
Happy Reading!😊
Abighail dan ustadz Afnan hidup dengan bahagia. Apalagi dengan kahadiran baby Akbar. Hidup mereka semakin sempurna.
Abighail dan ustadz Afnan menjaga baby Akbar secara bergantian. Jika baby Akbar menangis tengah malam, Abighail dan ustadz Afnan akan saling bergantian untuk menidurkannya.
Banyak sahabat abi, sahabat ustadz Afnan, sahabat Abighail serta para santri dan santriwati memberikan hadiah pada baby Akbar. Baby Akbar disayangi oleh semua orang.
Terkadang para santri meminta secara langsung agar mereka bisa mengasuh baby Akbar. Baby Akbar tidak pernah rewel jika para santri mengasuhnya.
Disaat baby Akbar berusia 7 bulan, Latipah melahirkan. Sementara Azri, saat usia kandungan Latipah 4 bulan, Azri sedang mengandung 2 bulan. Oh iya, Arsya dan Arsyi juga punya adik baru.
Baby Akbar tumbuh menjadi laki-laki yang tampan. Ketampanannya sudah terlihat sejak masih bayi. Bahkan menurut umi, sikap Akbar mirip dengan ustadz Afnan. Iyalah, kan dia bapaknya🤭
Akbar terlihat seperti ustadz Afnan kedua, tapi ini versi kecilnya. Akbar mempunyai rasa keingin tahuan yang tinggi. Kadang sikap Akbar juga sama seperti ustadz Afnan sebelum menikah. Yaitu sifat cueknya. Tapi meskipun Akbar memiliki sifat cuek, sebenarnya Akbar sosok yang sangat perhatian dan penyayang.
5 tahun kemudian, Abighail dan ustadz Afnan diberi kepercayaan oleh Allah untuk memiliki keturunan lagi. Akbar menginginkan seorang adik, Abighail dan ustadz Afnan juga menginginkan seorang anak lagi. Alhamdulillah, Allah langsung mengabulkan do'a Abighail dan ustadz Afnan.
Niat hati ingin memiliki satu adik untuk Akbar, namun Allah berkehendak lain. Allah memberikan 3 adik secara langsung untuk Akbar.
Ya,, dikehamilan yang ke-2, Abighail mengandung anak kembar 3. Kehamilan ini, berbeda dengan kehamilan yang sebelumnya. Saat trimester pertama, Abighail mengalami mual dan muntah lebih hebat. Nafsu makan Abighail lebih tinggi, bobot tubuh Abighail bertambah berat, serta kandungan Abighail lebih besar.
Dikehamilan yang ke-2 Abighail tidak mengalami masalah yang serius. Dia juga tidak merasa terbebani dengan Akbar yang masih kecil. Malah Akbar lah, yang lebih sering menjaga dan mengingatkan Abighail.
Ini adalah salah satu momen ketika Akbar menjaga Abighail. Saat itu usia kandungan Abighail 6 bulan.
Akbar sedang duduk sambil belajar membaca buku, lebih tepatnya membaca kisah para Nabi. Akbar duduk di depan rumahnya yang ada di pesantren. Kini Abighail dan keluarganya memutuskan untuk tinggal di pesantren. Tempat duduk itu berada di halaman rumah.
Abighail keluar dari rumah dengan membawa piring berisikan nasi dan lauk. Abighail berniat menyuapi putra kecilnya itu. Abighail juga membawa botol berisikan air minum untuk Akbar.
Abighail berjalan dengan perlahan. Tiba-tiba botol yang dibawanya jatuh ke tanah.
Akbar yang mendengar suara benda jatuh, refleks menoleh ke belakang. Akbar melihat Abighail hendak mengambil botol yang jatuh. Dengan segera Akbar menyimpan bukunya dan berlari ke arah Abighail.
Belum sempat Abighail mengambil botol itu, Akbar lebih dulu mengambil botolnya. Abighail tersenyum pada Akbar. Akbar juga tersenyum pada Abighail. Akbar memegang tangan Abighail dan menuntunnya untuk duduk di kursi yang sebelumnya dia duduki.
"Umi harus hati-hati. Umi tidak boleh kecapean" Akbar memberi nasehat pada Abighail.
Abighail tersenyum menanggapi nasehat dari putranya itu.
Abighail dan Akbar duduk bersama. Abighail mulai menyuapkan nasi pada Akbar. Akbar menerima suapan dari Abighail.
"Umi, apa umi sudah makan?" tanya Akbar.
"Iya sayang, umi sudah makan" jawab Abighail.
"Apa umi sudah meminum vitamin umi?" tanya Akbar lagi.
"Su, eh,, belum, Umi lupa" jawab Abighail.
"Umi tidak boleh lupa meminun vitamin" ucap Akbar.
Akbar berdiri dan berlari menuju rumah.
"Eh, Akbar. Mau ke mana? Makan dulu" tanya Abighail.
Akbar menghentikan larinya. "Mau ambil vitamin umi dulu" jawab Akbar.
"Nanti saja sayang" ucap Abighail.
Tak lama Akbar pun kembali dengan vitamin di tangan kecilnya.
"Umi, minum vitamin dulu" Akbar memberikan vitamin pada Abighail.
Abighail menerima vitamin itu, dan langsung meminumnya.
"Makasih ya sayang" ucap Abighail.
Abighail melanjutkan aktivitas menyuapi Akbar.
"Iya umi" balas Akbar.
Tak ada percakapan saat Akbar sedang makan. Akbar sangat senang karna dia disuapi oleh Abighail.
"Umi, apa dede bayi senang di dalam sini?" tanya Akbar memegang perut Abighail.
"Tentu saja, dede bayi sangat senang. Apalagi mempunyai kakak sebaik dan seperhatian seperti Akbar" jawab Abighail mencium kening Akbar.
Akbar tersenyum. Akbar sangat suka mengelus perut Abighail.
Kini Abighail sudah melahirkan. Abighail melahirkan dengan operasi caesar. Bayi-bayi Abighail lahir dengan sehat. Abighail melahirkan 2 bayi laki-laki dan 1 bayi perempuan.
Bayi Abighail yang lahir pertama bernama Azka Afriansyah. Yang ke-2 bernama Azki Afriansyah. Dan yang ke-3 bernama Azkia Maharani.
Wajah Azka dan Azki mirip. Hanya saja Azka memiliki tahi lalat di bawah bibirnya. Sementara Azki memiliki tahi lalat di bawah mata sebelah kanan. Jika bicara tentang Azkia, wajahnya berbeda dengan kedua saudara kembarnya.
Sifat Azka berbeda dengan Azki. Sifat Azka sama dengan Azkia. Kalo Azki sifatnya sama dengan Akbar.
Abighail dan keluarganya menjalani hari-hari mereka dengan bahagia. Keluarga Abighail dapat disingkat dengan 6A. Afnan, Abighail, Akbar, Azka, Azki dan Azkia.
...Tamat...
Terima kasih sudah setia membaca novel author sampai akhir.
Et,, jangan sedih dulu. Sesuai permintaan, novel ini ada kelanjutannya. Judulnya masih sama "USTADZ KU IMAM KU 2", tapi dengan alur yang sangat berbeda.
Novel UKIK 2 ini, bercerita tentang perjalanan cinta Akbar Afriansyah, putra pertama Abighail dan ustadz Afnan. Perjalanan cinta Akbar ini sangat unik lho.
Kalian bisa langsung baca novelnya, karna author sudah up 4 bab untuk awal. Kedepannya author akan slow up. Author usahain akan up satu hari 1 bab. Atau mungkin 2 bab, tergantung mood ya.. author gak bisa janji.
Author ingetin ya, novel UKIK 2 ini sangat berdeda. Bedanya, novel ini cukup banyak mengandung kekerasan.
Dah lah,, dari pada kalian penasaran, langsung aja baca ya.. kalian bisa meng-klik foto profil author, dan temukan novel yang kalian cari.
Hah,, yang di atas tuh.
Terus dukung karya author ya😉
Jangan lupa tinggalkan jejak😆
Salam hangat dari author😁
*Sampai jumpa di novel berikutnya**😄*
Wassalamu'alaikum..