USTADZ KU IMAM KU

USTADZ KU IMAM KU
Pulang Ke Rumah



Abighail dan teman temannya menjalankan puasa di pesantren dgn lancar tanpa ada hambatan. Hingga pada akhirnya tibalah saatnya pihak pesantren mengijinkan para santri dan santriwati utk pulang ke rumahnya masing masing.


Begitupun dgn Abighail dan teman temannya yg harus pulang. Diantara mereka ber4 Abighail pulang duluan karena ayahnya menjemputnya lebih awal.


*Di kamar Abighail.


" Hey kalian kapan pulang?" tanya Latipah.


" Kalo aku hari ini tapi nanti sore" jwb Abighail.


" Kalo kalian ber2?" tanya Latipah.


" Aku besok " jwb Sipa.


" Emm aku kayanya juga besok deh?" jwb Azri.


" Berarti malam ini aku masih ada temen tudur donk!" kata Latipah senang.


" Emangnya kalo kami udah pulang kamu gk akan tidur disini?" tanya Abighail.


" Emm iya soalnya aku gk mau tidur sendirian disini,, aku takut apalagi santriwati yg di daerah kamar ini mau pada pulang,,!" kata Latipah lesu.


" Terus kamu mau tidur dimana?" tanya Azri.


" Emm,, aku nanti tidur di rumahnya kiyai Abdul Sidik" jwb Latipah.


" Ohh,," Abighail, Azri dan Sipa hanya ber Oh ria saja.


Tok tok tok


" Assalamu'alaikum " ucap Nurul.


" Wa'alaikumsalam" jwb Abighail dkk.


" Ada apa Nurul sini masuk!" tanya Azri.


" Nggak aku disini aja, itu aku disuruh ustadzah Khadijah utk memberitahukan Abighail bahwa ayahnya sudah ada di pesantren utk menjemputnya dan katanya Abighail disuruh utk siap siap pulang sekarang" jelas Nurul.


" Benarkah Nurul?" tanya Abighail.


" Iya aku gk bohong" jwb Nurul.


" Emm,, trs dimana ayahku sekarang?" tanya Abighail lagi.


" Ayahmu ada di rumahnya Pak Kiyai" jwb Nuru.


" Oh makasih ya Nurul" ucap Abighail seranya tersenyum pada Nurul.


" Iya sama sama, aku pamit dulu ya Assalamu'alaikum" pamit Nurul sambil berjalan pergi.


" Iya Wa'alaikumsalam" jwb Abighail dkk.


" Abighail kata kamu kamu pulangnya sore kok malah sekarang sih? " tanya Azri.


" Iya Abighail bahkan ini belum Duhur loh baru jm 10.00 " tambah Latipah.


" Aku juga gk tahu,, yaudah aku mau beres beres dulu,," jwb Abighail.


Abighail membereskan barang barang yg akan dia bawa pulang termasuk sejadah yg di berikan ustadz Afnan pada Abighail. Abighail pun sudah selesai beres beres barangnya.


" Aku pamit ya,, ***--" pamit Abighail terpotong oleh Azri.


" Ett Abighail kami mau ikut kamu,," kata Azri.


" Ikut ke rumah aku?" tanya Abighail keheranan.


" Ya bukanlah kami mau antar kamu sampai kamu pulang,,!" kata Azri.


" Iya Abighail kami mau ikut" tambah Sipa.


" Heemm" kata Latipah.


" Yaudah ayo,," ajak Abighail.


" Ayo!" jwb Azri Sipa dan Latipah.


Sesampainya di depan rumah pak Kiyai Abduk Sidik, Abighail melihat ada mobil ayahnya yg terparkir di halaman rumahnya.


Abighail berdiri di depan pintu rumah pak Kiyai Abdul Sidik dan mengucapkan salam sambil diantar oleh teman temannya.


" Assalamu'alaikum" ucap Abighail.


" Wa'alaikumsalam jwb semua orng yg ada disitu dan ternyata disitu juga ada ustadz Afnan. Abighail dan ustadz Afnan bertemu pandangan. setelah beberapa detik Abighail langsung menundukan kepalanya.


" Eh Abighail kamu sudah sampai,," kata Ayahnya Abighail sambil berjalan keluar dan diikuti oleh ustadz Afnan serta pak Kiyai Abdul Sidik.


" Iya Ayah,," jwb Abighail sambil memeluk ayahnya setelah beberapa saat pelukannya dilepaskan.


" Alhamdulillah Yah aku baik disini,, ayah sendiri bagaimana kabarnya,,?" jwb Abighail dan diakhiri dgn pertanyaan yg sama.


" Alhamdulillah Ayah juga baik" jwb Abighail.


Yah ibu mana kok gk dateng jemput aku ?" tanya Abighail.


" Emm ibu kamu sedang ada urusan jadi tdk bisa datang" jwb Abighail.


" Oh,, Yah katanya mau jemput nanti sore kok malah sekarang sih?" tanya Abighail penasaran.


" Maaf sayang nanti sore ayah ada urusan jadi ayah jemput sekarang aja,," jwb Ayahnya Abighail.


" Oh,,,. Oiya Ayah kenalin ini temen temen Abighail,, ini Azri,, ini Sipa dan ini Latipah" kata Abighail memperkenalkan teman temannya.


Teman teman Abighail hanya menganggukan kepalanya saat Abighail memperkenalkan mereka pada Ayahnya Abighail.


" Kamu udah siap nak utk pulang?" tanya Ayah Abighail.


" Iya Yah sebentar, aku pulang duluya nanti setelah lebaran aku kesini lagi,," ucap Abighail pada teman temannya.


" Iya Abighail,, kamu hati hati ya dijalan" ucap Azri.


" Jaga kesehatan ya Abighail" ucap Sipa.


" Jangan lupa shalat 5 waktu ya,," tambah Latipah.


" Iya,," jwb Abighail.


" Dan juga kamu jng lupa sama kami,," kata Azri.


" Heheh iya,, iya,," kata Abighail sambil tersenyum. Mereka ber4 tersenyum dan saling berpelukan. setelah itu mereka melepaskan pelukan mereka.


" Oh iya Minal Aidzin walfaidzin ya,, mohon maaf lahir dan batin" kata Abighail.


" Abighail kan belum lebaran,,!" kata Azri.


" Ya gk papa donk " jwb Abighail santai.


" Iya juga sih gk papa,, yaufah kami juga mengucapkan Minal Aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin" kata Azri, Sipa dan Latipah.


Bersambung...


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


# Assalamu'alaikum semua πŸ™‹


# Gimana kabar kalian semua? mudah mudahan kita selalu ada dlm perlindungan Allah SWT. Amin yaa rabbal 'alamin,,, πŸ˜‡


# Kalau kalian suka novelnya Author kalian bisa Like, Komen, Vote, beri rate 5 bintang dan share ya,, πŸ˜‰


# Selamat menjalankan ibadah puasa,,, πŸ™Œ


# Sekian dari Author,, 😊


# Wassalamu'alaikum,,,πŸ™‹