
Tak terasa kini sudah waktunya Abighail utk kembali ke pesantren. Abighail menyiapkan barang barang yg akan dibawanya ke pesantren.
Dia tdk terlalu membawa banyak barang, hanya saja ada beberapa baju tambahan yg dia bawa dan tak lupa Abighail membawa pakaiam ustadz Afnan yg sudah dia cuci dan sudah dia setrika.
Ya,, kalian pasti taulah kalau habis lebaran itu sering bendapat yg namanya THR.
Abighail juga mendapat THR dari ayah dan ibunya begitu juga dari kakaknya. Dan juga Abighail mendapat THR dari keluarganya yg lain.
Dari ibu dan ayahnya Abighail mendapatkan 2 pasang pakaian syar'i dan sejumlah uang tunai. Abighail tdk mau menerima uang dari ayah dan ibunya tapi ayah dan ibunya memaksa mereka bilang "kalau kamu tdk pakai kamu bisa menabungkannya". Terpakasa Abighail menerimanya, ya meskipun tdk terlalu terpaksa.
Kak Firman dan Kak Shella juga memberikan barang yg sama seperti ayah dan ibunya Abighail, namun berbeda warna dan berbeda model mereka memberikan 3 pasang pakaian syar'i beserta.
Awalnya Abighail menolak karna dia sudah mendapatkan pakaian baru dari ayah dan ibunya. Tapi Kak Firman dan Kak Shella melakukan apa yg ayah dan ibunya lakukan, yaitu memaksa Abighail menerima pakaian tersebut. Mereka berkata " Gk papa dik kamukan bisa bawa ini ke pesantren lagian kamukan sering pakai pakaian seperti ini, jadi pakaian ini bisa dimanfaatkan,, betul,,?" Abighail hanya membetulkan perkataan kak Shella dan kak Firman.
Dan akhirnya Abighail mau tdk mau menerima pemberian dari kak Shella dan kak Firman, sebenarnya Abighail sangat mau,, π.
Abighail pergi ke pesantren diantar oleh kak Firman dan kak Shella serta dua keponakan yg sangat dia sayangi yaitu Arsya dan Arsyi.
Tadinya Abighail akan diantar oleh ayah dan ibunya, tapi mereka sudah ada janji dan kebetulan kak Firman sedang tdk kemana mana.
Setelah Abighail sampai di pesantren, dia turun dari mobil dan menciumi tangan kak Firman dan kak Shella. Arsya dan Arsyi mencium tangan Abighail dan Abighail mencium kedua pipi mereka.
Saat Abighail hendak pergi Arsya dan Arsyi menahan tangan Abighail, mereka mengisyaratkan agar Abighail tdk pergi. Abighail memeluk Arsya dan Arsyi.
" Kenapa sayang kok kalian nangis sih,,?" tanya Abighail pada kedua keponakannya itu.
" Bibi jangan pergi,,ππ" ucap Arsyi.
" Iya bi,,π nati gk ada yg main sama kami lagi,,ππ" ucap Arsya.
" Kaliankan bisa main berdua,,βΊ" ucap Abighail.
" Kami mau main sama bibi,,, huwahh π π" tangisan Arsya dan Arsyi semakin menjadi jadi.
" Huh cup cup cup udah jangan nangis lagi donk malu tuh diliatin sama kakak kakak yg lain,," ucap Abighail memeluk mereka lagi.
" Udah ya sayang bibinya harus masuk,, nanti kapan kapan kita kesini buat ketemu bibi,," ucap kak Shella membujuk.
" Ibu benerkan gk bohong ,,,?" tanya Arsya dan Arsyi.
" Iyalah masa sih ibu bohong sama anak anak kesayangan ibu,, kalo gk percaya tanya aja sama ayah,," ucap kak Shella.
Arsya dan Arsyi melihat ke arah ayahnya yg sedari tadi sedang memperhatikan mereka berbicara. Kak Firman merespo dgn tersenyum pertanda mengiyakan perkataan istinya itu.
Abighail bernafas lega dan kini dia bisa masuk dgn tenang. Abighail melambaikan tangannya pada Keluarganya. Dari kejauhan Arsya dan Arsyi berteriak.
" Dadah bibi,,ππ nanti kapan kapan kami kesini,, π π" ucap Arsya dan Arsyi sambil melambaikan tangannya.
Abigahil sampai di kamarnya. Abighail membuka pintu kamarnya, pas dia lihat ternyata tdk ada siapa siapa siapa.
" Kemana Azri, Latipah dan Sipa,,? masa sih mereka belum datang ke pesantren,,? gk mungkin mereka pasti udah sampai buktinya kasurnya aja kaya udah ada yg ngedudukin,,π " Abigahil berdialog sendiri.
Tiba tiba,,,
" DORRRRR" Azri, Latipag dan Sipa mengagetkan Abighail.
" Astaghfirullah,,, Ya Allah,, kalian ini,, ih kebiasaan,, π€π€" ucap Abighail kaget.
" Hahhhahh πππ " mereka malah tertawa bahagia.
" Ihh kalian ini bahagia di atas penderitaan org lain,,π€" ucap Abighail merajuk.
" Hahahh maaf,, maaf,, kami kan gk sengaja,,!" ucap Azri.
" Gk sengaja,,? maksudnya dimana,,? aku gk ngerti,,?" ucap Abighail heran.
" Iyah,, kami itu tadi gk sengaja liat kamu di depan gerbang pesantre sama keluarga kamu,,! jadi kami punya ide utk mengerjai kamu,, π π" jelas Azri.
" Idihh,, itu bukan ide kami Abighail,, ini tuh idenya Azri" ucap Latipah.
" Iya Abighail tadinya kami itu mau tungguin kamu di gerbang tapi Azri memaksa kami,," ucap Sipa.
" Iya sih,, maksa tapi kalian senengkan?" tanya Azri pada Latipah dan Sipa.
" Iya juga sih,," jwb Latipah dan Sipa.
" πππ" ekspresi Abighail mendengarkan pembicaraan mereka.
" Emm,, maafkan kami ya Abighail,," ucap Azri, Latipah dan Sipa pada Abighail.
" πππ" Abighail.
" π π π " Azri, Latipah dan Sipa.
" π π π" Abighail.
" Ha?ahah,, masa iya dih aku bisa marah sama kalian,, π π" ucao Abighail tertawa.
" Oh jadi kamu ngerjain kami ya,, hemm,," mereka menatap Abighail dgn tatapan membunuh.
" Eh eh eh kalian mau ngapain nih,,?" tanya Abighail ketakutan dgn senyumam mereka ber 3.
Azri, Latipah dan Sipa mendekat ke arah Abighail, mereka makin dekat,, makin dekat,,, makin dekat,,, dan akhirnya.
" Hhahhhahhh uadh ih ampun,, ampun,, aku minta maaf,, geli ih,,π π" ucap Abighail sambil berteriak karna merasakan geli di badannya.
Ternyata Azri, Latipah dan Sipa menggelitiki perut Abighail. Abighail dan teman temannya tertawa bersama sama. Abighail tertawa karna geli sedangkan mereka ber 3 tertawa karna senang melihat Abighail kegelian.
Pada Akhirnya mereka ber4 berhenti tertawa karna lelah. Mereka saling berpandangan dan tersenyum.
" Hemm,, aku kangen momen momen gini,," ucap Abighail.
" Aku juga,," ucap Azri.
" Iya aku juga,," ucap Sipa.
" Apalagi aku,," ucap Latipah.
Merekapun saling berpelukan dan saling mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin karna mereka belum berlebaran.
Bersambung,,,
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
# Assalamu'alaikum semua,,,π π
# Apa kabar,,? Mudah mudahan kita selalu ada dlm perlindungan Allah SWT,, Aamiin,, π
# Maaf ya,, author baru bisa up sekarang,, soalnya author sedang ada ujian di sekolah,, jadi author,, kurang bisa membagi waktu,,π
# Oh iya jangan lupa utk Like, Komen, Rate Bintang 5, Share dan jangan lupa utk Vote novelnya author,, ππ
# Sekian dari author,,,π
# Salam sayang,, ππ
# Wassalamu'alaikum,,, sampai jumpa di eps selanjutnya,,,π π