebut.
Abighail terkejut saat melihat siapa yg keluar dari mobil tersebut. Ternyata penumpang salah satu mobil itu adalah Pak Kiyai Abdul Saidik, Umi ( istrinya pak kiyai Abdul Sidik), Latipah dan Ustadz Afnan. Dan di mobil yg satunya lagi mungkin keluarga yg lainnya.
Pak Kiyai dan keluarganya menghampiri ayahnya Abighail. Seluruh keluarga saling bersalaman, Abighail menyalami semua keluarga ustadz Afnan dan sebaliknya, ustadz Afnan menyalami anggota keluarga Abighail .
Sementara Abighail dan Latipah mereka langsung berpelukan satu sama lain. Mereka sangat senang karna mereka bisa bertemu saat hari raya Idul Fitri.
" Abighail,," ucap Latipah.
" Latipah,," ucap Abighail. Mereka saling berpelukan.
" Minal Aidzin Walfaidzin" ucap Latipah melepaskan pelukannya.
" Iya aku juga Minal Aidzin Walfaidzin juga,," jwb Abighail.
" Ihh aku seneng deh ketemu sama kamu,," ucap Latipah.
" Apalagi aku Latipah,, aku gk nyangka bisa ketemu sama kamu,," jwb Latipah.
" Iya aku juga" ucap Latipah.
" Ayo masuk,, aku kenalin kamu ke keponakan aku" ajak Abkghail.
" Iya ayo" jwb Latipah.
Merekapun masuk ke rumah Abighail, sementara keluarga mereka sudah dari tadi masuk mereka meninggalkan Abighail dan Latipah yg sedang asik mengobrol.
Abighail dan Latipah berjalan menuju ke arah Arsya dan Arsyi yg sedang bermain.
" Assalamu'alaikum" sapa Abighail pada keponakannya itu.
" Wa'alaikumsalam" jwb Arsya dan Arsyi yg sedang asik bermain.
" Bibi kemana aja,,? kok bibi ninggalin kami sih,,?" tanya Arsya .
" Iya bibi kok yiba tiba ngilang sih?" tambah Arsyi.
" Maaf ya sayang,, bibi kan tadi disuruh sama kakek utk bukain pagar,, jangan marah ya,," jelas Abighail sambil membujuk mereka.
" Iya,, bi,," jwb Arsya dan Arsyi.
" Abighail ini keponakan kamu,,? kok ada dua sih,,?" tanya Latipah sambil berbisik.
" Iya mereka tuh keponakan aku,,! mereka itu kembar,,!" jwb Abighail sambil berbisik pada Latipah.
" Ohh,," ucap Latipah.
" Sayang kenalin nih ini kak Latipah,,! kak Latipah ini temennya bibi,,!" ucap Abighail memperkenalkan Latipah pada Arsya dan Arsyi.
" Hy,," sapa Latipah.
" Ini temen bibi?" tanya Arsya dan Arsyi.
" Iya,, kak Latipah ini temen bibi di pesantren,," jelas Abighail.
" Oh,," ucap Arsya.
" Wah cantiknya" ucap Arsyi yg membuat Latipah malu.
" Oh iya nama kalian siapa? kk belum tau!" tanya Latipah.
" Kenalin kak namaku Arsya dan ini adik ku Arsyi" jwb Arsya.
" Ohh" ucap Latipah.
" Iya,, kami beda 5 menit " ucap Arsyi.
" 5 menit? wah kaya upin ipin donk" ucap Latipah.
" Hehheh" Arsya dan Arsyi tertawa.
Bersambung...