
Malam semakin larut, Sean dan Zean memiliki pemikiran yg sama yakni menginginkan Lova hanya untuk dirinya sendiri. Dan, tidak mau berbagi istri dengan yg lain. Saat, Lova menyatakan untuk tidur bersama dengan kedua suaminya. Mereka terkejut, dan sempat protes. Namun, akhirnya mereka setuju untuk tidur bertiga bersama .
Zean tidur sambil memeluk Lova, demikian juga Sean. Ia juga tidur sambil memeluk Lova juga. Kedua tangan, Sean dan Zean bertemu. Sean terkejut, apalagi Zean pun sama terkejut juga. Akhirnya, mereka pun bertengkar.
Sean : "Hei, Zean! Singkirkan tanganmu!"
Zean : "Apa? Tidak, mau! Enak, saja! Waktuku tinggal hanya malam ini tidur dengannya. Dan, kakak seenaknya saja menyuruh aku untuk menyingkirkan tanganku!"
"Dasar, Zean sialan!" ucap hati Sean.
Sean : "Oh, jadi kau tidak mau menyingkir?"
Zean menggelengkan kepalanya.
Melihat, jawaban Zean. Membuat, Sean jadi marah. Ia pun menendang dan mendorong jatuh tubuh Zean dari tempat tidur.
"Duk"
"Aww" ucap Zean.
Begitu, mendengar suara keras Lova yg sedang tertidur pun jadi terbangun dari tidurnya.
Lova : "Ada, apa sih??? Kalian, berdua sedang ngapain? Bertengkar lagi?" tanya Lova.
Sean terdiam, demikian juga dengan Zean. Tapi, tatapan mata Sean tajam menatap Zean.
Zean : "Ah..., tidak sayang? Kami berdua sedang tidak bertengkar? Iya, kan kakak?"
"Sayang?" ucap hati Sean.
Sean : "Benar sekali, sayang? Kami, tidak bertengkar!"
Lova : "Benarkah? Aku tidak percaya? Kalau, kalian tidak bertengkar! Sekarang, lebih baik aku keluar saja daripada kepalaku pusing melihat tingkah kalian berdua!" ucap Lova sambil beranjak dari tempat tidurnya.
Zean yg melihat Lova hendak keluar, ia jadi bingung.
Zean : "Bagaimana, ini kakak? Istri kita, dia marah pada kita!"
Sean : "Bodoh...!!! Kau, tenang saja. Aku punya rencana! Kau tunggu, disini! Lihat, bagaimana aku akan memberikan hukuman kepada istri yg tega meninggalkan kita disini tidur berdua!"
Sean pun lalu, mengejar Lova yg sedang berjalan ke arah pintu kamar. Lova bermaksud hendak keluar dari kamar itu. Namun, belum lagi sempat ia keluar tiba-tiba saja Sean memeluknya dari belakang.
Lova terkejut!
Lova : Sean...!!!"
Sean : "Sayang? Kamu, mau kemana? Hm?"
Lova : "Ma....mau, keluar dari sini!"
Sean : "Apa? Kau mau, keluar? Kalau, begitu sekarang temani kita main dulu ya sayang?"
Lova : "Apa? Main?"
Zean yg melihat ulah kakaknya yg sedang menggoda Lova, ia jadi sedikit cemburu.
"Apa-apaan, itu? Masa, merayu wanita seperti itu! Apa, itu cara kakak memberi hukuman pada Lova???"
Sean menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan pertanyaan Lova padanya.
Lova menolak.
Lova : "Tidak mau...!!!"
Lova : "Sean, mau apa kau???"
Sean diam tak menjawab, ia malah menyuruh adiknya menyingkir dari tempat tidur.
Sean : "Zean!!! Menyingkir...!" ucapnya sambil menarik tangan Lova dan langsung mendorong jatuh tubuh Lova ke tempat tidur.
"Aaaahhh" jerit Lova.
Lova marah.
Lova : "Sean!!! Kau, kasar sekali...!!!"
Sean tersenyum.
Sean : "Oh, ya? Aku, kasar???" Bukankah, kau sendiri yg memintanya? Zean...!!!"
Zean : "Iya, kak!"
Sean : "Pegangi, kedua tangannya!"
Zean : "Apa!!!"
Sean : "Cepat! Tunggu, apa lagi???"
Zean : "Iya, kak!"
Zean pun menuruti perintah kakaknya, ia segera memegangi kedua tangan Lova.
Lova : "Zean? Apa, yg kau lakukan?"
Zean : "Maaf, sayang? Aku harus menuruti, kakakku!"
Lova : "Apa!!!"
Sean pun segera membuka seluruh pakaiannya, dan ia pun langsung melucuti semua pakaian Lova juga. Kini, keduanya full naked . Zean yg melihat itu, jadi terkejut demikian juga dengan Lova.
Zean : "Kakak? Apa, yg kau lakukan???"
Sean : "Bercinta!!! Apa lagi?"
Zean : "Kakak? Apa, kau sudah gila? Kau, akan bercinta dengannya di hadapanku?"
Sean : "Bodoh....!!! Akan, aku berikan giliranmu nanti! Atau, jika kau mau kau bisa ikutan juga denganku!"
"Apa!!! Mereka mau, threesome? Tidak...!!!" ucap hati Lova.
Lova : "Sean...!!! Please, stop! Don't do that! Zean!!! Let, me go!" ucap Lova pada kedua suaminya.
Zean : "Hehehe..., maaf sekali sayang? Sekarang, aku juga mau barengan dengan kakakku!"
Lova : "Apa? Zean! Apa, kau sudah gila? Kalian, sudah gila! Aku istri kalian! Tapi, kenapa kalian perlakukan aku seperti bintang xxx." ucap Lova kesal.
Sean tidak peduli pada kekesalan Lova. Ia pun mulai melakukan aksinya. Ia mencium bibir Lova dengan sangat lembut. Sesekali, ia memainkan lidahnya di dalam rongga mulut Lova. Hingga, membuat Lova pun tidak tahan. Ia mendesah. Suara desahannya memancing, nafsu Zean yg tengah memegangi kedua tangannya. Akhirnya, Zean pun secara perlahan membuka pakaiannya juga. Ia pun turut andil dalam permainan panas yg diciptakan oleh kakaknya yg sedang kesal karena ulah Lova.
Dan, malam itu pun berubah menjadi malam yg sangat panjang bagi Lova. Karena, kedua suaminya sangat menginginkan dirinya. Dan, mau tidak mau ia harus melayani kedua suaminya tersebut. Hingga, akhirnya membuatnya lemas tak berdaya karena, serangan kedua suaminya itu yg memujanya secara bergantian.
❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤
💦TWO HUSBAND💦