TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband S2-33



Zhang Jie Luo mempersilahkan Jason pergi dari kamar hotelnya. Dia menyuruh asistennya untuk mengantarnya sampai di lobby hotel.


Two Husband S2 Eps 33


Beberapa bulan kemudian...


Mitha sudah pulang ke mansion keluarga Standford. Sudah sejak beberapa bulan yg lalu. Ia sangat senang dengan kebahagiaannya saat ini. Keluarganya lengkap sudah. Memiliki suami dan dikaruniai seorang bayi perempuan yg lucu. Yang akhirnya diberi nama Cecilia.


Bayi perempuan itu sangat lucu. Setiap hari Jimmy selalu bermain bersama Cecilia kecil. Dan, setiap hari pula ia selalu mengajak bayi kecil itu berjalan-jalan di taman.


Jimmy : "Hoho...lihatlah, beruang kecilku ini. Cup...cup...wangi sekali kamu beruangku? Apa, kau suka berjalan-jalan dengan buyutmu ini?"


Tiba-tiba, Mitha muncul di belakang Jimmy.


Mitha : "Kakek?"


Jimmy menoleh.


Jimmy : "Ehh? Kelinci kecilku. Kau memanggilku?"


Mitha : "Iya, kakek? Kakek, aku mau keluar rumah sebentar."


Jimmy : "Mau kemana kelinci kecil?"


Mitha : "Ada yg harus kubeli di supermarket, kakek?"


Jimmy : "Oh, kalau begitu. Pergilah."


Mitha : "Baiklah, kakek. Aku titip Cecil padamu."


Jimmy : "Oh, oke...oke. Kakek, akan menjaganya untukmu."


Mitha : "oke, kek. Aku pergi dulu, bye sayangku. Muach. Mom's pergi sebentar ya, sayang?"


Mitha mencium kening bayi perempuannya. Setelahnya, ia langsung pergi meninggalkan Cecilia bersama Jimmy. Sesampainya, di supermarket ia segera berbelanja barang-barang kebutuhan Cecilia. Mulai dari pampers sampai susu bayi yg biasa diminum oleh Cecilia. Mitha berbelanja riang gembira sambil sesekali bernyanyi kecil.


Tanpa ia sadari, Zhang Jie Luo alias Jhon Leon pun sedang berbelanja disana. Lelaki itu, sedang membeli beberapa keperluannnya untuk selama tinggal di hotel sampai apartement yg akan ia tinggali selesai direnovasi. Memang, ia sudah membeli sebuah apartement di tengah kota. Namun, apartement itu tak sesuai dengan seleranya. Karena, ia sudah terlanjur membeli apartement tersebut. Jadi, ia hanya perlu merenovasinya saja.


Hari ini, Zhang Jie Luo berbelanja sendirian. Ia tidak bersama Tian Cheng. Ia hanya bersama dengan seorang asistennya yg berasal dari Macau juga. Mitha sudah selesai berbelanja. Dan, ia sudah keluar dari supermarket tersebut. Namun, entah mengapa pada saat ia keluar dari supermarket tersebut ia hilang keseimbangan. Kakinya terpeleset dan dia hampir saja jatuh. Kalau tidak, ditolong oleh Zhang Jie Luo yg berada di belakangnya yg secara tidak sengaja melihatnya hampir jatuh. Mungkin saja, saat ini ia sudah jatuh ke bawah.


Zhang Jie Luo menopang tubuh kecil dan ramping Mitha. Mitha lega ia selamat. Dan, ia melihat seseorang yg telah menolongnya. Ia melihat sesosok lelaki yg tampan sedang menopang tubuhnya. Lelaki yg sangat tampan menurutnya. Mulai dari wajah, hidung dan bibirnya yg sedikit merah. Sungguh perawakan lelaki itu telah menghipnotis dirinya. Mitha tiada henti menatap lelaki itu. Sedangkan, Zhang Jie Luo ia terkejut. Ternyata wanita yg ia tolong adalah Mitha, istrinya sendiri.


Namun, akhirnya Zhang Jie Luo tersenyum kepada Mitha. Ia sangat senang Mitha menatapnya seperti itu. Lama sekali mereka bertatapan dalam diam dan kebisuan yg melanda. Hingga, akhirnya suara lembut Zhang Jie Luo memecah kesunyian yg terjadi di antara mereka.


Zhang Jie Luo : "Apakah, anda nyaman berada dalam sentuhan saya. Sehingga, anda tidak bergerak dan sedari tadi hanya menatapku saja?"


Mitha tersadar ketika kata-kata Zhang Jie Luo menyadarkan dirinya.


Mitha : "Oh, maaf! Maafkan, saya yg lancang. Saya hanya kaget saja tadi."


Zhang Jie Luo : "Oh, ya? Begitukah?"


Mitha : "Um? Terima kasih, sudah menolong saya."


Zhang Jie Luo : "Sama-sama. Tapi, ucapan terima kasih saja tidak cukup nona?"


Mitha : "Apa? Ucapan terima kasih saja tidak cukup. Lalu, apa yg kau inginkan?"


Zhang Jie Luo : "Suatu saat nanti aku akan mengatakannya padamu. Sekarang pulanglah."


Mitha : "Apa? Baiklah, asal selama itu tidak melanggar peraturan. Tidak apa. Aku akan dengan senang hati akan memenuhinya."


Zhang Jie Luo tersenyum. Sedang Mitha ia langsung pergi setelah ia mengucapkan kata-kata itu. Dan, Zhang Jie Luo pun mengambil ponsel yg sedari tadi ia siapkan untuk merekm suara Mitha. Rupanya ia telah merekam suara Mitha. Ia ingin selalu mendengar suara Mitha dari ponsel yg sudah merekam suara Mitha.


Zhang Jie Luo jadi gila. Saking gilanya selama dalam perjalanan kembali ke hotel ia sibuk mendengar rekaman suara itu terus menerus. Hingga membuat sang Asisten yg sedari tadi sedang mengemudi jadi berkerut dahi.


"Apakah, tuan tidak salah makan obat? Sedari tadi ia hanya mendengarkan rekaman suara wanita itu terus menerus."


Dan, saat ia sudah sampai di hotel ia bertemu dengan Fang Yi di lobby hotel. Ia terlonjak kaget sekali ketika ia melihat Fang Yi sudah berada di lobby hotel tampak sedang menunggunya. Selain itu, ia juga melihat tas koper yg dibawa oleh Fang Yi.


"Kenapa, Fang Yi tiba-tiba ada di negara ini? Apakah, Tian Cheng yg menyuruhnya datang ke negara ini?"


Zhang Jie Luo : "Fang Yi, apa kabar?"


Fang Yi : "Baik, kakak Zhang. Kakak sendiri bagaimana?"


Zhang Jie Luo : "Aku baik-baik saja. Ah, mari kita naik ke atas. Xiao Ling Er tolong kamu bawa koper nona Fang Yi."


Xiao Ling Er : "Baik, tuan? Akan, saya bawakan. Ayo, nona."


Fang Yi : "Oh, iya. Apakah, tidak seharusnya aku membuka satu kamar lagi?"


Zhang Jie Luo : "Oh, aku lupa. Ayo, aku akan mengantarkanmu ke meja recepsionis. Disana kamu bisa chek in."


Fang Yi : "Oh, oke."


Zhang Jie Luo membantu Fang Yi untuk check in. Terlihat Fang Yi, sangat senang sekali Zhang Jie Luo mau membantunya check in. Jauh, di dalam hatinya Fang Yi berharap Zhang Jie Luo mau menerima dirinya dan mencintainya. Fang Yi berharap perasaannya berbalas dan tak bertepuk sebelah tangan.


Ia ingin ia yg akan mendampingi Zhang Jie Luo. Fang Yi tidak tahu kalau ternyata Zhang Jie Luo hanya mencintai Mitha. Fang Yi juga tidak tahu kedatangan kembali Zhang Jie Luo adalah untuk balas dendam dan mengambil kembali semua miliknya yg telah di curi. Dan, Zhang Jie Luo sudah melancarkan serangan kepada Jason. Ia hanya tinggal menunggu hasilnya saja.


Sedangkan, Mitha yg sedang dalam perjalanan pulang. Ia memilirkan maksud kata-kata lelaki yg baru saja ia temui tadi. Ia merasa ada maksud tertentu dalam kata-kata laki-laki itu. Mitha berharap lelaki itu tidak akan meminta yg buka-bukan pada dirinya atas jasa sudah menolong Mitha tadi. Akibat, lantai supermarket yg baru saja di pel oleh petugas kebersihan di supermarket tersebut. Dan, petugas itu lupa menaruh sesuatu yg biasa digunakan setelah mengepel lantai.


Bersambung...


TWO HUSBAND Season 2