
" Jangan jangan,,, jangan jangan,,, jangan jangan,, hah,,nungguin ya,," ucap Latipah usil.
" Ihhh,,,๐ค Latipah,,๐ ๐ " ucap Abighail, Azri dan Sipa.
" Heheheh iya iya maaf,, jangan jangan sejadah itu dari laki laki,," jwb Latipah.
" Benar begitu Abighail,,?" tanya Sipa.
" Emm,,," hanya emm,, yg diucapkan Abighail.
" Jwb Abighail,,!" kata Azri.
" Iya,, iya,, aku jujur nih,, sebenarnya sejadah ini milik ustadz Afnan,," jujur Abighail.
" APA!" kata Azri, Sipa dan Latipah bersamaan.
" Gimana bisa Abighail?" tanya Azri.
" Yaitu tadi saat aku terjatuh,, aku hanya membawa satu sejadah lalu ustadz Afnan meminjamkan sejadahnya pada ku,,!" jelas Abighail.
" Ohh cie,, cie,, ada yg dikasih kenang kenangan ini,," ejek Azri.
" Ehemm hemmm,, " ejek Sipa.
" Wah bentar lagi bakalan ada anggota keluarga baruni,," kata Latipah.
" Ihh,, apaan sih kalian ini,, ๐ณ besok bakalan aku balikin kok,," kata Abighail.
" Ngapain dibalikin Abighail? udah ambil aja itukan buat kamu,,!" kata Azri.
" Ih Azri,, inikan milik ustadz Afnan, lagian ustadz Afnan kan cuma minjemin aja,, "
" Udah Abighail lebih baik kamu simpan aja,, " kata Sipa.
" Sipa,, ini tuh sejadah milik ustadz Afnan,, bukan milik aku,, sudah kewajiban aku utk mengembalikan sejadah ini,," kata Abighail kekeh.
" Udah,, debatnya besok lagi,, sekarang kita tidur dulu udah malem ini,,!" ucap Latipah.
" Iya,, iya,, Latipah,,!" jwb Abighail, Azri dan Sipa.
*Ke esokan harinya
Abighail dan teman temannya pergi ke ruangan ustadz Afnan.
saat di depan pintu ruangan ustadz Afnan
" Ayo masuk!" ajak Abighail pada teman temannya.
" Ihh nggk mau akh kamu aja Abighail" kata Azri.
" Ih aku gk mau sendirian,, aku mau ditemenin,, ayo Azri,, Sipa,, Latipah,," ajak Abighail lagi.
" Udah Abighail kamu aja sendiri kan kamu yg dipinjemin sejadahnya,,!" kata Sipa.
" Iya sih tapi aku takut ada fitnah kan di dalam gk ada siapa siapa hanya ada aku dan ustadz Afnan,," jelas Abighail.
" Gk bakal Abighail kan kami ada disini,, lagian kamu kan cuma ngembaliin sejadah aja gk ada niat apa apa lagi,," kata Latipah.
" Iya juga ya,, yaudah aku masuk duluya,," Ucap Abighail.
" Iya cepat kembali Abighail,," kata Azri.
" Iya,," jwb Abighail.
Tok tok tok
" Assalamu'alaikum" ucap Abighail.
" Wa'alaikumsalam" jwb ustadz Afnan.
" Ustadz saya boleh masuk,," izin Abighail.
" Silahkan,, ada keperlun apa kamu kesini Abighail?" tanya ustadz Afnan.
" Emm ini ustadz saya mau mengembalikan sejadah milik ustadz Afnan,," kata Abighail sambil menyerahkan sejadah milik ustadz Afnan.
" Kamu simpan saja,," ucap ustadz Afnan.
" Hah?๐ฎ" bingung Abighail.
" Kenapa,,? iya itu utk kamu,, kamu kan ke pesantren ini cuma bawa satu sejadah,, jadi itu utk cadangan, jaga jaga, siapa tau kejadian semalam bisa saja terjadi lagi,, " jelas ustadz Afnan.
" Ustadz serius,,?" tanya Abighail.
" Iya saya serius,,!" jwb ustadz Afnan.
" Ustadz tdk sedang bercandakan,," tanya Abighail lagi.
" ๐ " ekspresi ustadz Afnan tanpa berkata apapun.
" Baiklah ustadz,, terimakasih,," ucap Abighai.
" iya sama sama " jwb ustadz Afnan
" Ustadz saya izin keuar,, Assalamu'alaikum" pamit Abighail.
" Wa'alaikumsalam" jwb ustadz Fanan.
" Ayo,, ke kamar,," ajak Abighail.
" Ayo,, ehh tunggu Abighail kenapa kau bawa lagi sejadah itu,," tanya Azri keheranan.
" Iya Abighail kok dibawa lagi?" tanya Latipah.
" Emm ustadz Afnan bilang ini sejadah ini buat aku,, jadi aku bawa aja,," kata Abighail santai.
" Tuhkan Abighail kata aku juga apa kamu ambil aja,, gk usah dikembaliin,, jadi kamu gk usah cape cape ke sini,," kata Azri.
" Iya Abighail kamu gk ngedengerin sih,," timpal Sipa.
" Iya,, iya,, maaf tapikan sejadah itu tadinya masih milik ustadz Afnan, setelah ustadz Afnan memberikan sejadah itu padaku sekarang sejadah itu milik aku,," jelas Abighail.
" Hmm,, iya sih kamu bener juga,, maafin aku Abighail" kata Azri.
" Maafin aku juga Abighail" tutur Sipa.
" Iya gk papa kok" jwb ustadz Afnan.
" Sekarang kita ke kamar yuk" ajak Latipah.
" Iya ayo" jwb Abighail, Azri dan Sipa.
*sesampainya dikamar
" Hey kalian mau lebaran dimana,," tanya Azri.
" Emm kayaknya aku mau dipesantren ini deh" jwb Latipah.
" Kalo aku maunya dipesantren tapi kayanya di aku lebaran di rumah deh" jwb Azri.
" Kalo kamu mau dimana Abighail?" tanya Sipa.
" Emm kayanya aku lebaran dirumah,," jwb Abighail.
" Yah aku gk ada temen donk nanti di pesantren saat lebaran" sedih Latipah.
" Ehh kata siapa kamu gk ada temen,, kamu ada temen kok!" kata Azri.
" Siapa? " tanya Latipah.
" Ustadz Afnan" kata Azri santai.
" Azri bedalah kamu ini ada ada aja,," kata Latipah.
" Hahhahhh" Abighail, Azri, Sipa dan Latipah tertawa bersamaan.
Bersambung,,,,
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
# Assalamu'alaikum semua ๐
# Gimana kabar kalian semua? mudah mudahan kita selalu ada dlm perlindungan Allah SWT. Amin yaa rabbal 'alamin,,, ๐
# Kalau kalian suka novelnya Author kalian bisa Like, Komen, Vote, beri rate 5 bintang dan share ya,, ๐
# Selamat menjalankan ibadah puasa,,, ๐
# Sekian dari Author,, ๐
# Wassalamu'alaikum,,,๐