USTADZ KU IMAM KU

USTADZ KU IMAM KU
Saya Bukan Istrinya,, Saya Muridnya,,



Sesampainya Abighail dan ustadz Afnan di tempat yg mereka tuju, sudah ada banyak org yg menunggu mereka. Mulai dari bpk. Rt, Rw, petugas acara, ustadz di daerah sana, Warga, bahkan bpk kepala desa pun juga turut menyambut Abighail dan ustadz Afnan.


Ya,, ustadz Afnan memang cukup terkenal di daerah sana. Biasanya ustadz Afnan membawa ustadz Rizky utk mendampinginya. Namun sekarang ustadz Rizky sedang ada kepentigan yg lain.


Abighail dan ustadz Afnan turun dari mobil. Abighail mengekori ustadz Afnan karna dia tdk tahu harus kemana dan berbuat apa.


Ustadz Afnan terlebih dahulu bersalaman pada org org yg menyambutnya. Setelah org org yg menyambut ustadz Afnan bersalaman dgn ustadz Afnan mata mereka tertuju pada Abighail.


Org org yg melihat Abighail mulai berbisisk bisik. Apalagi ibu ibu yg mulutnya tdk bisa di rem utk membicarakan org lain. Begitu pun dgn bpk bpk karna tdk biasanya ustadz Afnan membawa seorang wanita saat dia berdakwah.


Dipihak ibu ibu


" Bu,, bu,, liat tuh siapa yg sama ustadz Afnan,," bisik salah satu ibu ibu (ibu ibu 1).


" Iya,, ya bu siapa ya itu,,?" sambung ibu ibu yg lain ( ibu ibu 2).


" Saya juga tdk tau,, saya baru melihatnya,," ucap ibu yg satunya ( ibu ibu 3).


" Ehh ibu kan sering menghadiri setiap acara dakwah ustadz Afnan,, masa gk tau sih,,!" ucap ibu ibu 2.


" Tapi saya gk pernah melihat wanita itu,, saat ustadz Afnan berdakwah baru kali ini saya melihat wanita yg ikut bersamanya,," tutur ibu ibu 3.


" Apa mungkin dia istrinya ustadz Afnan?" ucap ibu ibu 1 menduga duga.


" Ahh masa sih,, kok gk ada beritanya kalo ustadz Afnan udah nikah,," ucap ibu ibu 3.


" Tapi kalo emang bener wanita itu istrinya ustadz Afnan saya sudah gk ada kesempatan donk bu,, " ucap ibu ibu 2.


" Kesempatan apa bu,,?" tanya ibu ibu 1 dan 3.


" Kesempatan menjodohohkan anak saya ggn ustadz Afnan,," jwb ibu ibu 2.


" Astaghfirullah,, ibu,, ibu,, dikira kesempatan apa,," ucap ibu ibu 1.


" Iya nih,," tambah ibu ibu 3.


Ibu ibu 2 hanya cekikikan saja.


Dipihak bpk bpk


" Pak Rt siapa yg bersama ustadz Afnan itu?" tanya salah satu warga sambil berbisik. Tapi bisikan mereka terdengar oleh ustadz Afnan.


" Saya juga tdk tahu pak,, saya baru liat,," jwb pak Rt.


" Apa dia istri nya ustadz Afnan?" tanya warga itu.


" Istri nya ustadz Afnan?" tanya pak Rt.


" Iya,, pak lihat aja serasi banget kan?" ucap warga tsb.


" Iya sih,, tapi masa iya ah,, saya belum mendengar kabar ustadz Afnan udah menikah,, ahh udah ah saya gk tau,," jwb pak Rt.


" Yah,, pak Rt ini gimana sih,, pak Rt kan ketua kegiatan ini,, masa gk tau,," omel warga tsb.


" Ehh pak kok malah ngegas sih,,? Kan saya bukan keluarga nya ustadz Afnan jadi wajar saya tdk tahu pak,," pak Rt balik mengomeli warga tsb.


" Maaf,, pak Rt,," ucap warga itu meminta maaf.


" Hmm iya,, iya,," jwb pak Rt.


Abighail yg merasa menjadi perhatian bingung harus apa. Abighail merasa malu dan gugup. Dia hanya menundukan kepalanya. Abighail mendengar bisikan ibu ibu yg membicarakannya.


Rasanya ingin sekali dia menjawab Saya bukan istrinya ustadz Afnan,, saya ini muridnya bu,, . Abighail banyak mengucap istighfar.


Ustadz Afnan yg sadar akan apa yg di rasakan oleh Abighail dan dia juga sadar Abighail menjadi bahan pembicaraan banyak org. Dia segera memperkenalkan Abighail pada semua org.


" Em,, bpk bpk,, dan ibu ibu,, perkenalkan ini Abighail,, dia adalah murid saya,,!" ucap ustadz Afnan meperkenalkan Abighail pada semua org.


Abighail hanya menganggukan kepalanya.


" Murid ustadz?" tanya pak Rw.


" Iya pak,, betul Abighail adalah murid saya,," jwb ustadz Afnan.


" Tapi kenapa ikut bersama ustadz Afnan?" tanya warga lain.


" Emm,, karna dia sedang melakukan penganalisaan terhadap dakwah yg saya lakukan " jwb ustadz Afnan.


" Ohh,," ucap org org yg ada di sana.


" Jadi apakah boleh murid saya melakukan penganalisaan di sini?" tanya ustadz Afnan pada org yg ada di sana.


" Tentu saja boleh ustadz,, silahkan,, kami tdk akan melarang nya. Malah kami senang murid ustadz Afnan melakukan penganalisaan di daerah kami,," ucap pak Rt.


" Alhamdulillah kalo begitu" ujar ucap Afnan.


Ustadz Afnan menganggukan kepalanya dan berjalan menuju ruangan tersebut. Langkah ustadz Afnan terhenti saat dia terpikir akan Abighail. Org yg mengikuti ustadz Afnan juga ikut berhenti saat ustadz Afnan menghentikan langkahnya. Ustadz Afnan berbalik badan dan ternyata Abighail masih berdiri mematung.


Ustadz Afnan mengajak Abighail agar ikut masuk ke dalam ruangan tersebut, karna dia tahu jika Abighail tdk di ajak dia tdk akan mau ikut masuk. Mungkin Abighail akan terus mamatung di tempat itu.


" Abighail,, ayo kamu juga ikut masuk,,!" ajak ustadz Afnan pada Abighail.


Abighaik langsung mengangkat kepalanya dan menghadap ustadz Afnan dgn wajah semringah.


" Ba- baik ustadz,," ucap Abighail sambil berjalan mengekori ustadz Afnan.


Sesampainya di ruangan tsb ustadz Afnan berbincang bincang dgn org yg ada di sana. Sementara Abighail sibuk mempersiapkan dirinya utk menganalisis kegiatan dakwah ustadz Afnan. Abighail duduk berhadapan dgn ustadz Afnan.


Tak lama ada beberapa org yg mengantarkan makanan dan miuman pada Abigahail dan ustadz Afnan. Mereka meletakan makanan tsb di meja.


Abighail yg kaget akan kedatangan mereka langsung menghentikan kegiatannya dan melihat apa yg dilakukan oleh mereka. Setelah mereka pergi dia menatap makanan yg ada di atas meja. Subhanallah,, makanannya terlihat enak sekali,, aku juga agak sedikit lapar,, tapi masa iya aku langsung ngambil gitu aja,, ah,, tahan tahan Abighail,, tahan,, Abighail berbicara sendiri dlm hatinya.


Setelah sejenak memandangi makan tsb Abighail melihat ke arah ustadz Afnan. Abighail mengisyaratkan dia meminta izin pada ustadz Afnan utk memakan makanan itu.


Ustadz Afnan melihat ke arah Abighail. Ustadz Afnan paham dgn apa yg di isyaratkan Abighail, dia menganggukkan kepalanya pertanda mengizinkan Abighail utk memakan makanan yg ada di atas meja tsb.


Abighail mengerti arti dari anggukan ustadz Afnan langsung mencicipi beberapa makanan yg ada di atas meja. Abighail tdk banyak memakan makanan itu. Dia makan secukupnya saja. Karna dia tahu segala sesuatu yg di kerjakan secara berlebihan itu tdk baik.


Bersambung...


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


# Assalamu'alaikum reader semua,, πŸ™‹πŸ™‹


# Gimana kabar kalian,,? Kalian harus sehat ya,, jangan sakit sakit,, πŸ˜‡


# Maaf ya,, author up nya lama,,


# Kalo kalian suka novelnya author,, kalian bisa Like, Komen, Share, Rate Bintang 5 dan jangan lupa utk Vote ya,, supaya author lebih semangat nulisnya,, πŸ˜‚πŸ˜‚


# Sekian dari author,, 😊😊


# Terimakasih sudah mampir,, ☺☺


# Wassalamu'alaikum,, πŸ™‹πŸ™‹