
masih di mobil yg sama, dgn orang yg sama dan tujuan yg sama.
Arsya dan Arsyi saling bertengkar dan kini mereka sedang marahan. Mereka menggadap ke jendela sambil tangan mereka disilang di dada serta mereka memajukan bibir mereka.
" Udah udah,, kalian jangan berantem ya,, tuh lihat tuh diluar ada pedagang kaki lima,," bujuk Abighail.
Arsya dan Arsyi saat mendengar kata pedagang kaki lima langsung semringah dan mereka langsung melihat ke luar dari jendela.
Dan benar saja saat mereka melihat keluar ada banyak pedagang kaki lima yg sedang berjualan dan banyak org org yg sedang membeli jajanan yg di dagangkan.
" Waw banyak banget pedangang" ucap Arsya.
" Iya banyak banget,," timpal Arsyi.
Abighail melihat ke luar, dia kaget karna dia tadi mengatakan ada pedagang kaki lima hanya utk membujuk dua keponakannya itu agar tdk marahan lagi. Dan tak disangka sangka yg di katakan Abighail memang benar ada pedagang kaki lima yg sedang berjualan.
" Ayah,, Ayah berhenti,, Yah,," ucap Arsya dan Arsyi tiba tiba.
Kak Firman pun mengerem dgn mendadak membuat semua org yg ada di mobil hampir jatuh tersungkur tapi untungnya tidak karna mereka memakai sabuk pengaman.
" Aduhh kk kenapa ngerem mendadak sih,,?" tanya Abighail syok.
" Iya Ayah,, kenapa ngerem mendadak,,?" tanya Arysa dan Arsyi sambil mengerutkan dahinya.
" Maaf,, soalnya tadi kalian nyuruh ayah berhenti mendadak,," ucap kak Firman sambil tersenyum. " Yasudah ayah cari tempat parkir duluya,, kalian duluan aja,, nanti ayah menyusul,, ada bibi Abighail yg akan menemani kalian" ucap ka Firman.
" Iya Ayah,, bibi Ayo,," ucap Arsya dan Arsyi.
" Eh tunggu!" ucap Abighail.
" Ada apa bibi?" tanya Arsya dan arsyi.
" Iya ada apa dek?" tanya Kak Firman.
" Uangnya kak,,! Aku mau beli pake apa,, aku gk bawa uang,, π " jwb Abighail.
" Oh itu,, iya kk yg lupa" jwb Kak Firman.
Kak Firman pun memberikan Abighail uang 10.000an 5 lembar. Setelah mendapatkan uang dari kak Firman, Abighail dan ke2 keponakannya langsung pergi menjajahi dagangan yg ada di sana.
" Kalian mau beli apa?" tanya Abighail pada Arsya dan Arsyi.
" Emm aku mau beli cendol bibi" jwb Arsya.
" Aku mau beli cimol bi,, ayo kita beli bi,," ajak Arsyi.
" Kita beli cendol bi,," ajak Arsya.
Tangan Abighail ditarik oleh ke2 keponakamnya itu.
" Udah,, udah,, lebih baik kita beli jajanan yg deket kita dulu ya,, gimana ?" kata Abighail memberi saran.
" Yaudah iya bi,," jwb Arsya dan Arsyi.
" Nah sekarang kita beli,, em,, nah itu es cendol dulu,,!" kata Abighail.
" Ayo bi,," ucap Arsya dan Arsyi.
Di pedagang es cendol
" Emm bang beli es cendol!" kata Abighail ke pedangan es cendol.
" Berapa bungkus neng,,?" tanya pedagang es cendol tersebut.
" Emm,, 1,, 2,, 3,, 4,, emm 7 bang" jwb Abighail menghitung anggota keluarganya.
" Siap neng,, tunggu ya,,!" kata abang tukang cendol.
" Iya bang,,!" jwb Abighail.
Setelah beberapa saat menunggu.
" Ini neng es cendol nya" ucap abang tukang es cendol sambil menyerahkan pesanan Abighail.
" Berapa bang?" tanya Abighail.
" Semuanya 21.000 neng!" jwb Abighail.
" Oh ini uangnya bang" kata Abighail sambil menyodorkan uang 10.000an 3 lembar.
" Ini kembaliannya neng" kata abang tukang es cendol memberikan uanh 2.000.
" Makasih bang" ucap Abighail pada abang tukang cendolnya dan diangguki oleh abang tukang cendol.
" Bibi sekarang ayo kita beli cimol,," ajak Arsyi.
" Iya ayo" jwb Abighail.
Di pedagang cimol
" Bang saya beli cimolnya" kata Abighail ke penjual cimol.
" Berapa neng?" tanya penjual cimol.
" Kamu mau berapa Arsyi?" tanya Abighail pada Arsyi.
" Terserah bibi aja" jwb Arsyi.
" Yaudah bang beli cimolnya 5.000an bang" kata Abighail.
" Iya neng,, pake lada gk neng?" tanya abang tukang cimol.
" Gk bang" jwb Abighail.
" Ini neng" penjual cimol memberikan cimol yg dipesan.
" ini uangnya bang,, makasih" ucap Abighail dan diangguki oleh abang tukang cimol.
Saat Abighail, Arsya dan Arsyi sudah membeli cimol kak Firman datang.
" Kalian udah jajannya?" tanya kak Firman.
" Iya ayah udah" jwb Arsya dan Arsyi.
" Yaudah ayo kita pulang" ajak kak Firman.
" Eh tunggu kak!" cegah Abighail.
" Ada apa dek?" tanya kak Firman.
" Emm aku mau beli cilok kak!" jwb Abighail.
" Oh yaudah sana kk gungguin disini!" ucap kak Firman .
" Gk usah kak, kk parkir mobil aja, nanti tungguin aku di depan sana!" ucap Abighail.
" Yakin kamu,,? gk bakala takut?" tanya Kak Firman.
" Iyalah kak aku kan udah besar,, masa aku takut sih!" jwn Abighail.
" Yaudah kk tungguin di depan ya!" ucap kak Firman.
" Iya kak!" jwb Abighail.
Abighail pergi menuju ke pedagang cilok. Saat diperjalanan Abighail bertabrakan dgn seseorang. Dan merekapun terjatuh.
" Aduh,, maaf,, maaf,, aku gk sengaja,," kata org yg bertabrakan dgn Abighail.
" Gk papa kok,, aku juga minta maaf,, tadi aku gk liat liat,," jwb Abighail .
Mereka berdua berdiri kembali. Saat mereka bertatapan muka betapa terkejutnya Abighail saat melihat siapa yg menabraknya itu. Ternyata dia adalah...
" Latipah!" seru Abighail.
" Abighail" seru Latipah.
" Kamu disini? Sama siapa? " tanya Abighail senang.
" Iya aku disini, sama kak Afnan" jwb Latipah senang.
" Ustadz Afnan? mana?" tanya Abighail.
" Apaan sih aku kan cuma mau tahu aja,," kata Abighail.
" Oh,, eh tuh kak Afnan! Kak Afnan sini" Latipah memanggil uatadz Afnan.
" Ada apa Latipah?" tanya ustadz Afnan.
" Ini kak ada Abighail" jwb Latipah.
" Abighail kamu disini?" tanya ustadz Afnan pada Abighail.
" Iya ustadz, saya sedang menemani keponakan saya " jwb Abighail.
" Oh,," Ustadz Afnan hanya ber oh ria saja.
" Lalu dimana keponakanmu itu Abughail?" tanya Latipah.
" Em,, mereka sudah diberada di mobil" jwb Abughail.
" Trs kamu ngapain disini?" tanya Ustadz Afnan.
" Saya mau membeli cilok ustadz" jwb Abughail.
" Wah sama donk, kita bareng aja yuk!" ajak Latipah.
" Iya ayo" jwb Abighail bersemangat.
" Kak aku beli cilok duluya" izin Latipah.
" Iya kk tungguin di mobil ya,," ucao ustadz Afnan.
" Iya kak" jwb Latipah.
" Ustadz saya pamit dulu Assalamu'alaikum" pamit Abghail pada ustadz Afnan sambil menundukan kepalanya.
" Iya,, Wa'alaikumsalam " jwb ustadz Afnan seraya tersenyum melihat tingkah ustadz Afnan.
Disela sela perjalanan menuju ke pedagang cilok Latipah menggoda Abighail.
" Cie,, pake pamitan segala lagi,, jangan jangan lagi latihan nih,," goda Latipah.
" Ihh apaan sih Latipah kan aku ngikut kamu" jwb Abighail.
" Iya deh iya,," kata Latipah.
" Oh iya Latipah kok kamu bisa disini sih?" tanya Abighail.
" Aku tadi ikut kak Afnan, dia abis ngisi pengajian di daerah sini. karna aku gk ada temen di pesantren jadi aku ikut aja" jelas Latipah.
" Emang Azri sama Sipa udah pulang?" tanya Abighail.
" Iya mereka pulang ba'da Duhur tadi" jwb Latipah.
Setelah Abighail dan Latipah membeli cilok, Abighail pamit dia akan pulang ke rumahnya. Dan tak lupa dia menitipkan salam utk ustadz Afnan lewat Latipah.
Abighail memasuki mobil kak Firman, dia duduk di depan .
" Dek kamu darimana aja sih? kok lama banget ?" tanya kak Firman dgn penuh khawatir.
" Maaf kak tadi aku ketemu sama Katipah dan ustadz Afnan, jadi aku ngobrol dulu deh" jwb Abighail sambil tersenyum.
" Hmm iya iya,,. Nah apa kalian ada yg mau dibeli lagi?" tanya kak Firman lada ke2 anaknya.
" Nggk ayah" jwb Arsya dan Arsyi.
" Dek kamu mau beli sesuatu lagi gk?" tanya kak Firman pada Abighail.
" Nggk kak kita langsung pulang aja" jwb Abighail.
" Yaudah kita pulang" kata kak Firman.
Abighail, Kak Firman dan sikembar Arsya dan Arsyi tiba di rumah pukul 17.35. Orang rumah sudah menunggu mereka.
" Assalamualaikum" ucap Abighaik dan yg lainnya.
" Wa'alaikumsalam" jwb org rumah.
" Kalian abis darimana? kok jam segini baru pulang?" tanya ibu Abighail dgn penuh khawatir.
" Maaf bu,, tadi Abighail ketemu sama Latipah dan ustadz Afnan, Abighail ngobrol dulu jadi lama deh,, maaf ya,," kata Abighail jujur sambil tersenyum.
" Oh kirain kalian kemana dulu" ucap ibu Abighail tersenyum lega.
" Ibu ayah mana? " tanya Abighail.
" Ayah kamu sedang mandi" jwb Abighail.
" Yaudah sekarang kalian siap siap dulu udah mau magrib ini" kata Ibunya Abighail.
" Siap bos" jwb Abighail.
Bersambung...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
# Assalamu'alaikum semua π
# Gimana kabar kalian semua? mudah mudahan kita selalu ada dlm perlindungan Allah SWT. Amin yaa rabbal 'alamin,,, π
# Gk terasa ya kita sudah memcapai hari kemenangan.
# Selamat Hari Faya Idul Fitriππ
# Minal Aidzin Walfaidzin semua .
# Mudah mudahan dgn berakhirnya bulan Ramadhan dapat mengakhiri musibah yg melanda negri ini, dan datangnya hari kemenangan dapat membawa rahmat utk negri kita semua. Aminnn,,
# Seperti yg author bilang saat nanti hari kemenangan tiba author akan crezzy up.
# Author nepati perkataan author nih,, π Cuman bukan bab nya yg banyak tapi author ngebanyakin dialognyaππ
# Tetap jaga kesehatan kalian semua ya,,!
# Kalau kalian suka novelnya Author kalian bisa Like, Komen, Vote, beri rate 5 bintang dan share ya,, π
# Sekali lagi author mengucapkan MINAL AIDZIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
# Salam sayang dari author,,, π
# Wassalamu'alaikum,,,π