TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband S2-21



Hening dan sepi. Tidak ada orang di luar. Akhirnya, Bara dan Mitha tak bisa pulang ke mansion. Mereka berdua menginap di ruangan kamar itu sampai pagi. Sementara itu, si nyentrik bin jadul itu ia tampak senang dan ia bersiul kecil.


 


***Two Husband S2 Eps 21***


 


China, Beijing.


Tian Cheng sudah kembali ke negaranya. Dan, sudah sebulan semenjak ia kembali ke negara asalnya itu. Saat ini ia sedang berada di rumah sakit. Sedang mengurus sesuatu. Yaitu, ia mengurus masalah therapi yg dijalani oleh Zhang Jie Luo temannya. Temannya itu sedang mengidap penyakit tertentu. Di dalam ruang therapi itu Zhang Jie Luo ditemani oleh seorang gadis remaja berusia 19 tahun Fang Yi. Fang Yi merupakan adik angkat dari Tian Cheng.


Zhang Jie Luo


Visual



Semenjak, Fang Yi pertama kali bertemu dengan Zhang Jie Luo. Ia sudah jatuh cinta padanya. Oleh sebab itu ia khusus setiap Zhang Jie Luo pergi therapi ia pasti akan selalu menemaninya. Bersama juga dengan Tian Cheng yg selalu setiap saat Jie Luo therapi ia pasti ikut.


Fang Yi


Visual



Ketika, Jie Luo selesai therapi. Dokter yg menangani penyakit Zhang Jie Luo menyampaikan berita gembira kepada Tian Cheng. Dokter mengatakan kepada Tian Cheng bahwa therapi Zhang Jie Luo sudah selesai. Dan, dokter pun menyatakan bahwa Zhang Jie Luo sudah sembuh dari penyakitnya.


Tian Cheng : "Benarkah dokter?"


Dokter : "Benar! Untuk apa saya berbohong."


Tian Cheng : "Baguslah, kalau begitu dokter."


Dokter : "Namun, ia harus tetap menjalani check up setiap sebulan sekali."


Tian Cheng : "Oh, masihkah harus check up?"


Dokter : "Iya, sampai harus dipastikan dia benar-benar sembuh total dari penyakit itu. Nanti, saya akan telepon jadwal check up nya."


Tian Cheng : "Oh, baiklah Dok? Terima kasih. Saya permisi."


Dokter : "Ya."


Tian Cheng segera menemui Zhang Jie Luo dan Fang Yi di koridor rumah sakit itu. Tian Cheng menyambut kedua orang itu dengan merentangkan kedua tangannya sambil berkata.


Tian Cheng : "Selamat ya, Jie Luo. Kamu sudah sembuh."


Zhang Jie Luo : "Apa! Aku sembuh?"


Tian Cheng : "Iya."


Zhang Jie Luo melompat gembira.


Zhang Jie Luo : "Kau dengar itu, Fang Yi? Aku sudah sembuh."


Fang Yi tersenyum.


Fang Yi : "Selamat ya, kakak Zhang. Kakak sudah sembuh, akhirnya."


Zhang Jie Luo : "Terima kasih, Fang Yi."


Tian Cheng : "Untuk merayakannya, bagaimana kalau kita makan saja di sebuah resto terdekat dari sini."


Fang Yi : "Yeeeyyy..., kakak Tian Cheng kamu yg terbaik."


Tian Cheng : "Tentu saja. Mari kita pergi."


Mereka bertiga pun pergi dari rumah sakit itu. Mereka pergi ke sebuah resto yg terdapat di dekat rumah sakit itu. Sesampainya disana, mereka langsung duduk dan memesan makanan. Fang Yi pergi ke toilet. Di saat Fang Yi pergi ke toilet tersebut. Tian Cheng membicarakan sesuatu yg penting dengan Zhang Jie Luo.


Tian Cheng : "Zhang-Zhang!"


Zhang Jie Luo : "Hei..., jangan panggil aku begitu."


Tian Cheng : "Jadi, harus bagaimana aku memanggilmu. Apa, aku harus memanggilmu dengan nama lamamu?"


Zhang Jie Luo : "Ck, apa-apaan kau ini! Jangan, sebut-sebut masa lalu. Menyebalkan!"


Tian Cheng : "Baiklah-baiklah. Aku tidak akan menyebut masa lalumu yg aneh bin konyol itu. Hehe...."


Zhang Jie Luo mengepalkan tangannya.


"Lihat saja suatu saat nanti aku akan kembali dan aku akan mengambil kembali apa yg seharusnya menjadi milikku, baik itu tahta, harta maupun WANITA."


Zhang Jie Luo : "Terima kasih, kakak Tian."


Tian Cheng : "Untuk itu beberapa hari lagi kita akan pergi ke Macau."


Zhang Jie Luo : "Macau? Untuk apa kesana."


Tian Cheng : "Tentu saja mencoba peruntungan disana. Sekalian..."


Zhang Jie Luo : "Sekalian apa?"


Tian Cheng : "Mencoba mempraktekkan hasilnya disana dengan para wanita super cantik."


"Blushh"


Wajah Zhang Jie Luo memerah seketika. Tian Cheng tertawa terbahak-bahak melihatnya.


Tian Cheng : "Lihatlah, wajahmu itu. Jadi, merah seketika seperti wanita yg malu-malu saat malam pertama. Hahaha..."


Zhang Jie Luo : "Sialan!"


Tak lama kemudian Fang Yi datang kembali ke tempat duduknya. Tian Cheng meliriknya dan ia berbisik di telinga Zhang Jie Luo.


Tian Cheng : "Hei..., atau kau mau. Kau bisa melakukannya dengan Fang Yi. Ku lihat dia sangat menyukaimu."


Zhang Jie Luo kaget dan ia lalu menginjak kaki Tian Cheng kuat-kuat. Tian Cheng berteriak pelan.


Tian Cheng : "Aww, sakit!"


Zhang Jie Luo : "Kau saja yg lakukan itu dengannya."


Fang Yi memperhatikan kedua laki-laki yg sedari tadi tengah sibuk kasak kusuk membicarakan sesuatu. Ia lalu bertanya pada keduanya.


Fang Yi : "Sedang apa kalian? Serius sekali?"


Tian Cheng : "Ah, tidak apa-apa adik Fang?"


Fang Yi : "Oh, ya tidak ada apa-apa? Lalu, kakak Zhang? Ada apa dengan wajahmu itu. Wajahmu merah sekali. Apa kau sedang demam?"


Tian Cheng : "Dia? Dia tidak apa-apa. Dia hanya sedang mengalami masa puber pasca hibernasi dalam waktu yg lama. Ya, kan Zhang-Zhang?"


"Tian Cheng, sialan! Ingin membuatku tambah malu apa!"


Zhang Jie Luo menatap tajam Tian Cheng. Tian Cheng mengerti akan hal itu. Akhirnya, dia diam karena tatapan tajam Zhang Jie Luo seakan menusuk hatinya.


Fang Yi : ???


Fang Yi tidak mengerti kemana arah pembicaraan Tian Cheng. Banyak sekali pertanyaan muncul di kepalanya. Ingin sekali ia menuntut penjelasan. Tapi, ia enggan. Melihat tatapan tajam mata Zhang Jie Luo terhadap Tian Cheng sudah pasti itu bukan hal yg baik untuk dibicarakan.


Akhirnya, dia diam saja. Sampai pesanan tiba dan mereka makan dengan lahapnya. Tanpa banyak berbicara sepatah kata pun. Dan, itu berlangsung juga selama mereka dalam perjalanan pulang kembali ke rumah. Zhang Jie Luo mengantar Fang Yi pulang. Sedangkan, Tian Cheng pergi mengurus sesuatu.


Fang Yi : "Pergi kemana, kakak Tian?"


Zhang Jie Luo : "Tidak tahu."


Fang Yi : "Masa kau tidak tahu. Kau kan temannya."


Zhang Jie Luo : "Fang Yi, meskipun aku temannya. Tetap saja, aku tidak tahu apa yg dilakukan seekor serigala hutan seperti kakak Tian."


Fang Yi : "Iya juga ya. Kakak Tian itu kaya serigala aja. Tiba-tiba, aja datang. Tiba-tiba, aja dia pergi."


Zhang Jie Luo : "Ya, begitulah. Nah, sudah sampai di rumahmu."


Fang Yi : "Terima kasih, kakak Zhang."


Zhang Jie Luo tersenyum. Senyumnya manis sekali. Fang Yi terperangah melihatnya. Tanpa ia sadari ia pun mengecup pipi Zhang Jie Luo secepat kilat. Lalu, kemudian dia membuka pintu mobil dan segera pergi berlari dari hadapan Zhang Jie Luo. Ia malu. Sedangkan, Zhang Jie Luo ia tampak memegang pipinya. Terasa hangat disana. Lalu, ia pun segera pergi dari sana kembali meneruskan perjalanan menuju rumahnya yg ia tinggali bersama Tian Cheng.


Bersambung....


TWO HUSBAND Season 2


Zhang Jie Luo


Visual



Keterangan :


Si tampan Zhang Jie Luo. Seorang yg memiiki dendam dengan kehidupan masa lalunya. Bertekad ingin mengambil kembali miliknya. Meski harus meneteskan darah musuhnya sekali pun. Namun, ia memiliki satu Rahasia besar dalam hidupnya. Apakah itu???